<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Catatan Si Ghamdan</title>
	<atom:link href="http://ghamdan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ghamdan.wordpress.com</link>
	<description>Memperingati 40 hari meninggalnya kakek sang penulis</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2009 03:30:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ghamdan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/3f17d02e82097967cc3f3df420da2fa5?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Catatan Si Ghamdan</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Malam Minggu Ekspedisi Lawang Sewu</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/10/22/malam-minggu-ekspedisi-lawang-sewu/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/10/22/malam-minggu-ekspedisi-lawang-sewu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 12:37:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[

(Lawang Sewu di siang hari, [19/10/2009])


Judulnya nggak salah tulis kok. Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu Lawang Sewu ini saya berikan sekilas infonya. Lawang Sewu merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Semarang yang terletak di seberang Monumen Tugu Muda dan terkenal akan banyaknya pintu di bangunan ini.. Bahkan, hingga kini, belum ada informasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=372&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><strong><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/191020094915-1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-378" title="191020094915-1" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/191020094915-1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="191020094915-1" width="300" height="225" /></a><br />
</strong></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Lawang Sewu di siang hari, [19/10/2009])</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Judulnya <em>nggak</em> salah tulis <em>kok</em>. Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu Lawang Sewu ini saya berikan sekilas infonya. Lawang Sewu merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Semarang yang terletak di seberang Monumen Tugu Muda dan terkenal akan banyaknya pintu di bangunan ini.. Bahkan, hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai jumlah pintu yang pasti. Setiap ada orang yang menghitung jumlah pintu, hasilnya akan berbeda satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya bangunan ini disebut Lawang Sewu. Selain itu, bangunan milik PJKA ini terkenal akan keangkerannya. Walau saat pemerintahan kolonial Belanda digunakan untuk kantor kereta api,  konon, di Lawang Sewulah pembantaian para pribumi terjadi selama masa penjajahan Jepang.</p>
<p style="text-align:left;">Oke, kita beralih ke pokok cerita. Saya bersama teman-teman <em>9A Rockstar</em> setelah acara berbuka puasa (sekaligus reuni)  saat puasa Ramadhan 1430H yang lalu,  berencana menjelajahi Lawang Sewu. Saya pun dengan senang hati menyanggupi karena saya sudah tidak mengunjungi Lawang Sewu selama 6 tahun. Jujur saja, menjelajahi  Lawang Sewu di malam hari baru kali ini saya lakoni.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0815.jpg"><img class="size-medium wp-image-379 aligncenter" title="PIC_0815" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0815.jpg?w=268&#038;h=201" alt="PIC_0815" width="268" height="201" /></a></p>
<p style="text-align:center;">(<em>Sang penulis [tengah berkacamata] bersama teman-teman Rockstar saat buka puasa bersama)</em></p>
<p style="text-align:left;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;">Dengan mengendarai sepeda motor dari Waroeng Steak di bilangan Imam Bonjol (belakang rumah kedua sang penulis) menuju Lawang Sewu hanya membutuhkan waktu kurang lebih hanya 3 menit. Sang penulis karena tidak punya kendaraan sendiri (baca: sepeda motor)  terpaksa <em>nebeng</em>.  Otomatis, karena tidak punya sepeda motor, sang penulis tidak mempunyai helm. Alhasil, sang penulis meminjam topi kepada Acong. Untung tidak ada polisi sepanjang jalan.</p>
<p style="text-align:left;">Akhirnya, sampai juga ke lokasi “penjelajahan”.  Dalam benak saya, Lawang Sewu itu hanya ramai pada musim liburan saja. <em>Ternyata eh ternyata</em>, malam minggu pun juga ramai <em>bak pasar malam</em>. Simpang Lima pun kalah. Selain Lawang Sewu, Monumen Tugu Muda yang ada di seberang Lawang Sewu juga dibilang sangat ramai. Kebanyakan orang-orang (terutama muda-mudi) memanfaatkan waktunya untuk <em>narsis</em> dan <em>nongkrong</em>. Sebelum kami memasuki Lawang Sewu, kami menyempatkan diri untuk berfoto ria.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0841.jpg"><img class="size-medium wp-image-380 alignnone" title="PIC_0841" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0841.jpg?w=216&#038;h=162" alt="PIC_0841" width="216" height="162" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0833.jpg"><img class="size-medium wp-image-381 aligncenter" title="PIC_0833" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0833.jpg?w=204&#038;h=153" alt="PIC_0833" width="204" height="153" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Foto-foto dulu sebelum masuk)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Karena Agra sudah <em>janjian</em> dengan pacarnya untuk mengikuti “ekspedisi” ini, maka Agra dengan motornya lari tunggang langgang untuk menjemputnya di sekitar Java Mall. Tak terasa 45 menit telah berlalu. Sebagian dari kami dengan tanda kutip kesal dan berinisiatif melakukan ekspedisi  tanpa Agra. Akhirnya orang yang kami tunggu-tunggu dan yang <em>dirasani</em> datang juga.</p>
<p style="text-align:left;">Karena masuk Lawang Sewu juga ada HTM-nya (biaya untuk membayar <em>guide</em>nya), maka kami urunan masing-masing 5000 rupiah. Sebelum masuk, saya sempat mendengar cerita (bisa dikatakan mitos) dari salah satu teman saya bahwa jika seseorang yang sedang datang bulan tidak diperkenankan memasuki Lawang Sewu. Beberapa dari kami (tentuntya yang kedatangan si bulan) sempat takut (pada akhirnya mitos tersebut tidak terbukti!). Pukul 20.00 tepat, kami memulai ekspedisi kami.</p>
