<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Catatan Si Ghamdan</title>
	<atom:link href="http://ghamdan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ghamdan.wordpress.com</link>
	<description>Edisi Spesial Liburan selama 2 Minggu</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Dec 2009 03:26:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ghamdan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/3f17d02e82097967cc3f3df420da2fa5?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Catatan Si Ghamdan</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ghamdan.wordpress.com/osd.xml" title="Catatan Si Ghamdan" />
		<item>
		<title>Si Ghamdan pun Naik BRT</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/12/18/si-ghamdan-pun-naik-brt/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/12/18/si-ghamdan-pun-naik-brt/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 03:24:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=499</guid>
		<description><![CDATA[(Trans Semarang ketika melintas di Jalan Pemuda)
“Lho, Ndan, kok naik BRT?,”tanya salah seorang rekan saya. Ya. Pertanyaan barusan itu diajukan oleh salah seorang rekan saya yang bernama Darian Verdy.  Ia pun merasa terheran-heran mengapa si Ghamdan (sang penulis) tumben-tumbennya naik BRT (karena biasanya sang penulis tidak biasa naik angkutan umum, selalu diantarjemput).
Anda, pembaca yang budiman, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=499&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/trans-semarang.jpg"><img class="size-medium wp-image-500 aligncenter" title="trans-semarang" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/trans-semarang.jpg?w=256&#038;h=192" alt="" width="256" height="192" /></a><em>(Trans Semarang ketika melintas di Jalan Pemuda)</em></p>
<p><strong><em>“Lho, Ndan, kok naik BRT?,”</em></strong>tanya salah seorang rekan saya. Ya. Pertanyaan barusan itu diajukan oleh salah seorang rekan saya yang bernama <a href="http://www.darianverdy.co.nr">Darian Verdy</a>.  Ia pun merasa terheran-heran mengapa si Ghamdan (sang penulis) tumben-tumbennya naik BRT (karena biasanya sang penulis tidak biasa naik angkutan umum, selalu diantarjemput).</p>
<p>Anda, pembaca yang budiman, bagi yang belum tahu apa itu BRT, ini ada sekilas info</p>
<p>BRT merupakan singkatan dari <em>Bus Rapid Transit,</em>biasa disebut busway<em>. </em><span style="text-decoration:line-through;">Transportasi massal ini berwujud bus</span>. Di Indonesia, BRT awalnya ada di Jakarta yang kita kenal dengan transjakarta. Gaya pengoperasiannya pada umumnya (menurut yang saya baca) hampir mirip dengan <a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/11/05/04493817/maju.dan.kuat">TransMilenio di Bogota</a>, Kolombia<em> (tapi itu pun masih ketinggalan jaaauuuh)</em>. Selain transjakarta, ada juga  trans Jogja, dan Trans Semarang. Di <em>kuthane dhewe</em>,  Trans Semarang merupakan proyek yang <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2009/06/04/21563155/Trans.Semarang.Dioperasikan.Pertengahan.Juni.">digadang-gadang untuk mengurangi kemacetan</a> <span style="text-decoration:line-through;"><em>(nyatanya sama saja)</em></span>. <a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/05/03/04073850/Trans.Semarang.Diuji.Coba">Perkenalan (uji coba) penggunaan BRT</a> dilakukan pada saat hari jadi Kota Semarang, 2 Mei lalu. Animo masyarakat pun tinggi <em>(karena baru uji coba maka tidak dipungut biaya)</em>. Uji coba ini pun juga mendapat demo dari supir angkot.  Uji coba ini dilakukan selama dua hari. Selanjutnya, sampai kira-kira 4 bulan lamanya, masyarakat terus menunggu kapan BRT digunakan secara resmi. Setelah infrastruktur, SDM, dan peralatannya siap, maka BRT pun dijalankan. Mulai 18 September, <a href="http://www.wawasandigital.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=33610&amp;Itemid=32">Trans Semarang beroperasi penuh</a>. Rute yang dilayani baru Mangkang-Penggaron pp.  Terkadang, supir BRT susah <em>ngepaske </em>pintu bis dengan shelter. Jika nggak pas, maka lewatnya dari pintu biasa.</p>
<p>Kembali ke cerita, selepas pulang sekolah karena sang penulis tidak dijemput seperti biasanya maka diputuskan untuk pulang naik Trans Semarang. Aneh juga ya orang Semarang <em>kok</em> baru naik Trans Semarang berbulan-bulan lamanya setelah diresmikan. Karena haltenya ada di SMA 5, samping rumah kedua sang penulis, maka saya pun jalan sebentar ke halte. Wah, untung, itu masih ada bus yang ngetem. Kucepatkan langkahku agar dapat dan sempat naik BRT. Saya tanya jurusannya: <em>“Ke Penggaron, mas.”</em> . Tarifnya pun murah. Untuk jarak jauh dekat, pelajar dikenakan biaya 2000 rupiah, sedangkan umum sebesar 3500. Tarif BRT ini jika kita lihat memang menyaingi  tarif angkot <em>Daihatsu, </em>yang hanya dipatok 2000 rupiah bagi umum, dan bus pada jarak jauh umumnya berkisar di atas 5000 rupiah.<em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/tiket-trans-semarang.jpg"><img class="size-medium wp-image-501 aligncenter" title="tiket-trans-semarang" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/tiket-trans-semarang.jpg?w=189&#038;h=142" alt="" width="189" height="142" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Harga tiket yang menyaingi angkot)</em></p>
<p>Saya pun  masuk sambil berhati-hati dalam berlangkah. Di dalam bus ternyata juga banyak orang yang naik. Tempat duduk pun tak dapat, ya sudah berdiri saja. Tiba-tiba, salah seorang rekan saya, Verdy nyeletuk seperti yang di awal tulisan ini tadi. Bus pun mulai berjalan<em>. Wow..wow</em>&#8230;saya pun tergoyang dan hampir jatuh. Langsung saya pegang gagang yang tersedia di atas. Suasana di dalam BRT pun nyaman. Ada AC-nya. Penumpang pun disuguhi musik dari sebuah stasiun radio swasta. Selama perjalanan, saya pun berbincang-bincang dengan Verdy dan Retno-sensei.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/kemudi1.jpg"><img class="size-medium wp-image-503 aligncenter" title="kemudi" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/kemudi1.jpg?w=181&#038;h=135" alt="" width="181" height="135" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(kemudi BRT)</em></p>
<p>Namanya saja BRT, di setiap halte /<em> shelter</em> pastinya berhenti. Ada yang menarik saat BRT berhenti di halte Pandanaran 1 (depan PermataBank). Karena BRT-nya <em>nggak ngepas</em> sama haltenya, maka sang kondektur menyuruh penumpang tersebut untuk lewat pintu biasa. Dalam hati saya tertawa, baru pertama kali naik BRT sudah ada kejadian unik seperti ini.</p>
<p>Perjalanan dan tentu saja perbincangan pun dilanjutkan. Kami pun berbincang-bincang mengenai kuisoner yang diberikan baru saja oleh salah seorang dosen dari sebuah universitas di Jepang. Isinya mengenai kesadaran untuk berkarir di masa depan. Tak terasa, BRT sudah sampai di depan Hotel Ciputra. Ini artinya saya untuk mengakhiri perjalan dengan BRT dan dilanjutkan naik angkot <em>Daihatsu </em> (<em>karena redaksi CSG tidak dilalui oleh BRT)</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />    . Sampai jumpa di tulisan selanjutnya.</p>
<p><em>Link terkait mengenai Trans Semarang:</em></p>
<ul>
<li><a href="http://www.dephub.go.id/id/index2.php?module=liputan_khusus&amp;act=view&amp;id=17">Dishub RI</a></li>
<li><a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/01/03/45662/Selamat.Datang.Trans.Semarang.">Wacana di SM</a></li>
</ul>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/499/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/499/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/499/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=499&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/12/18/si-ghamdan-pun-naik-brt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/trans-semarang.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">trans-semarang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/tiket-trans-semarang.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tiket-trans-semarang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/kemudi1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kemudi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bernostalgia Melihat Website &#8216;Jadul&#8217;</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/12/16/bernostalgia-melihat-website-jadul/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/12/16/bernostalgia-melihat-website-jadul/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 14:47:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[ict]]></category>
		<category><![CDATA[iseng]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=478</guid>
		<description><![CDATA[Sekedar intermezzo (lagi!). Saat saya berkeliling  jagat maya di negeri antah berantah tak tahu arah, kesasar apa nggak saya juga nggak tahu saya menemukan sebuah website unik nan heboh. Internet Archive: Wayback Machine namanya. Di dalam website ini kita cukup mengetikkan alamat website yang kita inginkan untuk bernostalgia. He..he&#8230;he&#8230;Memang, kita bisa melihat tampilan website dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=478&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sekedar intermezzo (lagi!). Saat saya berkeliling  jagat maya di negeri antah berantah tak tahu arah, kesasar apa nggak saya juga nggak tahu saya menemukan sebuah website unik nan heboh.<a href="http://www.archive.org/web/web.php"> Internet Archive: Wayback Machine</a> namanya. Di dalam website ini kita cukup mengetikkan alamat website yang kita inginkan untuk bernostalgia. He..he&#8230;he&#8230;Memang, kita bisa melihat tampilan website dalam rentang waktu 13 tahun silam (mulai dari tahun 1996)</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/wayback.png"><img class="size-medium wp-image-481 aligncenter" title="wayback" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/wayback.png?w=300&#038;h=168" alt="" width="300" height="168" /></a>(<em>tampilan utama Wayback Machine)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/wayback-2.png"><img class="size-medium wp-image-482 aligncenter" title="wayback-2" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/wayback-2.png?w=300&#038;h=78" alt="" width="300" height="78" /></a>(masukkan alamat website yang ingin kita ajak nostalgia)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">Sebagai contoh, saya mencoba website Suara Merdeka. Website ini telah mengudara sekitar tahun 97-an. Setelah mengetikkan alamat yang diinginkan, maka akan muncul halaman yang berisi rincian kapan website ini terakhir kali tampilannya diupdate. Ternyata, dalam kurun waktu satu dekade lebih, perubahan tampilannya cukup signifikan (ya iya lah).</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/sm-3.png"><img class="size-medium wp-image-483 aligncenter" title="sm-3" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/sm-3.png?w=300&#038;h=168" alt="" width="300" height="168" /></a>(<em>rincian tanggal update website)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">Misal saya pilih tanggal 22 Desember 1997, maka Wayback Machine akan menampilkanwebsite tersebut pada tanggal tersebut berikut dengan gambarnya. Terkadang,  ada bagian yang Wayback Machine tidak mengarsipkannya. Tapi, Anda bisa menelusurinya dengan <em>mblusuk </em>di  Waktu untuk menampilkan website &#8216;jadul&#8217; ini terbilang agak lama walau kita telah memakai sambungan ADSL.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/sm.jpg"><img class="size-medium wp-image-484 aligncenter" title="sm" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/sm.jpg?w=300&#038;h=168" alt="" width="300" height="168" /></a>(<em>Suara Merdeka tanggal 22 Desember 1997)</em></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/am-2.jpg"><img class="size-medium wp-image-485 aligncenter" title="am-2" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/am-2.jpg?w=300&#038;h=168" alt="" width="300" height="168" /></a>(<em>Suara Merdeka saat ini)</em></p>
<p style="text-align:left;">Terkadang, ada beberapa bagian yang tidak diarsipkan oleh Wayback Machine. Untuk itu, Anda harus <em>mblusuk-mblusuk.</em> Jika Anda temui halaman seperti ini, klik  <em>Search for all pages on the site (alamat website).</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/arsip.jpg"><img class="size-medium wp-image-486 aligncenter" title="arsip" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/arsip.jpg?w=300&#038;h=168" alt="" width="300" height="168" /></a>(mulai mblusuk dari sini)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;"><em>&#8220;Bagaimana dengan tampilan CSG yang dulu?&#8221;. </em>Berikut tampilan CSG WP Version pada bulan April 2008</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/csg.jpg"><img class="size-medium wp-image-487 aligncenter" title="csg" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/csg.jpg?w=229&#038;h=128" alt="" width="229" height="128" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/csg-3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-488" title="csg-3" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/csg-3.jpg?w=230&#038;h=128" alt="" width="230" height="128" /></a></p>
<p style="text-align:center;">(<em>Catatan Si Ghamdan WP Version pada April 2008)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">Selain kita menentukan website yang ingin kita ajak untuk bernostalgia, Wayback Machine juga menyediakan daftar website seaktu tragedi 9/11, tsunami di Indonesia, dsb.</p>