<p style="text-align:left;"><em>Guide</em> kami pun menyarankan untuk bergandengan tangan agar tidak kesasar. Begitu masuk ke Lawang Sewu, terlihat perlengkapan tukang. Ya. Karena Lawang Sewu dalam tahap pemugaran dan rencananya akan dijadikan kantor PJKA yang semula berlokasi di Jl. MH Thamrin. Sayang, kami pun tidak dapat melewati bagian Lawang Sewu yang ada kaca mozaiknya yang indah.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0847.jpg"><img class="size-medium wp-image-382 aligncenter" title="PIC_0847" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0847.jpg?w=186&#038;h=248" alt="PIC_0847" width="186" height="248" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Salah satu sudut di lawang sewu)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0851.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-383" title="PIC_0851" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0851.jpg?w=195&#038;h=261" alt="PIC_0851" width="195" height="261" /></a><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;"><em> </em><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Salah satu ruangan yang tampak “belum” terawat)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0852.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-384" title="PIC_0852" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0852.jpg?w=230&#038;h=172" alt="PIC_0852" width="230" height="172" /></a><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;"><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Romongan selalu stay close agar tidak kesasar)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Kini, <em>guide</em> mulai memberikan pemahaman kami tentang beberapa ruangan dan sudut yang ada di sekitar . Dari sini terlihat agak jelas Tugu Muda (walau hanya pucuknya). Ekspedisi dilanjutkan kembali. Dengan berbekal 2 senter, kami masih merasa takut. Pencahayaan senter tampaknya kurang cukup untuk menemani kami. Bahkan, sang penulis pun juga merasa agak takut. Beberapa dari kami memegang tas sang penulis agar tak kesasar.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0854.jpg"><img class="size-medium wp-image-386 aligncenter" title="PIC_0854" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0854.jpg?w=198&#038;h=148" alt="PIC_0854" width="198" height="148" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Sang guide saat sedang menjelaskan sesuatu)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;"><em> </em></p>
<p style="text-align:left;">Saat kami melewati sebuah gedung yang luasnya agak sempit dan besar, kami mencoba bertanya apakah itu.  “Itu merupakan gedung WC”. Ya, orang-orang Belanda dulu membangun sebuah bangunan dan WC-nya itu pasti dipisah agar tidak terkesan jorok. Kini, kami mulai putar-putar. Melewati banyak anak tangga. Perasaan bingung dan agak takut pun muncul</p>
<p style="text-align:left;">“Tunggu, jalannya jangan diseret.”</p>
<p style="text-align:left;">“Lho, kenapa?”</p>
<p style="text-align:left;">“Bleduknya itu lho kemana-mana”.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0855.jpg"><img class="size-medium wp-image-388 aligncenter" title="PIC_0855" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0855.jpg?w=156&#038;h=208" alt="PIC_0855" width="156" height="208" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0856.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-389" title="PIC_0856" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0856.jpg?w=224&#038;h=168" alt="PIC_0856" width="224" height="168" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Banyak sekali tangga yang harus kami lalui)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Akhirnya, kami sampai di lantai 3 atau lantai teratas. Kami diajak ke sebuah ruangan. Di sini terdapat fondasi atap yang terbuat dari besi yang terkena peluru saat <em>Pertempuran 5 Hari</em>.</p>
<p style="text-align:left;"><em>“Coba kalian lihat, di situ ada darah.” </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>“Mana&#8230;?” </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>“Itu” </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>“HAAA&#8230;AAAAAAAA” </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>“Tenang, itu darah bo’ongan kok. Itu bekas syuting dulu-dulu. “ </em></p>
<p style="text-align:left;">Memang, Lawang Sewu sering dijadikan para sineas sebagai setting dalam film mereka. Film yang bersettingkan di Lawang Sewu antara lain <em>Merah Putih, KCB,  dan AAC</em>. Setelah itu, kami pun diajak ke atap pemandangan. Betul. Kami dapat melihat Tugu Muda sangat jelas dan indah. Seketika itu juga, kami menyempatkan untuk berfoto ria.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0866.jpg"><img class="size-medium wp-image-387 aligncenter" title="PIC_0866" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0866.jpg?w=246&#038;h=184" alt="PIC_0866" width="246" height="184" /></a></p>
<p style="text-align:left;"><em> </em></p>
<p style="text-align:left;"><em>(Sang penulis [2 dari kiri] berfoto bersama sebagian teman-teman dengan latar belakan Tugu Muda)</em></p>
<p style="text-align:left;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Setelah puas foto-foto, kami diajak ke sebuah ruangan yang sangat besar.</p>
<p style="text-align:left;"><em>“Dulu, pas jaman Belanda digunakan untuk acara makan-makan. Tapi, di saat Jepang digunakan sebagai kamar pembantaian atau kasarnya disebut kamar penyembelihan.” </em></p>
<p style="text-align:left;">Wow. Karena tak ingin lama-lama, selain agak takut juga pengap, maka kami langsung turun. Turunnya dengan tangga yang unik. Gude menyebutnya “tangga titanic”. Tangga semacam ini saya pernah lihat di film Indiana Jones jilid 3 saat Indiana di perpustakaan di Italia.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0869.jpg"><img class="size-medium wp-image-390 aligncenter" title="PIC_0869" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0869.jpg?w=162&#038;h=218" alt="PIC_0869" width="162" height="218" /></a></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><em>(“Tangga titanic” yang tampak karatan)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Ekspedisi dilanjutkan menuju ke sebuah lorong. Tetapi di tengah ekspedisi, <em>guide</em> berkata “Itu kamu bisa lihat <em>Carrefour</em> dengan jelas. Tuh ada orang bawa trolinya.”  Mungkin di Indonesia, tepatnya di Semarang, kita bisa menjumpai <em>Carrefour </em>di sebelah bangunan cagar budaya. Akhirnya kami sampai di lorong tersebut. Lorong ini namanya aku lupa. Tetapi ini bagian lorong yang sangat angker di sini, katanya.</p>
<p style="text-align:left;">“Coba yang bawa rokok nyalakan rokoknya. Saya akan mempertunjukkan sulap.”</p>
<p style="text-align:left;">Seketika yang bawa rokok memberikan satu puntung rokok sekaligus korek api kepada <em>guide</em>. Rokok pun dinyalakan.</p>
<p style="text-align:left;">“Lihat apa yang terjadi. Rokoknya tiba-tiba terhisap dengan sendirinya.”</p>
<p style="text-align:left;"><em>“Ini, coba kamu rasakan</em>.”</p>
<p style="text-align:left;">Ragil pun penasaran dan mencobanya. Di tengah-tengah, Ragil batuk-batuk. Apa ini. Ini tadi kan rasa mentol, lalu “diubah” menjadi rokok kretek tanpa filter. Ooo&#8230;Ada penunggunya <em>tho.</em>..Ya udah, rokoknya diiklaskan aja, ditaruh di <em>sini</em>. Ekspedisi pun dilanjutkan.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0870.jpg"><img class="size-medium wp-image-391 aligncenter" title="PIC_0870" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0870.jpg?w=153&#038;h=204" alt="PIC_0870" width="153" height="204" /></a></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><em>(Lorong yang sempat menimbulkan tanda tanya besar)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:left;">Tak lengkap rasanya bila ke Lawang Sewu tidak berkeliling ruang bawah tanahnya. Karena sang penulis ada alasan tertentu yang kuat, maka dengan terpaksa  ia tidak ikut ekspedisi ke bawah tanah. Nineteen dan Vina pun mengikuti jejak sang penulis. Bagi yang mengkuti ekspedisi ke bawah tanah, semua barang bawaan dititipkan dan diwajibkan memakai sepatu but yang telah dipersiapkan. Senternya pun lebih besar. Saatnya bagi mereka untuk ekspedisi. Sembari saya menunggu mereka, saya berbincang-bincang sedikit dengan guidenya. Dia mengatakan:</p>
<p style="text-align:left;">“<em>Lawang Sewu itu menyaingi simpang lima sejak kurang lebih setahun yang lalu. Mungkin karena bosan dengan simpang lima, maka mencari obyek wisata yang menghibur. Tugu muda pun sama</em>. <em>Sehingga di sini (Lawang Sewu dan Tugu Muda) seperti pasar malam pindah</em>”</p>
<p style="text-align:left;"><em>Guide </em>yang namanya saya lupa ini telah melakukan pekerjaannya sebagai <em>guide</em> baru 4 bulan, sebelumnya ia menjadi pengarah parkir di sebuah warnet di dekat rumah kedua penulis saat SMP.</p>
<p style="text-align:left;">15 menit sudah ekspedisi di ruang bawah tanah berakhir. Kesan mereka yang melakukan ekspedisi di bawah tanah: GELAP dan PENGAP!.  Saat itu juga kami mengakhiri seluruh ekspedisi kami selama 1,5 jam di Lawang Sewu. Kami pun mengucapkan terima kasih kepada <em>guide</em>nya yang setia memandu kami hingga akhir ekspedisi. Jika PJKA bekerjasama dengan Pemkot melalui dinas terkait untuk memperhatikan betul potensi Lawang Sewu dan acara ekspedisi semacam ini dijadikan program wisata, pasti banyak pelancong yang akan datang dan tertarik untuk mencobanya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/372/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=372&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/10/22/malam-minggu-ekspedisi-lawang-sewu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/191020094915-1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">191020094915-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0815.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0815</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0841.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0841</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0833.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0833</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0847.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0847</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0851.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0851</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0852.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0852</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0854.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0854</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0855.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0855</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0856.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0856</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0866.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0866</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0869.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0869</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0870.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0870</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GPLB 2009, BUM!</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/10/22/gplb-2009-bum/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/10/22/gplb-2009-bum/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 11:58:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[kumpul bareng]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Mohon maaf kepada Anda karena saya postingnya agak telat 2 bulan karena saya disibukkan dengan tugas-tugas di sekolah yang anyar. Ya!