<p style="text-align:left;">Selamat mencoba.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/478/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=478&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/12/16/bernostalgia-melihat-website-jadul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/wayback.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">wayback</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/wayback-2.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">wayback-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/sm-3.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sm-3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/sm.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sm</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/am-2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">am-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/arsip.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">arsip</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/csg.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">csg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/csg-3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">csg-3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>2 Tahun CSG Mengudara:&#8221;Banyak Jalan Menuju Roma&#8221;</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/12/05/2-tahun-csg-mengudarabanyak-jalan-menuju-roma/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/12/05/2-tahun-csg-mengudarabanyak-jalan-menuju-roma/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 13:59:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=407</guid>
		<description><![CDATA[

(2 jempol menandai 2 tahun CSG)


Congratulations. Selamat. Tak terasa Catatan Si Ghamdan (WP Version) memasuki usia ke-2 pada 8 November 2009 (maaf laporannya telat hampir sebulan). Banyak sekali kisah yang dialami, baik yang sudah dipublish maupun yang belum. Sebenarnya banyak  kisah yang belum  dipublish., tetapi sayang karena sang penulis disibukkan dengan kegiatan sehari-hari. Tapi tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=407&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/11/untitled-2-mosaic02-copy1.jpg"><img class="size-medium wp-image-408 aligncenter" title="Untitled-2-Mosaic02-copy" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/11/untitled-2-mosaic02-copy1.jpg?w=329&#038;h=245" alt="Untitled-2-Mosaic02-copy" width="329" height="245" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03577.jpg"><img class="size-medium wp-image-438 aligncenter" title="DSC03577" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03577.jpg?w=188&#038;h=173" alt="" width="188" height="173" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(2 jempol menandai 2 tahun CSG)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p>Congratulations. Selamat. Tak terasa Catatan Si Ghamdan (WP Version) memasuki usia ke-2 pada 8 November 2009 (maaf laporannya telat hampir sebulan). Banyak sekali kisah yang dialami, baik yang sudah dipublish maupun yang belum. Sebenarnya banyak  kisah yang belum  dipublish., tetapi sayang karena sang penulis disibukkan dengan kegiatan sehari-hari. Tapi tak apalah.</p>
<p>Sebelum hari syukuran, lebih tepatnya 4 hari sebelumnya,  redaksi CSG baru saja melakukan tahlilan guna memperingati 40 hari meninggalnya kakek sang penulis. Rasanya juga tak enak ya jika setelah tahlilan beberapa hari kemudian hura-hura. Ini yang saya hindari pada peringatan syukuran tahun ini.  Malam syukuran CSG dengan sangat terpaksa dilakukan di sebuah rumah makan di dekat rumah kedua sang penulis sewaktu SMP (mumpung ada yang bayarin, gak apa). Sebenarnya dalam tulisan kali iini bukan untuk menceritakan enaknya masakan sunda yang kami makan, tetapi bagaimana menghayati makna dibalik angka 2 tahun yang sudah ditempuh selama ini.</p>
<p>2 tahun merupakan waktu yang tidak sebentar (bisa dibilang agak lama, kasarannya masih balita). Cikal bakal pemuatan CSG WP Version ialah tuntutan (saat itu, 2007) bagi sang penulis untuk menggunakan WP. Ya saya juga agak kaget karena biasanya untuk urusan tulis-menulis  yang saya pakai adalah blogger. Mengingat kelas saya sewaktu itu (Regghenamont [8G]) membuat weblog berbasiskan WP dan saya juga ditunjuk untuk mengisi artikel di sana, it’s fine. Nanum, lama kelamaan saya pun juga nyaman memakainya (sekalian untuk bahan referensi antara WP dan blogger). Mengapa saya memilih keduanya nanti akan dibahas selanjutnya.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, saya pun juga mulai mendalami apa arti blogging yang sebenarnya. Saya pun juga menghindari menulis berbau SARA. <span style="text-decoration:line-through;">Karena saat ini ada UU ITE, saya juga berhati-hati dalam mencurahkan pikiran saya, bisa-bisa kita bisa didenda ratusan juta.</span> Dan berbagai pengalaman yang unik juga turut menemani sang penulis seperti halnya ketika berada di Pustekkom, kemah di Banyuburu, atau mendapat &#8217;sesuatu&#8217; dari perusahaan telekomunikasi milik negara tahun lalu (yang ini memang sengaja tidak saya tulis).</p>
<p><strong>Tulisan yang Sering Dibaca</strong></p>
<p>OK. Mungkin bagi Anda para pembaca, dalam blog ini apa sih yang menjadi jujugan atau tulisan dengan pembaca paling banyak. Atau, apa keyword yang sering diketik untuk menuju ke blog ini? Saya mulai dari 3 besar tulisan top:</p>
<ul>
<li><a href="http://ghamdan.wordpress.com/2008/02/02/mencoba-nokia-6120c/">Mencoba Nokia 6120c</a></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;">Ditampilkan sebanyak 2165 kali. Tulisan ini merupakan refrensi kecil-kecilan mengenai hp Nokia 6120c yang (mungkin)   banyak orang yang punya. Alasannya karena fiturnya sudah lumayan lengkap, dan mendukung HSDPA.</p>
<ul>
<li><a href="http://ghamdan.wordpress.com/2007/12/02/rumah-makan-ikan-bakar-cianjur-harga-selangit-rasa-bawah-tanah/">Rumah Makan Ikan Bakar Cianjur</a></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;">Menempati posisi kedua dengan 794 kali. Sebenarnya tulisan ini mengenai refrensi, tetapi tulisan ini saya anggap sebagai pengalaman pertama ketika makan di rumah makan tersebut,  karena pada th. 2007 lah rumah makan ini dibuka dan langsung menjadi ramai (sehingga hampir tidak mendapatkan tempat, dan hanya D4-Datang-Duduk-Dlongap-Dlongop)</p>
<ul>
<li><a href="http://ghamdan.wordpress.com/2008/09/02/mesin-tik-riwayatmu-kini/">Mesin Tik, Riwayatmu Kini</a></li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;">Sebuah tulisan yang saya rasa ini merupakan satire bahwa masih ada yang menggunakan mesin tik di jaman ICT ini. Saya saja kebingungan jika ada salah kata maka harus ditip-exlah kata tersebut. Tulisan ini mencapai 766 kali ditampilkan</p>
<p>Dan keyword yang diketik di mesin pencari untuk menemukan blog ini  pun juga merujuk ke 3 artikel top yang di atas.</p>
<p style="padding-left:60px;">
<p><strong>Pengujian Kamera DSLR mewarnai Peringatan 2 Tahun</strong></p>
<p>Dalam peringatan 2 tahun, sang penulis berkesempatan  mencoba meliput event ini dengan kamera DSLR Sony α200. Pertama kali saya mencoba DSLR, saya kaget tidak seperti kamera biasa. Lho, di layarnya kok nggak ada gambarnya, malah tulisan-tulisan yang mirip seperti properties. Oo&#8230;.ngono tho (O, begitu ya..). Saya coba menjepret dengan mode auto, yang muncul hasilnya adalah gambar dengan blur yang hampir sangat. Duh, maklum belum biasa. Tangannya goyang-goyang. Malahan, jika kita mengaktifkan flash, foto tidak blur. Aneh, ya..</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03578.jpg"><img class="size-medium wp-image-439 aligncenter" title="DSC03578" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03578.jpg?w=300&#038;h=168" alt="" width="300" height="168" /></a></p>
<p style="text-align:center;">(<em>Flash tidak diaktifkan, foto pun blur)</em></p>
<p>Saat malam syukuran, acara ini pun dicoba diliput dengan kamera ini dengan menggunakan blitz tentunya sembari menikmati masakan sunda yang sedep.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03596.jpg"><img class="size-medium wp-image-440 aligncenter" title="DSC03596" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03596.jpg?w=300&#038;h=149" alt="" width="300" height="149" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03600.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03596.jpg"></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03600.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-441" title="DSC03600" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03600.jpg?w=300&#038;h=168" alt="" width="300" height="168" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Sedapnya santap malam saat peringatan 2 tahun CSG. Bawah: menghabiskan sisa-sisa es campur)</em></p>
<p>Sepertinya, jika kita tidak mengaktifkan blur, tangan Anda jangan sampai goyang. Saya berusaha sedemikian rupa  dan akhirnya berhasil dengan selamat.  Secara umum, kualitas gambarnya cukup oke (nggak tanya). Warna di foto dengan warnya aslinya ya juga hampir sesuai. Tapi sayang, setelah saya tanya harga berapa kamera ini, ternyata harganya sekitar 5 jeti. Termasuk lensanya saya juga kurang tahu</p>
<p><strong>CSG Pindah???</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Beberapa hari setelah peringatan 2 tahun CSG, seluruh tim redaksi digegerkan dengan adanya rencana pemindahan CSG ke Jakarta. Waduh. <em>Durung kelar sekolahe kok dikon pindah, semrawut. Piye tho?</em>, tutur salah seorang anggota tim redaksi. E-mail pun banyak bermunculan yang nadanya kurang lebih sama, <strong>JANGAN PINDAH KE JAKARTA. </strong>Teman-teman sang penulis  juga kaget setelah mendengar hal ini. Mereka meminta agar saya jangan pindah.</p>
<p>Doa-doa terus terucap agar sang penulis tidak jadi pindah. Amiiin. Kami, khususnya sang penulis mohon kepada pembaca setia agar mendoakan agar tidak jadi pindah ke Jakarta.</p>
<p><strong>Akhir kata, Banyak Jalan Menuju Roma</strong></p>
<p>Istilah ini menginspirasi saya bahwa jika kita mau berusaha, di situ banyak jalan tersedia. Setelah itu tawakal kepada Yang Maha Esa. Dalam peringatan 2 tahun CSG, saya juga menyadari bahwa setiap hari kita selalu berusaha untuk meraih yang terbaik, bukan untuk meraih kesempurnaan. Jika kita ingin mencapai kesempurnaan, itu akan menimbulkan frustasi. Saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dalam perjalanan 2 tahun CSG. Akhir kata, semoga peringatan 2 tahun ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi juga menjadi cambuk bagi masa mendatang. Juga, semoga CSG dapat memberikan ide, inspirasi, dsb. yang dapat membantu Anda dalam kehidupan sehari-hari. Tiada gading yang tak retak. Saya juga mohon maaf apabila ada tulisan yang menyinggung pihak tertentu.</p>
<p style="text-align:right;"><strong>Salam hangat dari Semarang</strong></p>
<p style="text-align:right;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:right;"><strong>GBPUTRA</strong></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/407/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/407/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/407/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=407&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/12/05/2-tahun-csg-mengudarabanyak-jalan-menuju-roma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/11/untitled-2-mosaic02-copy1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Untitled-2-Mosaic02-copy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03577.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03577</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03578.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03578</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03596.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03596</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/12/dsc03600.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC03600</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Malam Minggu Ekspedisi Lawang Sewu</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/10/22/malam-minggu-ekspedisi-lawang-sewu/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/10/22/malam-minggu-ekspedisi-lawang-sewu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 12:37:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[

(Lawang Sewu di siang hari, [19/10/2009])


Judulnya nggak salah tulis kok. Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu Lawang Sewu ini saya berikan sekilas infonya. Lawang Sewu merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Semarang yang terletak di seberang Monumen Tugu Muda dan terkenal akan banyaknya pintu di bangunan ini.. Bahkan, hingga kini, belum ada informasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=372&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><strong><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/191020094915-1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-378" title="191020094915-1" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/191020094915-1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="191020094915-1" width="300" height="225" /></a><br />
</strong></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Lawang Sewu di siang hari, [19/10/2009])</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Judulnya <em>nggak</em> salah tulis <em>kok</em>. Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu Lawang Sewu ini saya berikan sekilas infonya. Lawang Sewu merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Semarang yang terletak di seberang Monumen Tugu Muda dan terkenal akan banyaknya pintu di bangunan ini.. Bahkan, hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai jumlah pintu yang pasti. Setiap ada orang yang menghitung jumlah pintu, hasilnya akan berbeda satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya bangunan ini disebut Lawang Sewu. Selain itu, bangunan milik PJKA ini terkenal akan keangkerannya. Walau saat pemerintahan kolonial Belanda digunakan untuk kantor kereta api,  konon, di Lawang Sewulah pembantaian para pribumi terjadi selama masa penjajahan Jepang.</p>
<p style="text-align:left;">Oke, kita beralih ke pokok cerita. Saya bersama teman-teman <em>9A Rockstar</em> setelah acara berbuka puasa (sekaligus reuni)  saat puasa Ramadhan 1430H yang lalu,  berencana menjelajahi Lawang Sewu. Saya pun dengan senang hati menyanggupi karena saya sudah tidak mengunjungi Lawang Sewu selama 6 tahun. Jujur saja, menjelajahi  Lawang Sewu di malam hari baru kali ini saya lakoni.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0815.jpg"><img class="size-medium wp-image-379 aligncenter" title="PIC_0815" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0815.jpg?w=268&#038;h=201" alt="PIC_0815" width="268" height="201" /></a></p>
<p style="text-align:center;">(<em>Sang penulis [tengah berkacamata] bersama teman-teman Rockstar saat buka puasa bersama)</em></p>
<p style="text-align:left;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">Dengan mengendarai sepeda motor dari Waroeng Steak di bilangan Imam Bonjol (belakang rumah kedua sang penulis) menuju Lawang Sewu hanya membutuhkan waktu kurang lebih hanya 3 menit. Sang penulis karena tidak punya kendaraan sendiri (baca: sepeda motor)  terpaksa <em>nebeng</em>.  Otomatis, karena tidak punya sepeda motor, sang penulis tidak mempunyai helm. Alhasil, sang penulis meminjam topi kepada Acong. Untung tidak ada polisi sepanjang jalan.</p>
<p style="text-align:left;">Akhirnya, sampai juga ke lokasi “penjelajahan”.  Dalam benak saya, Lawang Sewu itu hanya ramai pada musim liburan saja. <em>Ternyata eh ternyata</em>, malam minggu pun juga ramai <em>bak pasar malam</em>. Simpang Lima pun kalah. Selain Lawang Sewu, Monumen Tugu Muda yang ada di seberang Lawang Sewu juga dibilang sangat ramai. Kebanyakan orang-orang (terutama muda-mudi) memanfaatkan waktunya untuk <em>narsis</em> dan <em>nongkrong</em>. Sebelum kami memasuki Lawang Sewu, kami menyempatkan diri untuk berfoto ria.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0841.jpg"><img class="size-medium wp-image-380 alignnone" title="PIC_0841" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0841.jpg?w=216&#038;h=162" alt="PIC_0841" width="216" height="162" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0833.jpg"><img class="size-medium wp-image-381 aligncenter" title="PIC_0833" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0833.jpg?w=204&#038;h=153" alt="PIC_0833" width="204" height="153" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Foto-foto dulu sebelum masuk)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Karena Agra sudah <em>janjian</em> dengan pacarnya untuk mengikuti “ekspedisi” ini, maka Agra dengan motornya lari tunggang langgang untuk menjemputnya di sekitar Java Mall. Tak terasa 45 menit telah berlalu. Sebagian dari kami dengan tanda kutip kesal dan berinisiatif melakukan ekspedisi  tanpa Agra. Akhirnya orang yang kami tunggu-tunggu dan yang <em>dirasani</em> datang juga.</p>
<p style="text-align:left;">Karena masuk Lawang Sewu juga ada HTM-nya (biaya untuk membayar <em>guide</em>nya), maka kami urunan masing-masing 5000 rupiah. Sebelum masuk, saya sempat mendengar cerita (bisa dikatakan mitos) dari salah satu teman saya bahwa jika seseorang yang sedang datang bulan tidak diperkenankan memasuki Lawang Sewu. Beberapa dari kami (tentuntya yang kedatangan si bulan) sempat takut (pada akhirnya mitos tersebut tidak terbukti!). Pukul 20.00 tepat, kami memulai ekspedisi kami.</p>
<p style="text-align:left;"><em>Guide</em> kami pun menyarankan untuk bergandengan tangan agar tidak kesasar. Begitu masuk ke Lawang Sewu, terlihat perlengkapan tukang. Ya. Karena Lawang Sewu dalam tahap pemugaran dan rencananya akan dijadikan kantor PJKA yang semula berlokasi di Jl. MH Thamrin. Sayang, kami pun tidak dapat melewati bagian Lawang Sewu yang ada kaca mozaiknya yang indah.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0847.jpg"><img class="size-medium wp-image-382 aligncenter" title="PIC_0847" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0847.jpg?w=186&#038;h=248" alt="PIC_0847" width="186" height="248" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Salah satu sudut di lawang sewu)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0851.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-383" title="PIC_0851" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0851.jpg?w=195&#038;h=261" alt="PIC_0851" width="195" height="261" /></a><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;"><em> </em><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Salah satu ruangan yang tampak “belum” terawat)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0852.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-384" title="PIC_0852" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0852.jpg?w=230&#038;h=172" alt="PIC_0852" width="230" height="172" /></a><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;"><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Romongan selalu stay close agar tidak kesasar)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Kini, <em>guide</em> mulai memberikan pemahaman kami tentang beberapa ruangan dan sudut yang ada di sekitar . Dari sini terlihat agak jelas Tugu Muda (walau hanya pucuknya). Ekspedisi dilanjutkan kembali. Dengan berbekal 2 senter, kami masih merasa takut. Pencahayaan senter tampaknya kurang cukup untuk menemani kami. Bahkan, sang penulis pun juga merasa agak takut. Beberapa dari kami memegang tas sang penulis agar tak kesasar.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0854.jpg"><img class="size-medium wp-image-386 aligncenter" title="PIC_0854" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0854.jpg?w=198&#038;h=148" alt="PIC_0854" width="198" height="148" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Sang guide saat sedang menjelaskan sesuatu)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;"><em> </em></p>
<p style="text-align:left;">Saat kami melewati sebuah gedung yang luasnya agak sempit dan besar, kami mencoba bertanya apakah itu.  “Itu merupakan gedung WC”. Ya, orang-orang Belanda dulu membangun sebuah bangunan dan WC-nya itu pasti dipisah agar tidak terkesan jorok. Kini, kami mulai putar-putar. Melewati banyak anak tangga. Perasaan bingung dan agak takut pun muncul</p>
<p style="text-align:left;">“Tunggu, jalannya jangan diseret.”</p>
<p style="text-align:left;">“Lho, kenapa?”</p>
<p style="text-align:left;">“Bleduknya itu lho kemana-mana”.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0855.jpg"><img class="size-medium wp-image-388 aligncenter" title="PIC_0855" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0855.jpg?w=156&#038;h=208" alt="PIC_0855" width="156" height="208" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0856.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-389" title="PIC_0856" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0856.jpg?w=224&#038;h=168" alt="PIC_0856" width="224" height="168" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Banyak sekali tangga yang harus kami lalui)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Akhirnya, kami sampai di lantai 3 atau lantai teratas. Kami diajak ke sebuah ruangan. Di sini terdapat fondasi atap yang terbuat dari besi yang terkena peluru saat <em>Pertempuran 5 Hari</em>.</p>
<p style="text-align:left;"><em>“Coba kalian lihat, di situ ada darah.” </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>“Mana&#8230;?” </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>“Itu” </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>“HAAA&#8230;AAAAAAAA” </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>“Tenang, itu darah bo’ongan kok. Itu bekas syuting dulu-dulu. “ </em></p>
<p style="text-align:left;">Memang, Lawang Sewu sering dijadikan para sineas sebagai setting dalam film mereka. Film yang bersettingkan di Lawang Sewu antara lain <em>Merah Putih, KCB,  dan AAC</em>. Setelah itu, kami pun diajak ke atap pemandangan. Betul. Kami dapat melihat Tugu Muda sangat jelas dan indah. Seketika itu juga, kami menyempatkan untuk berfoto ria.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0866.jpg"><img class="size-medium wp-image-387 aligncenter" title="PIC_0866" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0866.jpg?w=246&#038;h=184" alt="PIC_0866" width="246" height="184" /></a></p>
<p style="text-align:left;"><em> </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>(Sang penulis [2 dari kiri] berfoto bersama sebagian teman-teman dengan latar belakan Tugu Muda)</em></p>
<p style="text-align:left;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Setelah puas foto-foto, kami diajak ke sebuah ruangan yang sangat besar.</p>
<p style="text-align:left;"><em>“Dulu, pas jaman Belanda digunakan untuk acara makan-makan. Tapi, di saat Jepang digunakan sebagai kamar pembantaian atau kasarnya disebut kamar penyembelihan.” </em></p>
<p style="text-align:left;">Wow. Karena tak ingin lama-lama, selain agak takut juga pengap, maka kami langsung turun. Turunnya dengan tangga yang unik. Gude menyebutnya “tangga titanic”. Tangga semacam ini saya pernah lihat di film Indiana Jones jilid 3 saat Indiana di perpustakaan di Italia.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0869.jpg"><img class="size-medium wp-image-390 aligncenter" title="PIC_0869" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0869.jpg?w=162&#038;h=218" alt="PIC_0869" width="162" height="218" /></a></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><em>(“Tangga titanic” yang tampak karatan)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Ekspedisi dilanjutkan menuju ke sebuah lorong. Tetapi di tengah ekspedisi, <em>guide</em> berkata “Itu kamu bisa lihat <em>Carrefour</em> dengan jelas. Tuh ada orang bawa trolinya.”  Mungkin di Indonesia, tepatnya di Semarang, kita bisa menjumpai <em>Carrefour </em>di sebelah bangunan cagar budaya. Akhirnya kami sampai di lorong tersebut. Lorong ini namanya aku lupa. Tetapi ini bagian lorong yang sangat angker di sini, katanya.</p>
<p style="text-align:left;">“Coba yang bawa rokok nyalakan rokoknya. Saya akan mempertunjukkan sulap.”</p>
<p style="text-align:left;">Seketika yang bawa rokok memberikan satu puntung rokok sekaligus korek api kepada <em>guide</em>. Rokok pun dinyalakan.</p>
<p style="text-align:left;">“Lihat apa yang terjadi. Rokoknya tiba-tiba terhisap dengan sendirinya.”</p>
<p style="text-align:left;"><em>“Ini, coba kamu rasakan</em>.”</p>
<p style="text-align:left;">Ragil pun penasaran dan mencobanya. Di tengah-tengah, Ragil batuk-batuk. Apa ini. Ini tadi kan rasa mentol, lalu “diubah” menjadi rokok kretek tanpa filter. Ooo&#8230;Ada penunggunya <em>tho.</em>..Ya udah, rokoknya diiklaskan aja, ditaruh di <em>sini</em>. Ekspedisi pun dilanjutkan.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0870.jpg"><img class="size-medium wp-image-391 aligncenter" title="PIC_0870" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0870.jpg?w=153&#038;h=204" alt="PIC_0870" width="153" height="204" /></a></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><em>(Lorong yang sempat menimbulkan tanda tanya besar)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Tak lengkap rasanya bila ke Lawang Sewu tidak berkeliling ruang bawah tanahnya. Karena sang penulis ada alasan tertentu yang kuat, maka dengan terpaksa  ia tidak ikut ekspedisi ke bawah tanah. Nineteen dan Vina pun mengikuti jejak sang penulis. Bagi yang mengkuti ekspedisi ke bawah tanah, semua barang bawaan dititipkan dan diwajibkan memakai sepatu but yang telah dipersiapkan. Senternya pun lebih besar. Saatnya bagi mereka untuk ekspedisi. Sembari saya menunggu mereka, saya berbincang-bincang sedikit dengan guidenya. Dia mengatakan:</p>
<p style="text-align:left;">“<em>Lawang Sewu itu menyaingi simpang lima sejak kurang lebih setahun yang lalu. Mungkin karena bosan dengan simpang lima, maka mencari obyek wisata yang menghibur. Tugu muda pun sama</em>. <em>Sehingga di sini (Lawang Sewu dan Tugu Muda) seperti pasar malam pindah</em>”</p>
<p style="text-align:left;"><em>Guide </em>yang namanya saya lupa ini telah melakukan pekerjaannya sebagai <em>guide</em> baru 4 bulan, sebelumnya ia menjadi pengarah parkir di sebuah warnet di dekat rumah kedua penulis saat SMP.</p>
<p style="text-align:left;">15 menit sudah ekspedisi di ruang bawah tanah berakhir. Kesan mereka yang melakukan ekspedisi di bawah tanah: GELAP dan PENGAP!.  Saat itu juga kami mengakhiri seluruh ekspedisi kami selama 1,5 jam di Lawang Sewu. Kami pun mengucapkan terima kasih kepada <em>guide</em>nya yang setia memandu kami hingga akhir ekspedisi. Jika PJKA bekerjasama dengan Pemkot melalui dinas terkait untuk memperhatikan betul potensi Lawang Sewu dan acara ekspedisi semacam ini dijadikan program wisata, pasti banyak pelancong yang akan datang dan tertarik untuk mencobanya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/372/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=372&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/10/22/malam-minggu-ekspedisi-lawang-sewu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/191020094915-1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">191020094915-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0815.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0815</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0841.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0841</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0833.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0833</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0847.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0847</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0851.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0851</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0852.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0852</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0854.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0854</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0855.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0855</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0856.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0856</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0866.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0866</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0869.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0869</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0870.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0870</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GPLB 2009, BUM!</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/10/22/gplb-2009-bum/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/10/22/gplb-2009-bum/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 11:58:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[kumpul bareng]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Mohon maaf kepada Anda karena saya postingnya agak telat 2 bulan karena saya disibukkan dengan tugas-tugas di sekolah yang anyar. Ya!