Rumah kedua sang penulis kini pindah dari semula di bilangan Brigjend Katamso menjadi di bilangan Pemuda, lebih tepatnya di depan Balaikota Semarang. Beberapa hari setelah hari pertama masuk sekolah pada tanggal 13 Juli, para siswa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=366&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>M</strong>ohon maaf kepada Anda karena saya postingnya agak telat 2 bulan karena saya disibukkan dengan tugas-tugas di sekolah yang <em>anyar</em>. Ya!</p>
<p>Rumah kedua sang penulis kini pindah dari semula di bilangan Brigjend Katamso menjadi di bilangan Pemuda, lebih tepatnya di depan Balaikota Semarang. Beberapa hari setelah hari pertama masuk sekolah pada tanggal 13 Juli, para siswa melaksanakan kemah tahunan untuk kelas X yang bernama GPLB. Pada tahun ini, kemah bertempat di sebuah perkampungan TNI di daerah Banyubiru, Ambarawa.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-12181.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-404" title="[-a-u-d-i-]1218" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-12181.jpg?w=250&#038;h=187" alt="[-a-u-d-i-]1218" width="250" height="187" /></a></p>
<p align="center"><em>(Sang penulis [tengah] bersama sebagian rekan-rekan kelas X-Olimpiade)</em></p>
<p align="center"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="text-decoration:underline;">JUMAT, 31 JULI 2009 – HARI PERTAMA</span></strong></p>
<p>Sebelum berangkat ke Banyubiru, seperti biasa para siswa tetap melaksanakan KBM. Berbagai benda dan siapa yang akan membawanya sudah dibahas jauh-jauh hari.  Setelah pulang sekolah, sang penulis mulai megepak barang . Baru setelah jumatan, pukul 13.30 mulai menuju sekolah  karena berangkat dari sekolah dilaksanakan pukul 14.00. Sesaat sampai di sekolah, saya agak bingung. Agak bingung karena yang akan berangkat terdiri dari 14 kelas. Wow.  Saya mulai mencari bus kelas saya. Akhirnya ketemu. Ternyata, yang hadir sudah banyak. Tetapi sayang, 3 orang dari rombongan kami, yaitu Mahardika <em>(Slim)</em>, Sangaji, dan Tita tidak dapat mengikuti kemah.  Perbekalan dan peralatan kelas kami pun sepertinya paling pepak <em>(outstanding)</em> diantara kelas lain. Tak lupa berpamitan ke orang tua sebelum berangkat.</p>
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04030.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-397" title="DSC04030" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04030.jpg?w=232&#038;h=174" alt="DSC04030" width="232" height="174" /></a></p>
<p align="center"><em>(Berpose dulu sebelum berangkat)</em></p>
<p align="center"><em><br />
</em></p>
<p><strong>Pukul 14.00</strong>. Kami pun berangkat, Di sela-sela perjalanan, seperti pengalaman sang penulis sebelumnya, bus-bus antar kelas saling menyalip seperti di lomba balap agar cepat sampai tujuan.  Tentu ini merupakan hal yang sangat berbahaya, tapi syukurlah tidak ada apa-apa.  Sepanjang perjalanan, Yoga (Nonog), Reza (Bun), dan beberapa dari kami menyanyikan lagu “Tak Gendong” yang diplesetkan menjadi “Tak Jebret”. Apa artinya? Yang penting kami terhibur. Makanan yang melimpah ruah juga kami bagi-bagikan untuk orang satu bus.</p>
<p>Tak terasa 2 jam telah berlalu, <strong>sekitar pukul 16.05</strong>, akhirnya kami pun sampai juga di tempat tujuan. Ternyata, sudah banyak orang-orang yang menunggu kedatangan kami. Masalah pun tiba-tiba muncul. Siapa yang akan membawa logistik sebanyak ini (air mineral botol pun 3 dus jumlahnya). Akhirnya, kami semua bergotongan bersama. Jauhnya barak untuk rombongan pria tidak menyurutkan semangat (walaupun berat). Sepertinya, enakan barak perempuan karena begitu turun dari bus tinggal 5 langkah sudah sampai. Sang penulis akhirnya sampai juga di barak. Wow, keadaannya lumayan bersih. Kini saatnya istirahat dan dilanjutkan dengan upacara pembukaan. Pembukaan kemah dilakukan oleh Kepala Sekolah (atau kami x-olim menyebutnya “bapaknya Nonog”, memang betul). Selama upacara, kelas X-olim cukup membuat kehebohan dengan tertawa sepanjang upacara karena hal &#8211; hal yang bisa dibilang orang lain sebagai hal yang kurang bisa dinalar oleh orang biasa.  Setelah upacara pembukaan, saatnya ishoma. Makanannya sudah cukup memenuhi 4 sehat 5 sempurna, tidak seperti saat saya di Desa Wisata, hanya mi rebus dan teh hangat. Terkadang, untuk menunggu waktu, beberapa dari rombongan putra menyambangi barak putri sekadar untuk meminta makanan</p>
<p align="center">
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0688.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-398" title="PIC_0688" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0688.jpg?w=228&#038;h=171" alt="PIC_0688" width="228" height="171" /></a></p>
<p align="center"><em>(Semangat teman-teman sebelum lomba tarik tambang)</em></p>
<p align="center"><em><br />
</em></p>
<p><strong>Acara pada malam ini</strong> adalah lomba tarik tambang. Nonog, Bun, Safira <em>(Sapi)</em>, Putri Fajar <em>(Puput)</em>, Gatya, Irham, Bayu, dan Yaris diajukan untuk menjadi tim tarik tambang x-olim. Ronde pertama, x-olim melawan x- 2. Ronde pertama  dilalui dengan cukup berat dan dengan perjuangan yang cukup besar.  Perjuangan itu pun membuat Nonog menarik tambang seperti orang sedang split.</p>
<p align="center">
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0697.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-401" title="PIC_0697" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0697.jpg?w=215&#038;h=161" alt="PIC_0697" width="215" height="161" /></a></p>
<p align="center"><em>(Semangat juang 45 pun diterapkan di sini)</em></p>