Rumah kedua sang penulis kini pindah dari semula di bilangan Brigjend Katamso menjadi di bilangan Pemuda, lebih tepatnya di depan Balaikota Semarang. Beberapa hari setelah hari pertama masuk sekolah pada tanggal 13 Juli, para siswa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=366&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>M</strong>ohon maaf kepada Anda karena saya postingnya agak telat 2 bulan karena saya disibukkan dengan tugas-tugas di sekolah yang <em>anyar</em>. Ya!</p>
<p>Rumah kedua sang penulis kini pindah dari semula di bilangan Brigjend Katamso menjadi di bilangan Pemuda, lebih tepatnya di depan Balaikota Semarang. Beberapa hari setelah hari pertama masuk sekolah pada tanggal 13 Juli, para siswa melaksanakan kemah tahunan untuk kelas X yang bernama GPLB. Pada tahun ini, kemah bertempat di sebuah perkampungan TNI di daerah Banyubiru, Ambarawa.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-12181.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-404" title="[-a-u-d-i-]1218" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-12181.jpg?w=250&#038;h=187" alt="[-a-u-d-i-]1218" width="250" height="187" /></a></p>
<p><em>(Sang penulis [tengah] bersama sebagian rekan-rekan kelas X-Olimpiade)</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="text-decoration:underline;">JUMAT, 31 JULI 2009 – HARI PERTAMA</span></strong></p>
<p>Sebelum berangkat ke Banyubiru, seperti biasa para siswa tetap melaksanakan KBM. Berbagai benda dan siapa yang akan membawanya sudah dibahas jauh-jauh hari.  Setelah pulang sekolah, sang penulis mulai megepak barang . Baru setelah jumatan, pukul 13.30 mulai menuju sekolah  karena berangkat dari sekolah dilaksanakan pukul 14.00. Sesaat sampai di sekolah, saya agak bingung. Agak bingung karena yang akan berangkat terdiri dari 14 kelas. Wow.  Saya mulai mencari bus kelas saya. Akhirnya ketemu. Ternyata, yang hadir sudah banyak. Tetapi sayang, 3 orang dari rombongan kami, yaitu Mahardika <em>(Slim)</em>, Sangaji, dan Tita tidak dapat mengikuti kemah.  Perbekalan dan peralatan kelas kami pun sepertinya paling pepak <em>(outstanding)</em> diantara kelas lain. Tak lupa berpamitan ke orang tua sebelum berangkat.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04030.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-397" title="DSC04030" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04030.jpg?w=232&#038;h=174" alt="DSC04030" width="232" height="174" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Berpose dulu sebelum berangkat)</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><strong>Pukul 14.00</strong>. Kami pun berangkat, Di sela-sela perjalanan, seperti pengalaman sang penulis sebelumnya, bus-bus antar kelas saling menyalip seperti di lomba balap agar cepat sampai tujuan.  Tentu ini merupakan hal yang sangat berbahaya, tapi syukurlah tidak ada apa-apa.  Sepanjang perjalanan, Yoga (Nonog), Reza (Bun), dan beberapa dari kami menyanyikan lagu “Tak Gendong” yang diplesetkan menjadi “Tak Jebret”. Apa artinya? Yang penting kami terhibur. Makanan yang melimpah ruah juga kami bagi-bagikan untuk orang satu bus.</p>
<p>Tak terasa 2 jam telah berlalu, <strong>sekitar pukul 16.05</strong>, akhirnya kami pun sampai juga di tempat tujuan. Ternyata, sudah banyak orang-orang yang menunggu kedatangan kami. Masalah pun tiba-tiba muncul. Siapa yang akan membawa logistik sebanyak ini (air mineral botol pun 3 dus jumlahnya). Akhirnya, kami semua bergotongan bersama. Jauhnya barak untuk rombongan pria tidak menyurutkan semangat (walaupun berat). Sepertinya, enakan barak perempuan karena begitu turun dari bus tinggal 5 langkah sudah sampai. Sang penulis akhirnya sampai juga di barak. Wow, keadaannya lumayan bersih. Kini saatnya istirahat dan dilanjutkan dengan upacara pembukaan. Pembukaan kemah dilakukan oleh Kepala Sekolah (atau kami x-olim menyebutnya “bapaknya Nonog”, memang betul). Selama upacara, kelas X-olim cukup membuat kehebohan dengan tertawa sepanjang upacara karena hal &#8211; hal yang bisa dibilang orang lain sebagai hal yang kurang bisa dinalar oleh orang biasa.  Setelah upacara pembukaan, saatnya ishoma. Makanannya sudah cukup memenuhi 4 sehat 5 sempurna, tidak seperti saat saya di Desa Wisata, hanya mi rebus dan teh hangat. Terkadang, untuk menunggu waktu, beberapa dari rombongan putra menyambangi barak putri sekadar untuk meminta makanan</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0688.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-398" title="PIC_0688" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0688.jpg?w=228&#038;h=171" alt="PIC_0688" width="228" height="171" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Semangat teman-teman sebelum lomba tarik tambang)</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><strong>Acara pada malam ini</strong> adalah lomba tarik tambang. Nonog, Bun, Safira <em>(Sapi)</em>, Putri Fajar <em>(Puput)</em>, Gatya, Irham, Bayu, dan Yaris diajukan untuk menjadi tim tarik tambang x-olim. Ronde pertama, x-olim melawan x- 2. Ronde pertama  dilalui dengan cukup berat dan dengan perjuangan yang cukup besar.  Perjuangan itu pun membuat Nonog menarik tambang seperti orang sedang split.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0697.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-401" title="PIC_0697" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0697.jpg?w=215&#038;h=161" alt="PIC_0697" width="215" height="161" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Semangat juang 45 pun diterapkan di sini)</em></p>
<p>Akhirnya, kami pun menang dengan susah payah (baru ronde pertama lhoo&#8230;). Berikutnya, ronde kedua melawan X-8. Pada ronde kedua, tim tarik tambang X-Olim langsung main tarik. Memang, pas ini kami bermain dengan (cukup) kejam tanpa memberikan persiapan bagi lawan. Tapi, ini kan just game. Pada ronde ketiga kami akhirnya mengakui kehebatan X-3. Karena lawan langsung memberikan tarikan yang kencang sedangkan kami pun hampir loyo karena sudah 2 ronde dilalui. Tim X-Olim akhirnya terseret jatuh. Bahkan, Gatya pun mengalami luka lebam. Sapi mengatakan:”<em>Aku pun jatuh dengan rasa sakit 1% dan rasa malu 99%.”</em> Sudah..sudah&#8230;ini kan hanya permainan. Iya, ya..</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0716.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-402" title="PIC_0716" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0716.jpg?w=231&#038;h=173" alt="PIC_0716" width="231" height="173" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Tim X-Olim terseret dan jatuh, “terpaksa” mengakui kehebatan X-3)</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p>Setelah dipastikan kami tidak dapat melanjutkan perjuangan kami ke babak final, kami pun memutuskan beristirahat dan berfoto-foto ria.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0703.jpg"><img class="size-medium wp-image-399 aligncenter" title="PIC_0703" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0703.jpg?w=239&#038;h=179" alt="PIC_0703" width="239" height="179" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0705.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-403" title="PIC_0705" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0705.jpg?w=237&#038;h=177" alt="PIC_0705" width="237" height="177" /></a></p>
<p><em> </em><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Masih semangat untuk berfoto-foto ria)</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Beberapa menit kemudian, seluruh peserta dan panitia rame-rame nonton filem di layar tancep bermodalkan LCD projector dan laptop. Layar tancepnya pun kira-kira sebesar baliho kampanye yang paling besar. Filemnya berjudul <em>Lemony Snickets : A Series of Unfortunate Series</em>. Menceritakan 2 orang anak yang ditinggal mati ortunya karena rumahnya kebakaran. Hak asuh pun jatuh kepada paman dan bibinya. Sepanjang cerita, paman dan bibinya mengalami kecelakaan hingga nyaris meninggal.  Selama nonton filem, kami terasa nyaman dengan logistik yang sangat terpenuhi. Makanan yang dibawa sendiri pun direlakan untuk dimakan bersama. Bahkan, saking dinginnya, banyak diantara kami yang tertidur pulas beralaskan tikar. Setelah nonton filem, kami diberi instruksi oleh instruktur (yaitu tentara) mengenai persiapkan hiking besok.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">SABTU, 1 AGUSTUS 2009. HARI KEDUA.</span></strong></p>
<p>Untuk urusan mandi, para rombongan putra x-olim bangun pagi-pagi agar dapat kebagian air karena takut juga air di bak kehabisan. Setelah sholat subuh dan semuanya prepared well, kami mendapatkan  kabar mengejutkan. Termos yang dibawa sang penulis yang dipinjamkan ke Gatya dan Dyan ini tiba-tiba saja meledak seperti bom atom (suaranya menggegerkan satu barak putri). Langsung kami rombongan putra meluncur ke barak putri untuk ke “TKP”.  Para rombongan putri dengan perasaan bersalah yang bisa dibilang SANGAT BESAR, mereka  mengatakan kepada sang penulis mengenai termosnya itu. dan tahukah engkau apa kata saya?</p>
<p><em>lupa siapa yang bilang</em> : <strong>&#8220;dan, termosmu meleduk.&#8221;</strong></p>
<p><em>aku </em>: <strong>&#8221; BUM ! &#8221; (dengan wajah yang polos !).</strong></p>
<p>Semua teman-teman X-Olim hanya bisa melongo, mangap lebar. <strong><em>HAAAA?????</em></strong> Kok <em>ngomong</em>nya enak banget ya (tanpa ada ekspresi marah). Maklum, sang penulis ini masih agak ngantuk jadinya reflek. Spontan, perkataan saya mengenai “BUM” ini menjadi buah bibir dan “BUM” ini telah menjadi trademark saya secara tak sengaja hingga saat ini.</p>
<p>Setelah kejadian “BUM” yang sangat menggegerkan, saatnya kami semua melakukan persiapan hiking dan berkumpul di barak. Kami tidak langsung berangkat. Ternyata, ada cara tersendiri untuk menentukan urutan berangkat hiking yaitu dengan menjawab beberapa pertanyaan dan menunjukkan yel.  Beberapa dari kami ada yang merasa tidak kuat kepanasan.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04073.jpg"><img class="size-medium wp-image-400 aligncenter" title="DSC04073" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04073.jpg?w=220&#038;h=165" alt="DSC04073" width="220" height="165" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Dengan setia menunggu)</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Akhirnya, dengan perjuangan cukup panjang, berat, dan panas, kami berhasil membuat yel yang membuat orang kaget saat mendengar. Sedangkan, untuk urusan  menjawab pertanyaan, kami harus antri dengan kelas lain. Yaris mendapat mandat untuk mewakili x-olim dalam urusan ini.  Yah, akhirnya, Yaris bisa menjawab pertanyaan !</p>
<p>Setelah itu, kami pun memamerkan yel milik kami yang ternyata nadanya mirip denagn yel kelas lain Tidak apa-apa, saatnya berangkat.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04076.jpg"><img class="size-medium wp-image-413 aligncenter" title="DSC04076" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04076.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC04076" width="300" height="225" /></a></p>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Perjalanan pun dimulai,  Sang penulis, 2 dari kiri)</em></p>
<h6 style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04077.jpg"><img class="size-medium wp-image-416 aligncenter" title="DSC04077" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04077.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC04077" width="300" height="225" /></a><em>(Luthfi Hamid (Wono), tengah,  dengan posenya di tengah kerumunan rombongan putri)</em></h6>
<p>Saat hiking, kami <em>mutar-muter</em> kawasan Banyubiru. Menurut instruktur,  jaraknya <em>cuma </em>1 kilometer. Tapi nyatanya, menurut kami, sepertinya lebih dari 2 klio. Kami melewati 8 pos, tapi maaf hanya bisa saya ceritakan 3 pos saja karena jika diceritakan mungkin Anda akan capek membacanya. Panjang sekali. Selama perjalanan hiking, kami melewati sawah. Selama itu pula, kami menyalurkan bakat <em>narsis</em> kami (bahkan hinga harus berhenti di tengah jalan raya).</p>
<p style="text-align:center;"><a href="../files/2009/10/dsc04078.jpg"><img class="aligncenter" title="DSC04078" src="../files/2009/10/dsc04078.jpg?w=300" alt="DSC04078" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Panorama alam yang menyejukkan mata)</em></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04090.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-418" title="DSC04090" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04090.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC04090" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Berhenti di tengah jalan raya sesaat hanya untuk foto)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em> </em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04081.jpg"><img class="size-medium wp-image-417 aligncenter" title="DSC04081" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04081.jpg?w=225&#038;h=300" alt="DSC04081" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Tas ransel menjadi andalan, tapi lama kelamaan pun membuat capek yang bawa).</em></p>
<p>Ada salah satu pos yang tampaknya menurut kami sesuai dengan bidang keahlian kami, yaitu melawak.  Di sini, kami harus membuat pengampu lawan tertawa. Di tempat ini juga, kami menyiksa pengampu kami, Mas Ari, supaya tidak tertawa . Ekspresinya untuk menahan ketawa sepertinya tidak kuat (atau orang jawa mengatakan: diempet)</p>
<p>Kita juga harus  membantu mas ari dengan ikutan tertawa ketawa. Tetapi, setelah itu tugas kami lebih berat. Mebuat mas fajar (pengampu lawan) tertawa.  Seharusnya Nonog itu menyanyikan lagu &#8220;tak jebret&#8221;  agar mas fajar tertawa. Kemudian, kami melewati pos yang tugasnya aneh tapi asyik.</p>
<p><em> </em><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04117.jpg"><img class="size-medium wp-image-419 aligncenter" title="DSC04117" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04117.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC04117" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Irham berpose di bawah dempetan 8 orang)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04115.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-420" title="DSC04115" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04115.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC04115" width="300" height="225" /></a><br />
</em></p>
<p><em> </em><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Bukan adegan film romantis lhooo..)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:justify;">Sarung digelar di pinggir sawah kemudian 8 anak harus muat di situ dengan lipatan terkecil. Akhirnya, banyak kejadian yang “romantis” di sini.  Hahaha ! Misalnya Irham menggendong Sita, dsb.  Pos selanjutnya yaitu  pos lempar-lemparan air.  Banyak yang ingin mengikuti permainan di pos ini, karena  cuaca saat itu panas sekali. Kelas X-olim mengajukan  personelnya yaitu Isti, Nonog, Bun,  Irham, dan Bela.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04126.jpg"><img class="size-medium wp-image-421 aligncenter" title="DSC04126" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04126.jpg?w=225&#038;h=300" alt="DSC04126" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc041281.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-423" title="DSC04128" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc041281.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC04128" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Atas: Nonog memegang plastik berisi air sungai.  Bawah: para peserta berjuang keras untuk mengalahkan lawan)</em></p>
<p style="text-align:justify;">Yang jelas, <em>ending</em>nya kami menang dari X-aksel. Selesai hiking, kami kembali ke barak masing-masing. Setelah itu, beberapa anak putri ke barak putra mengajak mereka untuk  latihan pensi. Yang putra datang ke barak putri, kemudian latihan menyanyi lagu <em>Ingatlah Hari Ini</em> dari <em>Project Pop . </em>Suaranya bisa dikatakan (cukup) merdu.  Selain tu, kami juga menyanyikan lagu <em>The Best Part of Writing Song is to Name It </em>dan <em>Majesty’s Secret Service </em>dari SAL <em>(Something About Lola).</em> Pokoknya rame.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah latihan, ada salah satu rekan kami mengusulkan untuk mermain <em>keplok nyamuk </em>dan <em>cemong </em>bedak. Dan voila.</p>
<p style="text-align:justify;">Ya.  Kami menghabiskan bedaknya Tia. Siapapun yang kalah akan dicemongin bedak oleh “algojo”  bernama Safira dan SSM Putri.  Sang penulis mendapatkan mandat untuk meliput acara ini. Saat itu, semuanya kena.  Bahkan yang aslinya tidak kalah pun  juga kena. Saking banyaknya  yang tidak mau dicemongin, kedua “algojo” tersebut mengeluarkan tenaga ekstra  untuk  mengejar mereka yang kalah. Tetapi, yang paling parah kena cemongan adapah Puput, Camelia (Londo) dan Ratri. Kami main kartu seperti orang gila. Teriak &#8211; teriak mulu ama kaget &#8211; kagetan.<em> Siapa sih yang mau mukanya dicemongin ama anak sekelas ?! </em> Saking jahatnya sang “algojo” , sandalnya Audi sampe copot. Dua-duanya pula.  Tangannya Riska <em>kesusuben</em> rumput. Inilah misi sang “algojo” tadi untuk mewujudkan sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-1228.jpg"><img class="size-medium wp-image-424 aligncenter" title="[-a-u-d-i-]1228" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-1228.jpg?w=300&#038;h=225" alt="[-a-u-d-i-]1228" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Rame-rame cemongin bedak)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-1235.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-425" title="[-a-u-d-i-]1235" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-1235.jpg?w=300&#038;h=225" alt="[-a-u-d-i-]1235" width="300" height="225" /></a><br />
</em></p>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Suasana keplak nyamuk yang cukup menegangkan)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-1242.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-426" title="[-a-u-d-i-]1242" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-1242.jpg?w=225&#038;h=300" alt="[-a-u-d-i-]1242" width="225" height="300" /></a><br />
</em></p>
<p><em> </em><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(HAHAHAHA ! Ini kuberi bedak&#8230;)</em></p>
<p style="text-align:justify;">Walaupun Sapi dan Siti menjadi “algojo” pencemongan bedak,  sang penulis menjadi juru foto,  kita sendiri ngga bebas dengan begitu aja. Kita juga dicemongin bedak dengan jahatnya oleh teman &#8211; teman ! Putih semua! Udah gitu , kami maennya di depan teras yang notabene banyak orang melihat. Ada anak kelas lain, panitia KS 149, dsb. (Sangat) memalukan !  Mungkin dalam benak mereka berkata:<em>” miris ! kaya ngga pernah make bedak ajaaaa !”</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04145.jpg"><img class="size-medium wp-image-427 aligncenter" title="DSC04145" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04145.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC04145" width="300" height="225" /></a></em><em>(Santai-santai setelah acara cemong bedak).</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah seru &#8211; seruan dan gila &#8211; gilaan mainan keplok nyamuk ama bedak, kami menyusun satu lagi rencana gila dan ajaib ! Ngerjain teman kesayangan kita, si Luthfi (Wonosobo)  yang sedang tertidur pulas. Dengan rencana yang sistematis dan sangat rapi, kami sowan ke barak putra, tempat ia tidur. Waktu dia tidur, kejahatan kami dimulai ! Kita <em>neplokin</em> bedak ke pipinya dia sampe dia kebangun !</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan ekspresi setengah bingung dan ngantuk  (nggak berwujud), dia hanya meratapi dirinya yang penuh dengan bedak. Selain si luthfi, kita juga mengusulkan teman kami yang bernama Bayu. Ia juga kita <em>teplokin </em>bedak. Haha, jadi putih semua. Setelah peneplokan sadis tersebut, kami foto – foto ria. Kemudian, dengan ekspresi <em>innocent</em> tanpa rasa bersalah, kami balik ke barak putri, meninggalkan  Luthfi  dalam keadaan bingung.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>HALANG RINTANG</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kami  balik ke barak buat persiapan halang rintang. Rombongan X-olim bersama Mas Ari merencanakan strategi halang rintang yang ada 6 sesi estafet. Sesi pertama, ada <strong>lomba make up</strong>. Untungnya, kita udah simulasi make up dengan neplokin bedak ke muka teman – teman. Wakil kami yang amat beruntung untuk mendapatkan kehormarmatan dimake &#8211; up dan memake &#8211; up adalah Gatya  dan sang penulis. Komentar rekan-rekan setelah sang penulis dimake-up menjadi “cantik banget”  oleh Gatya.  Setelah make up, sesi selanjutnya <strong>BALAP KARUNG.</strong> Kami mengajukan Irham untuk mengikuti Ternyata, dia sanggup meerapkan  perhitungan fisika dengan baik waktu lompat &#8211; lompat pas balap karung.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc00781.jpg"><img class="size-medium wp-image-428 aligncenter" title="DSC00781" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc00781.jpg?w=300&#038;h=225" alt="DSC00781" width="300" height="225" /></a><em>(Luthfi Hamid berlari menuju halang rintang)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p>Lalu, ada halang rintang yang modelnya <em>nerobos &#8211; nerobos</em>. Di situ, kami mengajukan  si  Luthfi dan ia pun lolos. Selanjutnya, ke rintangan kaki tiga. Puput, Sita, dan Nonog berhasil melaksanakan tugas dengan sangat sempurna.</p>
<p style="text-align:center;"><em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc00780.jpg"><img class="size-medium wp-image-429 aligncenter" title="DSC00780" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc00780.jpg?w=283&#038;h=212" alt="DSC00780" width="283" height="212" /></a>(Nonog, Sita, dan Puput bersiap untuk sesi Kaki Tiga)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:justify;">Berikutnya,  Bun lari sprint 200 meter . Masya Allah, larinya seperti  orang ngejar maling. Tetapi, tongkatnya jatuh waktu dia lari. Waduh?!  Terakhir, mengikat botol memakai tali. Yaris, Bela, Isti, Bayu, Nisa, dan Verdy mendapat “kehormatan”  di sini.  Tugas berhasil dilaksanakan dengan baik dan hasilnya kami menang dari X-3, lawan kami saat acara tarik-tambang.</p>
<p style="text-align:justify;">Review dari mas ari soal halang rintangnya : <strong><em>&#8220;Kurang cepet tadi. waktu kalian 5 menit 5 detik. yang paling cepet 5 menit.&#8221;</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">HA? !  Hanya selisih 5 detik. Tak apalah. Setelah halang rintang !ishoma yang dilanjutkan dengan upacara. Upacara yang lagi &#8211; lagi heboh gara &#8211; gara anak X-Olim karena tertawa yang tidak jelas. Upacara ini merupakan upacara pelantikan  pengurus Ambalan Soeringgit yang baru (2009-2010)</p>
<p style="text-align:justify;">(bersambung lagi&#8230;&#8230;&#8230;.    <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />     )</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/366/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=366&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/10/22/gplb-2009-bum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-12181.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">[-a-u-d-i-]1218</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04030.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04030</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0688.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0688</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0697.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0697</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0716.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0716</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0703.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0703</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0705.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0705</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04073.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04073</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04076.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04076</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04077.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04077</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="../files/2009/10/dsc04078.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04078</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04090.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04090</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04081.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04081</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04117.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04117</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04115.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04115</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04126.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04126</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc041281.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04128</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-1228.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">[-a-u-d-i-]1228</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-1235.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">[-a-u-d-i-]1235</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-1242.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">[-a-u-d-i-]1242</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04145.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04145</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc00781.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00781</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc00780.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC00780</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan Akhir di SMP</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/07/16/catatan-akhir-di-smp/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/07/16/catatan-akhir-di-smp/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 13:11:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[kumpul bareng]]></category>
		<category><![CDATA[meriah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=319</guid>
		<description><![CDATA[Ya, tidak terasa blog ini telah menemani si penulis dalam kesehariannya dalam masa SMP. Saya sudah tidak menyangka akan secepat itu. Beberapa bulan terakhir saya memang sudah jarang posting dikarenakan schedule yang sangat padat untuk mempersiapkan ujian dan tes PPD SMA. Dalam kesempatan kali ini, saya akan menampilkan catatan akhir masa SMP saya, terurama di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=319&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ya, tidak terasa blog ini telah menemani si penulis dalam kesehariannya dalam masa SMP. Saya sudah tidak menyangka akan secepat itu. Beberapa bulan terakhir saya memang sudah jarang posting dikarenakan <em>schedule</em> yang sangat padat untuk mempersiapkan ujian dan tes PPD SMA. Dalam kesempatan kali ini, saya akan menampilkan catatan akhir masa SMP saya, terurama di kelas IX.</p>