<p>Akhirnya, kami pun menang dengan susah payah (baru ronde pertama lhoo&#8230;). Berikutnya, ronde kedua melawan X-8. Pada ronde kedua, tim tarik tambang X-Olim langsung main tarik. Memang, pas ini kami bermain dengan (cukup) kejam tanpa memberikan persiapan bagi lawan. Tapi, ini kan just game. Pada ronde ketiga kami akhirnya mengakui kehebatan X-3. Karena lawan langsung memberikan tarikan yang kencang sedangkan kami pun hampir loyo karena sudah 2 ronde dilalui. Tim X-Olim akhirnya terseret jatuh. Bahkan, Gatya pun mengalami luka lebam. Sapi mengatakan:”<em>Aku pun jatuh dengan rasa sakit 1% dan rasa malu 99%.”</em> Sudah..sudah&#8230;ini kan hanya permainan. Iya, ya..</p>
<p align="center">
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0716.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-402" title="PIC_0716" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0716.jpg?w=231&#038;h=173" alt="PIC_0716" width="231" height="173" /></a></p>
<p align="center"><em>(Tim X-Olim terseret dan jatuh, “terpaksa” mengakui kehebatan X-3)</em></p>
<p align="center"><em><br />
</em></p>
<p>Setelah dipastikan kami tidak dapat melanjutkan perjuangan kami ke babak final, kami pun memutuskan beristirahat dan berfoto-foto ria.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0703.jpg"><img class="size-medium wp-image-399 aligncenter" title="PIC_0703" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0703.jpg?w=239&#038;h=179" alt="PIC_0703" width="239" height="179" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0705.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-403" title="PIC_0705" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0705.jpg?w=237&#038;h=177" alt="PIC_0705" width="237" height="177" /></a></p>
<p align="center"><em> </em><em> </em></p>
<p align="center"><em>(Masih semangat untuk berfoto-foto ria)</em></p>
<p align="center"><em><br />
</em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p>Beberapa menit kemudian, seluruh peserta dan panitia rame-rame nonton filem di layar tancep bermodalkan LCD projector dan laptop. Layar tancepnya pun kira-kira sebesar baliho kampanye yang paling besar. Filemnya berjudul <em>Lemony Snickets : A Series of Unfortunate Series</em>. Menceritakan 2 orang anak yang ditinggal mati ortunya karena rumahnya kebakaran. Hak asuh pun jatuh kepada paman dan bibinya. Sepanjang cerita, paman dan bibinya mengalami kecelakaan hingga nyaris meninggal.  Selama nonton filem, kami terasa nyaman dengan logistik yang sangat terpenuhi. Makanan yang dibawa sendiri pun direlakan untuk dimakan bersama. Bahkan, saking dinginnya, banyak diantara kami yang tertidur pulas beralaskan tikar. Setelah nonton filem, kami diberi instruksi oleh instruktur (yaitu tentara) mengenai persiapkan hiking besok.</p>
<p align="center"><strong><span style="text-decoration:underline;">SABTU, 1 AGUSTUS 2009. HARI KEDUA.</span></strong></p>
<p>Untuk urusan mandi, para rombongan putra x-olim bangun pagi-pagi agar dapat kebagian air karena takut juga air di bak kehabisan. Setelah sholat subuh dan semuanya prepared well, kami mendapatkan  kabar mengejutkan. Termos yang dibawa sang penulis yang dipinjamkan ke Gatya dan Dyan ini tiba-tiba saja meledak seperti bom atom (suaranya menggegerkan satu barak putri). Langsung kami rombongan putra meluncur ke barak putri untuk ke “TKP”.  Para rombongan putri dengan perasaan bersalah yang bisa dibilang SANGAT BESAR, mereka  mengatakan kepada sang penulis mengenai termosnya itu. dan tahukah engkau apa kata saya?</p>
<p><em>lupa siapa yang bilang</em> : <strong>&#8220;dan, termosmu meleduk.&#8221;</strong></p>
<p><em>aku </em>: <strong>&#8221; BUM ! &#8221; (dengan wajah yang polos !).</strong></p>
<p>Semua teman-teman X-Olim hanya bisa melongo, mangap lebar. <strong><em>HAAAA?????</em></strong> Kok <em>ngomong</em>nya enak banget ya (tanpa ada ekspresi marah). Maklum, sang penulis ini masih agak ngantuk jadinya reflek. Spontan, perkataan saya mengenai “BUM” ini menjadi buah bibir dan “BUM” ini telah menjadi trademark saya secara tak sengaja hingga saat ini.</p>
<p>Setelah kejadian “BUM” yang sangat menggegerkan, saatnya kami semua melakukan persiapan hiking dan berkumpul di barak. Kami tidak langsung berangkat. Ternyata, ada cara tersendiri untuk menentukan urutan berangkat hiking yaitu dengan menjawab beberapa pertanyaan dan menunjukkan yel.  Beberapa dari kami ada yang merasa tidak kuat kepanasan.</p>
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04073.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-400" title="DSC04073" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04073.jpg?w=220&#038;h=165" alt="DSC04073" width="220" height="165" /></a></p>
<p align="center"><em>(Dengan setia menunggu)</em></p>
<p align="center"><em><br />
</em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p>Akhirnya, dengan perjuangan cukup panjang, berat, dan panas, kami berhasil membuat yel yang membuat orang kaget saat mendengar. Sedangkan, untuk urusan  menjawab pertanyaan, kami harus antri dengan kelas lain. Yaris mendapat mandat untuk mewakili x-olim dalam urusan ini.  Yah, akhirnya, Yaris bisa menjawab pertanyaan !</p>
<p>(bersambung lagi&#8230;)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/366/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=366&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/10/22/gplb-2009-bum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/a-u-d-i-12181.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">[-a-u-d-i-]1218</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04030.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04030</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0688.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0688</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0697.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0697</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0716.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0716</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0703.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0703</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/pic_0705.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0705</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/10/dsc04073.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC04073</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan Akhir di SMP</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/07/16/catatan-akhir-di-smp/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/07/16/catatan-akhir-di-smp/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 13:11:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[kumpul bareng]]></category>