<p><strong>Melukis Mural di Tembok </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/img_15813.jpg?w=300"><strong><img class="size-medium wp-image-325 aligncenter" title="IMG_1581" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/img_15813.jpg?w=276&#038;h=204" alt="IMG_1581" width="276" height="204" /></strong></a><em>(Sang Penulis [paling kanan] bersama rekan-rekan ROCKSTAR IXA)</em></p>
<p align="center"><em><br />
</em></p>
<p>Setiap tahunnya, para siswa yang akan ujian praktek mendapat media menggambar berbeda. Untuk tahun ini, para siswa menggunakan media tembok untuk menggambar sebuah mural. Tentunya tidak bekerja secara individu, melainkan kelompok. Tema muralnya tidak lain adalah pendidikan dan lingkungan (pilih salah satu). Sebelumnya, satu kelas dibagi menjadi 6 kelompok. Setiap kelompok masing-masing membuat satu sketsa sesuai tema. Saat merancang banyak masukan dari para anggota kelompok. Maka, beberapa hari kemudian sketsa pun jadi dan salinannya diserahkan ke guru pengampu. Setelah diseleksi pada pertemuan antar kelas (yang dihadiri oleh semua ketua kelas IX dan Aksel II), maka untuk masing-masing kelas terpilih dua karya. Maka, satu kelas yang semula 6 kelompok dilebur menjadi 2 kelompok (kecuali Aksel II, cukup 1 kelompok saja). Bagaimana dengan alat lukisnya? Sudah disediakan. Cukup bayar 80 ribu per kelompok (sudah termasuk kaleng cat 12 warna, beberapa kuas, pengencer, dan tiner).</p>
<p align="center">
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/img_1622.jpg?w=300"><img class="alignnone size-medium wp-image-326" title="IMG_1622" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/img_1622.jpg?w=241&#038;h=182" alt="IMG_1622" width="241" height="182" /></a></p>
<p align="center"><em>(Tempat untuk melukis pun sudah ditentukan pada pertemuan antar kelas, 1 kelas @ 2 kelompok bersebelahan)</em></p>
<p>Saat hari H, hanya kelasnya si penulis dan kelas IXB saja yang mengerjakan ujian praktek (UP). Jadwalnya pun sudah ditentukan jauh-jauh hari. Yang unik adalah, semua siswa menggunakan baju yang <em>notabene</em> sudah jarang dipakai (baca: calon gombal). Biar nggak repot nyuci, bisa langsung dibuang, ha..ha..ha..</p>
<p><div><embed src='http://widget-c2.slide.com/widgets/slideticker.swf' type='application/x-shockwave-flash' quality='high' scale='noscale' salign='l' wmode='transparent' flashvars='site=widget-c2.slide.com&#038;channel=2233785415200182722&#038;cy=wp&#038;il=1' width='426' height='320' name='flashticker' align='middle' /><div style='width: 426px;text-align:left;'><a href='http://www.slide.com/pivot?ad=0&#038;tt=0&#038;sk=0&#038;cy=wp&#038;th=0&#038;id=2233785415200182722&#038;map=1' target='_blank'><img src='http://widget-c2.slide.com/p1/2233785415200182722/wp_t000_v000_a000_f00/images/xslide1.gif' border='0' ismap='ismap' /></a> <a href='http://www.slide.com/pivot?ad=0&#038;tt=0&#038;sk=0&#038;cy=wp&#038;th=0&#038;id=2233785415200182722&#038;map=2' target='_blank'><img src='http://widget-c2.slide.com/p2/2233785415200182722/wp_t000_v000_a000_f00/images/xslide2.gif' border='0' ismap='ismap' /></a></div></div></p>
<p>Pembagian tugas masing-masing kelompok berjalan cukup baik. Ada yang mengerjakan sketsa kasar, melukis garis tepi, ataupun menjadi bartender cat. Keakraban dan kerjasama pun sangat kental.</p>
<p>Semua anggota kelompok memberikan kontribusi penting dalam pengerjaan mural ini. Canda tawa berbaur dalam kebisingan Jl. Dr. Cipto yang selalu dilalui oleh angkot dan bis umum. Karena ada yang sudah tampak kelelahan, maka ada beberapa teman kami yang membeli jajanan.</p>
<p>Wah, hampir lupa. Karena hari ujian prakteknya adalah hari Jumat (siangnya ya harus jumatan), maka waktu pengerjaan dibatasi s/d pukul 11.00. Sampai deadline yang ditentukan, pengerjaan sudah mencapai tahap finishing, kalau dikalkulasi sekitar 92%. Tak apa, bisa dilanjutkan esok hari. Tangan sudah berlumuran cat, tiner pun menjadi pengganti sabun. Tak apa. Mural ini diharapkan dapat memberikan motivasi bukan hanya bagi warga sekolah melainkan juga masyarakat kota Semarang pada umumnya</p>
<h1><strong><br />
</strong></h1>
<p><strong>Tobatnya Si Tobil</strong></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/snapshot20090709172422.jpg"><img class="size-full wp-image-334 aligncenter" title="snapshot20090709172422" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/snapshot20090709172422.jpg?w=292&#038;h=219" alt="snapshot20090709172422" width="292" height="219" /></a></p>
<p align="center"><em>(Kelas IX-A saat showtime dalam pentas seni intern SMP 2 Semarang)</em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p>Ujian Praktek Seni Musik (biasanya berupa drama musikal) di sekolah sang penulis ini melibatkan semua teman-teman satu kelas. Sudah menjadi tradisi tahunan, jika UP Seni Musik berupa pagelaran seni yang diisi oleh kelas IX &amp; aksel II. Panitia pensi (pentas seni)-nya pun anak-anak kelas IX &amp; Aksel II. Persiapan drama di kelas sang penulis cukup matang, 3 bulan lamanya latihan. Namun, ketika seminggu menjelang UN dan 2 hari sebelum Ujian Sekolah, latihan drama di-<em>postpone</em> dulu.</p>
<p>Dalam <em>chapter</em> kali ini, saya mencoba mengulas <em>behind the scene-</em>nya.</p>
<p>Perumusan alur cerita dan naskah dialog dimulai pada bulan Maret, dimana pada bulan tersebut sering diadakan <em>try out</em> (uji coba) UN. Perumusan dilakukan oleh beberapa rekan sang penulis. Perumusan diwarnai pengajuan pendapat dan pemikiran yang sangat kritis. Baru pada seminggu kemudian naskah dan cerita sudah jadi, yang berjudul Tobatnya Si Tobil. Drama ini menceritakan seorang anak yang bernama Tobil (Agra) saat masa balita nurut sama orang tua namun saat beranjak dewasa si Tobil ini mulai menunjukkan kenakalannya, seperti bermain judi menjelang adzan maghrib. Setelah berjudi, Tobil pun minggat dari rumah dengan dalih mau beli pulsa. Mak Saidah (Nineteen) pun merasa tertipu bertahun-tahun lamanya. Selama di perantauan, Tobil menemui tokoh-tokoh aneh tapi memberikan motivasi bagi dirinya. Sebut saja team Bajak Laut, Jeng Kellin, Borok Obama (plesetan dari presiden AS), dsb.</p>
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/210320094458.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-335" title="210320094458" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/210320094458.jpg?w=283&#038;h=212" alt="210320094458" width="283" height="212" /></a> <a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/210320094459.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-336" title="210320094459" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/210320094459.jpg?w=285&#038;h=212" alt="210320094459" width="285" height="212" /></a></p>
<p align="center"><em>(Suasana perumusan naskah)</em></p>
<p>Agar semua teman-teman terlibat (tentunya agar adil),  dibentuklah kepanitiaan tingkat kelas yang mengurusi drama musikal ini. Pembentukan panitia juga melibatkan satu kelas, dan pendapat para rekan-rekan dapat teraspirasi semua. Dalam menentukan lagu apa yang akan dipakai, tim kreatif rembugan terlebih dahulu. Untuk tim band, nantinya dapat mengaransemen lagu sendiri</p>
<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So4AGkUHm7I/AAAAAAAAAW4/G6gm7ljOtQQ/s1600-h/090420094518.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:267px;height:200px;margin:0 auto 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So4AGkUHm7I/AAAAAAAAAW4/G6gm7ljOtQQ/s320/090420094518.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:xx-small;"><span style="font-style:italic;">(Suasana latihan perdana)</span></span></p>
<p>Latihan perdana dimulai pada tanggal 9 April 2009, bertepatan dengan pemilu legislatif. Karena ruang kelas dikunci, maka kami pun latihan di depan laboratorium komputer I lantai 3. Namanya juga latihan perdana. Masih banyak yang <em>gelagapan </em>(gugup), bahkan <em>isin</em> (malu). Tak apa. Scene yang paling sulit menurut saya adalah scene Jeng Kellin dan Bajak Laut. Jeng Kellin (Annisa) ini setiap latihan selalu tertawa ha..ha..ha..(tertawa malu). <em>“Ini aja baru 41 (jumlah siswa IXA), belum seluruh sekolah</em>,”tutur Fira. Maka, ada pelatihan khusus bagi Empe (panggilan akrab Annisa) seperti latihan kepercayaan diri (wow!). Untuk <em>scene</em> Bajak Laut, dimana bagian awal <em>scene</em>nya seperti yang tercantum di skenario mensyaratkan menari dengan <em>backsound “</em>Beraksi” dari Kotak. Kami pun menjadi koreografer dadakan (yang penting handal).</p>
<p>Hari-demi-hari telah dilalui oleh kami, tentunya berbagai try out juga telah kami lalui.</p>
<p>Karena bosan dan was-was jika latihan di kelas, maka ada beberapa rumah yang dijadikan sebagai tempat latihan. Latihan pada tanggal 6 Mei diadakan di rumah Fira. Latihan kali ini sangat meriah, juga didukung oleh suasana sekitar rumah Fira yang sejuk. Konsumsi pun juga telah dipersiapkan dengan matang</p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So3-dTc_TvI/AAAAAAAAAWw/l54ayZP82AU/s1600-h/060520094585.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:268px;height:201px;margin:0 auto 10px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So3-dTc_TvI/AAAAAAAAAWw/l54ayZP82AU/s320/060520094585.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p align="center">
<p align="center"><span style="font-size:x-small;"><em>(Suasana kegembiraan saat latihan di rumah Fira)</em></span></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p>Besoknya, tempat latihan diadakan di redaksi CSG. Latihan di redaksi CSG kali ini juga sama meriahnya dengan latihan di rumahnya Fira.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So4Afl9-LmI/AAAAAAAAAXA/5EhYPlofW1Q/s1600-h/PHTO0103.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So4Afl9-LmI/AAAAAAAAAXA/5EhYPlofW1Q/s320/PHTO0103.jpg" border="0" alt="" width="281" height="210" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/phto01071.jpg"><img class="size-medium wp-image-347 aligncenter" title="PHTO0107" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/phto01071.jpg?w=273&#038;h=204" alt="PHTO0107" width="273" height="204" /></a></p>
<p align="center"><em>(Beberapa snapshot saat berlatih di redaksi Catatan Si Ghamdan)</em></p>
<p>Tapi ada yang mengejutkan dalam latihan tanggal 23 Mei. Saat scene Jeng Kellin, Agra minta ijin sebentar dan Agra pun digantikan oleh Kevin. Ha? Sesuatu yang mengganjal. Ternyata, ada sesuatu di balik semua ini. Namanya juga masa remaja, ha..ha..ha.. Dan ia pun mengatakan iya (bahasa kerennya “Yes, I Do!”). Applause dari teman-teman sangat meriah. Ini yang sudah kita duga sebelumnya.</p>
<p>Namanya juga manusia biasa, di tengah jalan ada rekan kami yang tidak sejalan dengan pendapat kami. Tapi lama kelamaan juga manut dan mengerti. Sehari sebelum pentas, performance kami diperlihatkan terlebih dahulu oleh Pak Daryono di ruang musik. “Waktunya pas 30 menit, tapi Cuma lebih beberapa detik.”. Lega&#8230;.Saat hari-H, semua properti telah dipersiapkan dengan matang. Di belakang panggung, semua aktor berdandan terlebih dahulu. Yang memakai kaos kelas pun banyak yang dirangkap, karena setelah cerita selesai satu kelas menari bersama. Di tengah-tengah saat menari bersama, Agra dan Empe menerbangkan burung merpati dan di barisan belakang menerbangkan burung yang kecil-kecil</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/snapshot20090822195143.jpg"><img class="size-full wp-image-344 aligncenter" title="snapshot20090822195143" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/snapshot20090822195143.jpg?w=263&#038;h=197" alt="snapshot20090822195143" width="263" height="197" /></a></p>
<p align="center">(Wali Kelas IXA, Ibu Rochaeti, saat memeriksa persiapan drama kelas)</p>
<p align="center">
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0014.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-343" title="PIC_0014" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0014.jpg?w=238&#038;h=178" alt="PIC_0014" width="238" height="178" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0020.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-348" title="PIC_0020" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0020.jpg?w=236&#038;h=177" alt="PIC_0020" width="236" height="177" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0023.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-346" title="PIC_0023" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0023.jpg?w=136&#038;h=180" alt="PIC_0023" width="136" height="180" /></a></p>
<p align="center"><em>(beberapa snapshot proses persiapan)</em></p>
<p align="center">
<p>Kami mendapat nomor undian 5 dari 8 kelas yang tampil. Sebelum kami tampil, kami terlebih dahulu doa bersama dan menyatukan tangan kami sambil berteriak: “ROCKSTAR JAYA&#8230;..”. Inilah penantian kami selama 3 bulan, saatnya showtime. Semua sudah siap di posisi masing-masing. Pada awalnya merasa dag-dig-dug, tapi setelah banyak latihan, rasa itu tak muncul. Terkadang, untuk imporvisasi, ada beberapa dialog yang ditambahkan sendiri. Ho..ho&#8230;ho. Setelah kami selesai tampil, para audiens memberikan applause yang sangat meriah. Memang, drama kami temanya jauh berbeda dengan kelas lain, yaitu cinta antara ibu dan anak yang sarat akan nasihat dan inspirasi.</p>