		<category><![CDATA[meriah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=319</guid>
		<description><![CDATA[Ya, tidak terasa blog ini telah menemani si penulis dalam kesehariannya dalam masa SMP. Saya sudah tidak menyangka akan secepat itu. Beberapa bulan terakhir saya memang sudah jarang posting dikarenakan schedule yang sangat padat untuk mempersiapkan ujian dan tes PPD SMA. Dalam kesempatan kali ini, saya akan menampilkan catatan akhir masa SMP saya, terurama di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=319&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ya, tidak terasa blog ini telah menemani si penulis dalam kesehariannya dalam masa SMP. Saya sudah tidak menyangka akan secepat itu. Beberapa bulan terakhir saya memang sudah jarang posting dikarenakan <em>schedule</em> yang sangat padat untuk mempersiapkan ujian dan tes PPD SMA. Dalam kesempatan kali ini, saya akan menampilkan catatan akhir masa SMP saya, terurama di kelas IX.</p>
<p><strong>Melukis Mural di Tembok </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;" align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/img_15813.jpg?w=300"><strong><img class="size-medium wp-image-325 aligncenter" title="IMG_1581" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/img_15813.jpg?w=276&#038;h=204" alt="IMG_1581" width="276" height="204" /></strong></a><em>(Sang Penulis [paling kanan] bersama rekan-rekan ROCKSTAR IXA)</em></p>
<p align="center"><em><br />
</em></p>
<p>Setiap tahunnya, para siswa yang akan ujian praktek mendapat media menggambar berbeda. Untuk tahun ini, para siswa menggunakan media tembok untuk menggambar sebuah mural. Tentunya tidak bekerja secara individu, melainkan kelompok. Tema muralnya tidak lain adalah pendidikan dan lingkungan (pilih salah satu). Sebelumnya, satu kelas dibagi menjadi 6 kelompok. Setiap kelompok masing-masing membuat satu sketsa sesuai tema. Saat merancang banyak masukan dari para anggota kelompok. Maka, beberapa hari kemudian sketsa pun jadi dan salinannya diserahkan ke guru pengampu. Setelah diseleksi pada pertemuan antar kelas (yang dihadiri oleh semua ketua kelas IX dan Aksel II), maka untuk masing-masing kelas terpilih dua karya. Maka, satu kelas yang semula 6 kelompok dilebur menjadi 2 kelompok (kecuali Aksel II, cukup 1 kelompok saja). Bagaimana dengan alat lukisnya? Sudah disediakan. Cukup bayar 80 ribu per kelompok (sudah termasuk kaleng cat 12 warna, beberapa kuas, pengencer, dan tiner).</p>
<p align="center">
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/img_1622.jpg?w=300"><img class="alignnone size-medium wp-image-326" title="IMG_1622" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/img_1622.jpg?w=241&#038;h=182" alt="IMG_1622" width="241" height="182" /></a></p>
<p align="center"><em>(Tempat untuk melukis pun sudah ditentukan pada pertemuan antar kelas, 1 kelas @ 2 kelompok bersebelahan)</em></p>
<p>Saat hari H, hanya kelasnya si penulis dan kelas IXB saja yang mengerjakan ujian praktek (UP). Jadwalnya pun sudah ditentukan jauh-jauh hari. Yang unik adalah, semua siswa menggunakan baju yang <em>notabene</em> sudah jarang dipakai (baca: calon gombal). Biar nggak repot nyuci, bisa langsung dibuang, ha..ha..ha..</p>
<p><div><embed src='http://widget-c2.slide.com/widgets/slideticker.swf' type='application/x-shockwave-flash' quality='high' scale='noscale' salign='l' wmode='transparent' flashvars='site=widget-c2.slide.com&#038;channel=2233785415200182722&#038;cy=wp&#038;il=1' width='426' height='320' name='flashticker' align='middle' /><div style='width: 426px;text-align:left;'><a href='http://www.slide.com/pivot?ad=0&#038;tt=0&#038;sk=0&#038;cy=wp&#038;th=0&#038;id=2233785415200182722&#038;map=1' target='_blank'><img src='http://widget-c2.slide.com/p1/2233785415200182722/wp_t000_v000_a000_f00/images/xslide1.gif' border='0' ismap='ismap' /></a> <a href='http://www.slide.com/pivot?ad=0&#038;tt=0&#038;sk=0&#038;cy=wp&#038;th=0&#038;id=2233785415200182722&#038;map=2' target='_blank'><img src='http://widget-c2.slide.com/p2/2233785415200182722/wp_t000_v000_a000_f00/images/xslide2.gif' border='0' ismap='ismap' /></a></div></div></p>
<p>Pembagian tugas masing-masing kelompok berjalan cukup baik. Ada yang mengerjakan sketsa kasar, melukis garis tepi, ataupun menjadi bartender cat. Keakraban dan kerjasama pun sangat kental.</p>
<p>Semua anggota kelompok memberikan kontribusi penting dalam pengerjaan mural ini. Canda tawa berbaur dalam kebisingan Jl. Dr. Cipto yang selalu dilalui oleh angkot dan bis umum. Karena ada yang sudah tampak kelelahan, maka ada beberapa teman kami yang membeli jajanan.</p>
<p>Wah, hampir lupa. Karena hari ujian prakteknya adalah hari Jumat (siangnya ya harus jumatan), maka waktu pengerjaan dibatasi s/d pukul 11.00. Sampai deadline yang ditentukan, pengerjaan sudah mencapai tahap finishing, kalau dikalkulasi sekitar 92%. Tak apa, bisa dilanjutkan esok hari. Tangan sudah berlumuran cat, tiner pun menjadi pengganti sabun. Tak apa. Mural ini diharapkan dapat memberikan motivasi bukan hanya bagi warga sekolah melainkan juga masyarakat kota Semarang pada umumnya</p>
<h1><strong><br />
</strong></h1>
<p><strong>Tobatnya Si Tobil</strong></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/snapshot20090709172422.jpg"><img class="size-full wp-image-334 aligncenter" title="snapshot20090709172422" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/snapshot20090709172422.jpg?w=292&#038;h=219" alt="snapshot20090709172422" width="292" height="219" /></a></p>
<p align="center"><em>(Kelas IX-A saat showtime dalam pentas seni intern SMP 2 Semarang)</em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p>Ujian Praktek Seni Musik (biasanya berupa drama musikal) di sekolah sang penulis ini melibatkan semua teman-teman satu kelas. Sudah menjadi tradisi tahunan, jika UP Seni Musik berupa pagelaran seni yang diisi oleh kelas IX &amp; aksel II. Panitia pensi (pentas seni)-nya pun anak-anak kelas IX &amp; Aksel II. Persiapan drama di kelas sang penulis cukup matang, 3 bulan lamanya latihan. Namun, ketika seminggu menjelang UN dan 2 hari sebelum Ujian Sekolah, latihan drama di-<em>postpone</em> dulu.</p>
<p>Dalam <em>chapter</em> kali ini, saya mencoba mengulas <em>behind the scene-</em>nya.</p>
<p>Perumusan alur cerita dan naskah dialog dimulai pada bulan Maret, dimana pada bulan tersebut sering diadakan <em>try out</em> (uji coba) UN. Perumusan dilakukan oleh beberapa rekan sang penulis. Perumusan diwarnai pengajuan pendapat dan pemikiran yang sangat kritis. Baru pada seminggu kemudian naskah dan cerita sudah jadi, yang berjudul Tobatnya Si Tobil. Drama ini menceritakan seorang anak yang bernama Tobil (Agra) saat masa balita nurut sama orang tua namun saat beranjak dewasa si Tobil ini mulai menunjukkan kenakalannya, seperti bermain judi menjelang adzan maghrib. Setelah berjudi, Tobil pun minggat dari rumah dengan dalih mau beli pulsa. Mak Saidah (Nineteen) pun merasa tertipu bertahun-tahun lamanya. Selama di perantauan, Tobil menemui tokoh-tokoh aneh tapi memberikan motivasi bagi dirinya. Sebut saja team Bajak Laut, Jeng Kellin, Borok Obama (plesetan dari presiden AS), dsb.</p>
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/210320094458.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-335" title="210320094458" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/210320094458.jpg?w=283&#038;h=212" alt="210320094458" width="283" height="212" /></a> <a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/210320094459.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-336" title="210320094459" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/210320094459.jpg?w=285&#038;h=212" alt="210320094459" width="285" height="212" /></a></p>
<p align="center"><em>(Suasana perumusan naskah)</em></p>
<p>Agar semua teman-teman terlibat (tentunya agar adil),  dibentuklah kepanitiaan tingkat kelas yang mengurusi drama musikal ini. Pembentukan panitia juga melibatkan satu kelas, dan pendapat para rekan-rekan dapat teraspirasi semua. Dalam menentukan lagu apa yang akan dipakai, tim kreatif rembugan terlebih dahulu. Untuk tim band, nantinya dapat mengaransemen lagu sendiri</p>
<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So4AGkUHm7I/AAAAAAAAAW4/G6gm7ljOtQQ/s1600-h/090420094518.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:267px;height:200px;margin:0 auto 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So4AGkUHm7I/AAAAAAAAAW4/G6gm7ljOtQQ/s320/090420094518.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:xx-small;"><span style="font-style:italic;">(Suasana latihan perdana)</span></span></p>
<p>Latihan perdana dimulai pada tanggal 9 April 2009, bertepatan dengan pemilu legislatif. Karena ruang kelas dikunci, maka kami pun latihan di depan laboratorium komputer I lantai 3. Namanya juga latihan perdana. Masih banyak yang <em>gelagapan </em>(gugup), bahkan <em>isin</em> (malu). Tak apa. Scene yang paling sulit menurut saya adalah scene Jeng Kellin dan Bajak Laut. Jeng Kellin (Annisa) ini setiap latihan selalu tertawa ha..ha..ha..(tertawa malu). <em>“Ini aja baru 41 (jumlah siswa IXA), belum seluruh sekolah</em>,”tutur Fira. Maka, ada pelatihan khusus bagi Empe (panggilan akrab Annisa) seperti latihan kepercayaan diri (wow!). Untuk <em>scene</em> Bajak Laut, dimana bagian awal <em>scene</em>nya seperti yang tercantum di skenario mensyaratkan menari dengan <em>backsound “</em>Beraksi” dari Kotak. Kami pun menjadi koreografer dadakan (yang penting handal).</p>
<p>Hari-demi-hari telah dilalui oleh kami, tentunya berbagai try out juga telah kami lalui.</p>
<p>Karena bosan dan was-was jika latihan di kelas, maka ada beberapa rumah yang dijadikan sebagai tempat latihan. Latihan pada tanggal 6 Mei diadakan di rumah Fira. Latihan kali ini sangat meriah, juga didukung oleh suasana sekitar rumah Fira yang sejuk. Konsumsi pun juga telah dipersiapkan dengan matang</p>
<p><a href="http://4.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So3-dTc_TvI/AAAAAAAAAWw/l54ayZP82AU/s1600-h/060520094585.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:268px;height:201px;margin:0 auto 10px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So3-dTc_TvI/AAAAAAAAAWw/l54ayZP82AU/s320/060520094585.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p align="center">
<p align="center"><span style="font-size:x-small;"><em>(Suasana kegembiraan saat latihan di rumah Fira)</em></span></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p>Besoknya, tempat latihan diadakan di redaksi CSG. Latihan di redaksi CSG kali ini juga sama meriahnya dengan latihan di rumahnya Fira.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So4Afl9-LmI/AAAAAAAAAXA/5EhYPlofW1Q/s1600-h/PHTO0103.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So4Afl9-LmI/AAAAAAAAAXA/5EhYPlofW1Q/s320/PHTO0103.jpg" border="0" alt="" width="281" height="210" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/phto01071.jpg"><img class="size-medium wp-image-347 aligncenter" title="PHTO0107" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/phto01071.jpg?w=273&#038;h=204" alt="PHTO0107" width="273" height="204" /></a></p>