<p><strong>Tanggal 20, Tanggal Penentuan</strong></p>
<p>Sebagaimana kita ketahui, tanggal 20 Juni adalah hari penentuan bagi seluruh murid SMP/MTs/sederajat di Indonesia untuk mengetahui hasil UN yang menentukan masa depan. Dalam kriteria kelulusan, selain lulus UN siswa juga harus lulus Ujian Sekolah. Ya.</p>
<p>Tahun 2009 merupakan tahun yang merupakan tahun penuh tantangan. Bagaimana tidak, setiap hari mulai semester II para siswa masuk sekolah pukul 06.00 guna mengikuti jam ke-0 (jam tambahan). Setiap harinya para siswa termasuk si penulis dibekali berbagai materi UN. Bahkan, guru dari salah satu lembaga bimbel dan beberapa motivator pun didatangkan ke sekolah. Sampai akhirnya pada tanggal 27 April, hari untuk menentukan hidup atau mati, pelaksanaan UN. Hasilnya baru diketahui pada tanggal 20 Juni ini.</p>
<p>Para orang tua mendapatkan undangan untuk hadir di sekolah. Trataknya pun sudah disiapkan. Sang penulis ditugasi untuk menjadi penerima tamu. Beberapa rekan sang penulis pun berkumpul dan saling berdiskusi. Jarum jam menunjukkan pukul 10.00, saatnya mulai diumumkan. Ibu Heppy sebagai MC mulai membuka acara.</p>
<p>Para siswa termasuk sang penulis pun kini mulai was-was. Setelah Bu Heppy membuka acara, Pak Bani Haris menyampaikan sambutan, disusul Pak Tomo.</p>
<p>Saat jumlah anak peraih nilai 10 per mata pelajaran disebutkan, para orang tua, rekan-rekan sang penulis dan sang penulis sendiri kini mulai bertanya-tanya. Menurut penuturan ibu saya, puluhan pasang mata para orang tua murid kelas IXA tiba-tiba langung tertuju ke Ibu sang penulis dan menjadi pusat perhatian dadakan karena diduga sang penulis mendapat nilai 10 pada salah satu mata pelajaran, terutama bahasa Inggris. Kepala sekolah kini menginstruksikan untuk membuka amplop yang telah dibagikan oleh wali kelas. Dag-dig-dug-serrr&#8230;..Setelah orang tua membuka amplop berwarna putih  (diibaratkan seperti membuka amplop gajian),  semua orang tua bangga bukan riang. SMP 2 Semarang lulus 100%. Lalu siapa yang mendapat nilai 10? Itu masih tanda tanya. Semua orang tua saling <em>share</em> nilai UN  (atau yang biasa kita kenal dengan NEM [Nilai Ebtanas Murni]) ke orang tua yang lain.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094693.jpg"><img class="size-medium wp-image-357 aligncenter" title="200620094693" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094693.jpg?w=227&#038;h=170" alt="200620094693" width="227" height="170" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094694.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-359" title="200620094694" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094694.jpg?w=227&#038;h=170" alt="200620094694" width="227" height="170" /></a></p>
<p align="center"><em>(Kegembiraan menyelimuti seluruh guru, murid, dan orang tua. Tampak: Ibu Etty [sebelah kiri berbaju ungu, melambaikan tangan] dan Pak Bani Haris [memegang mic])</em></p>
<p align="center"><em><br />
</em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p>Setelah puas meng-share nilai satu sama lain, saatnya para siswa melakukan sujud syukur di lapangan depan. “Hari ini kita berbangga hati karena kita mengembalikan kejayaan 2 tahun lalu.”. Sujud syukur dipimpin oleh Pak Bani Haris dan diikuti oleh seluruh murid dan guru. Hebatnya lagi, tidak ada acara corat-coret seragam dan aksi keliling kota dengan trek-trekan. Beda dari sekolah lain. Sebagai simbol kelulusan, para siswa mencopot baju seragamnya, dan secara simbolis pula seragam tersebut diberikan ke Pak Tomo. Akhirnya, penantian kami selama ini dengan penuh kerja keras tercapai juga. Alhamdulillah&#8230;.</p>
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094698.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-363" title="200620094698" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094698.jpg?w=242&#038;h=181" alt="200620094698" width="242" height="181" /></a></p>
<p align="center"><em>(Beberapa siswa yang ditunjuk secara simbolis mencopot seragam SMP-nya sebagai tanda kelulusan)</em></p>
<p align="center"><em><br />
</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Horison lantai 9 kalau Plasa Simpang Lima lantai 7</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/270620094708.jpg"><img class="size-medium wp-image-358 aligncenter" title="270620094708" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/270620094708.jpg?w=278&#038;h=208" alt="270620094708" width="278" height="208" /></a><br />
</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><em>(Suasana megah pada acara pelepasan siswa kelas IX &amp; Aksel II SMP 2 Semarang)</em></p>
<p>Seorang wakil dari Dinas Pendidikan Kota berkata,”<em>Hebat sekali, untuk sekelas SMP bisa menyelenggarakan pesta pelepasan semegah ini</em>.”. Para <em>audiens</em> memberikan <em>applause</em> yang meriah. Ya, tanggal 27 Juni, seminggu setelah pengumuman hasil UN, merupakan hari syukuran (pelepasan) siswa dan orang tua yang dilaksanakan di <strong><em>Hotel Horison lt. 9 atau Plasa Simpang Lima lt. 7 . </em></strong>Bertepatan dengan hari syukuran, tanggal 27 Juni sekaligus pengumuman PPD SMA RSBI tahap II yang bikin jantung <em>dag-dig-dug-serrr. </em>Sambil menunggu, para siswa, termasuk sang penulis; menikmati sajian acara yang disediakan. Kelasnya si penulis ini mebuka acara berupa pertunjukkan band. Ibu si penulis pun karena tidak betah duduk berlama-lama, jadi diputuskan untuk pulang lebih awal.</p>
<p align="center">
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002613.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-360" title="S5002613" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002613.jpg?w=264&#038;h=198" alt="S5002613" width="264" height="198" /></a></p>
<p align="center">(Sang penulis [tengah, berkacamata] berfoto bersama teman-teman)</p>
<p align="center">
<p align="center">
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002618.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-361" title="S5002618" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002618.jpg?w=237&#038;h=178" alt="S5002618" width="237" height="178" /></a></p>
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002620.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-362" title="S5002620" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002620.jpg?w=236&#038;h=176" alt="S5002620" width="236" height="176" /></a></p>
<p align="center">(Beberapa skrinsut saat sang penulis berfoto bersama)</p>
<p align="center">
<p>Berbagai macam acara pun disuguhkan satu per satu. Ada juga pertunjukan berupa drama musikal yang bertajuk “Opera Dunia”. Di sela-sela pertunjukkan, ada pembagian doorprize yang hadiahnya (sangat) menarik. Salah satu teman saya mendapatkan doorprize berupa sandal jepit swallow.</p>
<p>Selain hiburan, acara penyerahan secara simbolis orang tua ke siswa juga tak luput dari agenda acara. Setelah itu, ada acara yang ditunggu-tunggu. Yaitu pembagian hadiah bagi siswa berprestasi dan siswa yang mendapatkan nilai 10 pada UN dan US. Bagi yang mendapatkan nilai 10 mereka mendapat duit sebesar 100 ribu. Sayang, sang penulis tak ikut dalam kegembiraan ini. Tak apalah..</p>
<p>Pukul 12.00 saatnya makan siang. Tempatnya pun sudah dipersiapkan. Tetapi, tempat makan bagi para siswa kursinya hanya bisa dihitung dengan jari (seperti itulah prasmanan). Tetapi, mengingat sabda rasul yang menyatakan bahwa makan sambil berdiri hukumnya haram, maka area yang masih kosong digunakan sebagai lesehan. Pakai karpet kok. Setelah makan, saatnya doa bersama yang dipandu oleh Pak Hanung. Di saat doa, tak pelak ada siswa yang sedikit menitikkan air mata. Hik..hikk..Mungkin karena tidak dapat berkumpul lagi seperti saat SMP.</p>
<p>Acara pun selesai. Para siswa dan orang tua pun pulang dan mengucapkan terima kasih kepada guru-guru. Bagi yang belum pulang, ada yang memanfaatkan waktunya untuk berfoto bersama seperti sang penulis lakukan. Sebelum pulang, saya pamit ke guru-guru sekaligus mengucapkan terima kasih.</p>
<p>Akhir kata, tibalah saatnya kita mengucapkan adios, sayonara, sampai jumpa pada kesempatan yang berikutnya. Telah banyak kisah dan kenangan di SMP walaupun ada yang belum saya posting ke blog ini karena saking banyaknya dan harus diseleksi mana yang akan ditampilkan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membimbing sang penulis selama 3 tahun di SMP.</p>
<p>Terima kasih&#8230;</p>
<p align="center">
<p><strong><em><span style="text-decoration:underline;">*untuk chapter “Ujian Praktek Seni Rupa” sebagian dokumentasi oleh Adit ‘Gepeng’ Syarif</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="text-decoration:underline;">*chapter “Horison lantai 9 kalau Plasa Simpang Lima lantai 7” sebagian dokumentasi oleh Raditya Luthfi</span></em></strong></p>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:933px;width:1px;height:1px;"><!--[if !mso]&gt; &lt;!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0 false    false false false  IN X-NONE AR-SA                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:Arial; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:Arial; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:9pt;line-height:115%;">(Kelas IX-A saat showtime dalam pentas seni intern SMP 2 Semarang)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:9pt;line-height:115%;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ujian Praktek Seni Musik (biasanya berupa drama musikal) di sekolah sang penulis ini melibatkan semua teman-teman satu kelas. Sudah menjadi tradisi tahunan, jika UP Seni Musik berupa pagelaran seni yang diisi oleh kelas IX &amp; aksel II. Panitia pensi (pentas seni)-nya pun anak-anak kelas IX &amp; Aksel II. Persiapan drama di kelas sang penulis cukup matang, 3 bulan lamanya latihan. Namun, ketika seminggu menjelang UN dan 2 hari sebelum Ujian Sekolah, latihan drama di-<em>postpone</em> dulu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dalam <em>chapter</em> kali ini, saya mencoba mengulas <em>behind the scene-</em>nya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Perumusan alur cerita dan naskah dialog dimulai pada bulan Maret, dimana pada bulan tersebut sering diadakan <em>try out</em> (uji coba) UN. Perumusan dilakukan oleh beberapa rekan sang penulis. Perumusan diwarnai pengajuan pendapat dan pemikiran yang sangat kritis. Baru pada seminggu kemudian naskah dan cerita sudah jadi, yang berjudul Tobatnya Si Tobil. Drama ini menceritakan seorang anak yang bernama Tobil (Agra) saat masa balita nurut sama orang tua namun saat beranjak dewasa si Tobil ini mulai menunjukkan kenakalannya, seperti bermain judi menjelang adzan maghrib. Setelah berjudi, Tobil pun minggat dari rumah dengan dalih mau beli pulsa. Mak Saidah (Nineteen) pun merasa tertipu bertahun-tahun lamanya. Selama di perantauan, Tobil menemui tokoh-tokoh aneh tapi memberikan motivasi bagi dirinya. Sebut saja team Bajak Laut, Jeng Kellin, Borok Obama (plesetan dari presiden AS), dsb.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:9pt;line-height:115%;">(Suasana perumusan naskah)</span></em></p>
<p><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Agar semua teman-teman terlibat (tentunya agar adil), dibentuklah kepanitiaan tingkat kelas yang mengurusi drama musikal ini. Pembentukan panitia juga melibatkan satu kelas, dan pendapat para rekan-rekan dapat teraspirasi semua. Dalam menentukan lagu apa yang akan dipakai, tim kreatif rembugan terlebih dahulu. Untuk tim band, nantinya dapat mengaransemen lagu sendiri</span></p>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/319/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=319&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/07/16/catatan-akhir-di-smp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/img_15813.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_1581</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/img_1622.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_1622</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/snapshot20090709172422.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">snapshot20090709172422</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/210320094458.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">210320094458</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/210320094459.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">210320094459</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So4AGkUHm7I/AAAAAAAAAW4/G6gm7ljOtQQ/s320/090420094518.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So3-dTc_TvI/AAAAAAAAAWw/l54ayZP82AU/s320/060520094585.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So4Afl9-LmI/AAAAAAAAAXA/5EhYPlofW1Q/s320/PHTO0103.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/phto01071.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PHTO0107</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/snapshot20090822195143.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">snapshot20090822195143</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0014.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0014</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0020.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0020</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0023.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0023</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094693.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">200620094693</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094694.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">200620094694</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094698.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">200620094698</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/270620094708.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">270620094708</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002613.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">S5002613</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002618.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">S5002618</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002620.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">S5002620</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nyontreng di Redaksi CSG</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/07/08/nyontreng-di-redaksi-csg/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/07/08/nyontreng-di-redaksi-csg/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 06:54:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=311</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 8 Juli pukul 12.40, seorang panitia pemungutan suara (PPS), saksi dan hansip datang ke redaksi Catatan Si Ghamdan (CSG). Ada ada ini? Saya disuruh nyontreng apa saya ada sesuatu yang harus diselesaikan? Ooooo&#8230;.ternyata ada salah satu dari kerabat saya didatangi petugas untuk nyontreng dalam pilpres kali ini. Barang bawaannya cukup sederhana, beberapa berkas, surat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=311&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tanggal 8 Juli pukul 12.40, seorang panitia pemungutan suara (PPS), saksi dan hansip datang ke redaksi Catatan Si Ghamdan (CSG). Ada ada ini? Saya disuruh nyontreng apa saya ada sesuatu yang harus diselesaikan? Ooooo&#8230;.ternyata ada salah satu dari kerabat saya didatangi petugas untuk nyontreng dalam pilpres kali ini. Barang bawaannya cukup sederhana, beberapa berkas, surat suara, dan sepidol.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-medium wp-image-313 aligncenter" title="PIC_0041-1" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0041-1.jpg?w=300&#038;h=185" alt="PIC_0041-1" width="300" height="185" /></p>
<p style="text-align:center;">(<em>Pemilu tetap rahasia, maka dari itu sang penulis meng-crop wajah sang pemilih dan mensensor surat suara)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">Tidak kurang dari satu menit, kerabat saya sudah selesai mencontreng. Cukup satu kali contreng pada surat suara. Mungkin memilihnya cepat karena sudah sangat tahu kandidatnya. Saat itu juga, kerabat saya langsung melipat dan menyerahkan surat suara ke PPS disaksikan saksi-saksi. Selesailah sudah mencontreng yang kurang satu menit tapi dampaknya untuk lima tahun mendatang. Kita lihat saja.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-314 aligncenter" title="PIC_0042-(2)" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0042-2.jpg?w=240&#038;h=205" alt="PIC_0042-(2)" width="240" height="205" /><em>(Dalam keadaan sudah tertutup dan tencontreng, surat suara langsung diserahkan ke PPS)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;"><span style="text-decoration:underline;">*<strong><em>identitas dijamin rahasia, tetap mendukung asas pemilu LUBERJUDIL</em></strong> <strong><em>(Langsung Umum Bebas Rahasia Jujur &amp; Adil)</em></strong></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/311/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=311&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/07/08/nyontreng-di-redaksi-csg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0041-1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0041-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0042-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0042-(2)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Facebook oh Facebook</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/04/05/facebook-oh-facebook/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/04/05/facebook-oh-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2009 02:45:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[
Di awal tahun 2009 ini, saya dikejutkan dengan fenomena Facebook (fb). Tiba-tiba mak jegagik, teman-teman di kelas atau bahkan di sekolah saya sudah mempunyai akun fb. Dalam artikel kali ini saya coba mengulas tentang social networking ini yang siapa tahu akan menjatuhkan friendster.
Facebook pada awalnya (menurut buku yang pernah saya baca) di Indonesia digunakan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=287&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-299" title="150320094448" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/03/150320094448.jpg?w=281&#038;h=211" alt="150320094448" width="281" height="211" /></p>
<p>Di awal tahun 2009 ini, saya dikejutkan dengan fenomena Facebook (fb). Tiba-tiba mak jegagik, teman-teman di kelas atau bahkan di sekolah saya sudah mempunyai akun fb. Dalam artikel kali ini saya coba mengulas tentang social networking ini yang siapa tahu akan menjatuhkan friendster.</p>
<p>Facebook pada awalnya (menurut buku yang pernah saya baca) di Indonesia digunakan oleh para pelajar yang menuntut ilmu di negeri Paman Sam atau ekspatriat yang menetap di sini. Beberapa tahun kemudian, fb kini digandrungi para remaja di Tanah Air. Ya. Saat saya berkunjung ke Jakarta beberapa waktu lalu, saya banyak melihat orang dengan lap di atasnya membuka fb. Kita bisa menyebutnya dampak globalisasi.</p>
<p>Para pengguna fs beralih ke fb mungkin disebabkan karena pepaknya fitur fb dan keamanannya yang lebih baik dari fs. Fitur-fiturnya sih menarik, diantaranya:</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-300 aligncenter" title="scrshot-1" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-1.jpg?w=287&#038;h=212" alt="scrshot-1" width="287" height="212" /></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Tag Photo)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-301" title="scrshot-3" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-3.jpg?w=223&#038;h=169" alt="scrshot-3" width="223" height="169" /></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Wall/microblogging)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em><img class="alignnone size-full wp-image-304" title="scrshot-4" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-41.jpg?w=263&#038;h=263" alt="scrshot-4" width="263" height="263" /><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Chatting di dalam web)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-302 aligncenter" title="scrshot-2" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-2.jpg?w=199&#038;h=144" alt="scrshot-2" width="199" height="144" /></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Melihat orang yang online)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p>Bahkan kita pun tidak ketahuan melihat profile si teman walaupun kita sudah log in.</p>
<p>Sayang, profile di fb tidak dapat diubah-ubah themenya. Sebenarnya ada caranya. Tapi lain kali ya&#8230;</p>
<p>Lucunya, biodata di facebook bisa kita isi tahun lahirnyanya di bawah 17 tahun (mis. tahun lahir 1994). Lebih baik kalau saya sarankan jika membuat akun fb, gunakanlah nama asli agar teman-teman Anda tahu. Tidak seperti fs pastinya memakai nama samaran yang namanya nggak jelas.</p>
<p>Melihat antusiasme masyarakat yang menggunakan fb setiap saat, rasanya tak mungkin fb akan jatuh dengan sendirinya. Hanya waktu yang menentukan ^_^</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/287/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=287&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/04/05/facebook-oh-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/03/150320094448.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">150320094448</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">scrshot-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">scrshot-3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-41.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">scrshot-4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">scrshot-2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alamat: Rumah Sakit</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/23/alamat-rumah-sakit/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/23/alamat-rumah-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 12:46:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Pengenalan tertib berlalulintas hendaknya diberikan sejak dini. Tapi, apa yang terjadi bila anak kecil diabaikan dalam berlalulintas, lebih tepatnya dalam berboncengan di motor. Anak kecil duduk tidak normal seperti halnya pengguna sepeda motor pada umumnya. Mungkin, anak kecil ini tidak tahu bila mungkin resikonya sangat fatal. Kemungkinan lain, anak ini terpaksa duduk seperti ini karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=280&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pengenalan tertib berlalulintas hendaknya diberikan sejak dini. Tapi, apa yang terjadi bila anak kecil diabaikan dalam berlalulintas, lebih tepatnya dalam berboncengan di motor. Anak kecil duduk tidak normal seperti halnya pengguna sepeda motor pada umumnya. Mungkin, anak kecil ini tidak tahu bila mungkin resikonya sangat fatal. Kemungkinan lain, anak ini terpaksa duduk seperti ini karena sedang tidak mood dengan adiknya. Apalagi, anak kecil ini tidak menggunakan helm.</p>
<p align="center"><a href="http://3.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SVDdHiCiaDI/AAAAAAAAAVM/qp7VNIWl9cQ/s1600-h/240820082781.jpg"><img src="http://3.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SVDdHiCiaDI/AAAAAAAAAVM/qp7VNIWl9cQ/s320/240820082781.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p align="center"><em>(Anak kecil yang berani menantang maut di jalanan)</em></p>
<p align="center">
<p>Bahaya yang menimpa anak ini bukan hanya mampir di rumah sakit, tetapi hati orang tuanya akan teriris-iris berkali-kali seperti di iklan undian sebuah bank swasta. Seyogyanya para orang tua mengingatkan anaknya untuk mengerti bahayanya tidak tertib berlalulintas. Anda ingin seperti anak kecil ini? Alamatnya hanya di rumah sakit.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=280&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/23/alamat-rumah-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SVDdHiCiaDI/AAAAAAAAAVM/qp7VNIWl9cQ/s320/240820082781.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mengorbankan Estetika</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/23/mengorbankan-estetika/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/23/mengorbankan-estetika/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 11:18:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=276</guid>
		<description><![CDATA[Pemilu semakin dekat. Para kandidat mulai mengkampanyekan dirinya dengan mengumbar berbagai proker (program kerja). Selain mengumbar, para kandidat juga menyebarkan poster, pamflet, dsb. agar masyarakat mau memilihnya. Tetapi, apa yang Anda lakukan bila salah seorang yang tak dikenal tiba-tiba memasang poster tersebut di depan rumah Anda tanpa permisi dan poster tersebut dipasang dengan lem yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=276&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pemilu semakin dekat. Para kandidat mulai mengkampanyekan dirinya dengan mengumbar berbagai proker (program kerja). Selain mengumbar, para kandidat juga menyebarkan poster, pamflet, dsb. agar masyarakat mau memilihnya. Tetapi, apa yang Anda lakukan bila salah seorang yang tak dikenal tiba-tiba memasang poster tersebut di depan rumah Anda tanpa permisi dan poster tersebut dipasang dengan lem yang sangat kuat? Inilah yang terjadi di rumah si penulis.  Poster yang berisi program kerja memurahkan sembako ini tiba-tiba terpasang , tidak tahu siapa yang memasang.</p>
<p align="center"><img class="size-full wp-image-277 aligncenter" title="pamflet" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/12/161220083924.jpg?w=265&#038;h=198" alt="pamflet" width="265" height="198" /><em>(Poster kampanye yang mengorbankan estetika)</em></p>
<p>Sang penulis ingin poster tersebut terlepas dari tembok. Sayang, poster ini pada akhirnya membekas ketika dilepas.</p>
<p align="center"><img class="alignnone size-full wp-image-278" title="pamflet-2" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/12/161220083925.jpg?w=259&#038;h=194" alt="pamflet-2" width="259" height="194" /></p>
<p align="center"><em>(Tembok pun kini menjadi kotor)</em></p>
<p>Hendaknya tulisan ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar suatu saat jika kita berkampanye tidak mengorbankan estetika rumah orang dan tidak merugikan siapapun. Wahai pemasang poster, kamu jangan mau uangnya saja untuk mengotori rumahku ini. Awas jika terulang lagi&#8230;.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/276/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=276&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/23/mengorbankan-estetika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/12/161220083924.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pamflet</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/12/161220083925.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pamflet-2</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>