<p align="center"><em>(Beberapa snapshot saat berlatih di redaksi Catatan Si Ghamdan)</em></p>
<p>Tapi ada yang mengejutkan dalam latihan tanggal 23 Mei. Saat scene Jeng Kellin, Agra minta ijin sebentar dan Agra pun digantikan oleh Kevin. Ha? Sesuatu yang mengganjal. Ternyata, ada sesuatu di balik semua ini. Namanya juga masa remaja, ha..ha..ha.. Dan ia pun mengatakan iya (bahasa kerennya “Yes, I Do!”). Applause dari teman-teman sangat meriah. Ini yang sudah kita duga sebelumnya.</p>
<p>Namanya juga manusia biasa, di tengah jalan ada rekan kami yang tidak sejalan dengan pendapat kami. Tapi lama kelamaan juga manut dan mengerti. Sehari sebelum pentas, performance kami diperlihatkan terlebih dahulu oleh Pak Daryono di ruang musik. “Waktunya pas 30 menit, tapi Cuma lebih beberapa detik.”. Lega&#8230;.Saat hari-H, semua properti telah dipersiapkan dengan matang. Di belakang panggung, semua aktor berdandan terlebih dahulu. Yang memakai kaos kelas pun banyak yang dirangkap, karena setelah cerita selesai satu kelas menari bersama. Di tengah-tengah saat menari bersama, Agra dan Empe menerbangkan burung merpati dan di barisan belakang menerbangkan burung yang kecil-kecil</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/snapshot20090822195143.jpg"><img class="size-full wp-image-344 aligncenter" title="snapshot20090822195143" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/snapshot20090822195143.jpg?w=263&#038;h=197" alt="snapshot20090822195143" width="263" height="197" /></a></p>
<p align="center">(Wali Kelas IXA, Ibu Rochaeti, saat memeriksa persiapan drama kelas)</p>
<p align="center">
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0014.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-343" title="PIC_0014" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0014.jpg?w=238&#038;h=178" alt="PIC_0014" width="238" height="178" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0020.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-348" title="PIC_0020" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0020.jpg?w=236&#038;h=177" alt="PIC_0020" width="236" height="177" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0023.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-346" title="PIC_0023" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0023.jpg?w=136&#038;h=180" alt="PIC_0023" width="136" height="180" /></a></p>
<p align="center"><em>(beberapa snapshot proses persiapan)</em></p>
<p align="center">
<p>Kami mendapat nomor undian 5 dari 8 kelas yang tampil. Sebelum kami tampil, kami terlebih dahulu doa bersama dan menyatukan tangan kami sambil berteriak: “ROCKSTAR JAYA&#8230;..”. Inilah penantian kami selama 3 bulan, saatnya showtime. Semua sudah siap di posisi masing-masing. Pada awalnya merasa dag-dig-dug, tapi setelah banyak latihan, rasa itu tak muncul. Terkadang, untuk imporvisasi, ada beberapa dialog yang ditambahkan sendiri. Ho..ho&#8230;ho. Setelah kami selesai tampil, para audiens memberikan applause yang sangat meriah. Memang, drama kami temanya jauh berbeda dengan kelas lain, yaitu cinta antara ibu dan anak yang sarat akan nasihat dan inspirasi.</p>
<p><strong>Tanggal 20, Tanggal Penentuan</strong></p>
<p>Sebagaimana kita ketahui, tanggal 20 Juni adalah hari penentuan bagi seluruh murid SMP/MTs/sederajat di Indonesia untuk mengetahui hasil UN yang menentukan masa depan. Dalam kriteria kelulusan, selain lulus UN siswa juga harus lulus Ujian Sekolah. Ya.</p>
<p>Tahun 2009 merupakan tahun yang merupakan tahun penuh tantangan. Bagaimana tidak, setiap hari mulai semester II para siswa masuk sekolah pukul 06.00 guna mengikuti jam ke-0 (jam tambahan). Setiap harinya para siswa termasuk si penulis dibekali berbagai materi UN. Bahkan, guru dari salah satu lembaga bimbel dan beberapa motivator pun didatangkan ke sekolah. Sampai akhirnya pada tanggal 27 April, hari untuk menentukan hidup atau mati, pelaksanaan UN. Hasilnya baru diketahui pada tanggal 20 Juni ini.</p>
<p>Para orang tua mendapatkan undangan untuk hadir di sekolah. Trataknya pun sudah disiapkan. Sang penulis ditugasi untuk menjadi penerima tamu. Beberapa rekan sang penulis pun berkumpul dan saling berdiskusi. Jarum jam menunjukkan pukul 10.00, saatnya mulai diumumkan. Ibu Heppy sebagai MC mulai membuka acara.</p>
<p>Para siswa termasuk sang penulis pun kini mulai was-was. Setelah Bu Heppy membuka acara, Pak Bani Haris menyampaikan sambutan, disusul Pak Tomo.</p>
<p>Saat jumlah anak peraih nilai 10 per mata pelajaran disebutkan, para orang tua, rekan-rekan sang penulis dan sang penulis sendiri kini mulai bertanya-tanya. Menurut penuturan ibu saya, puluhan pasang mata para orang tua murid kelas IXA tiba-tiba langung tertuju ke Ibu sang penulis dan menjadi pusat perhatian dadakan karena diduga sang penulis mendapat nilai 10 pada salah satu mata pelajaran, terutama bahasa Inggris. Kepala sekolah kini menginstruksikan untuk membuka amplop yang telah dibagikan oleh wali kelas. Dag-dig-dug-serrr&#8230;..Setelah orang tua membuka amplop berwarna putih  (diibaratkan seperti membuka amplop gajian),  semua orang tua bangga bukan riang. SMP 2 Semarang lulus 100%. Lalu siapa yang mendapat nilai 10? Itu masih tanda tanya. Semua orang tua saling <em>share</em> nilai UN  (atau yang biasa kita kenal dengan NEM [Nilai Ebtanas Murni]) ke orang tua yang lain.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094693.jpg"><img class="size-medium wp-image-357 aligncenter" title="200620094693" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094693.jpg?w=227&#038;h=170" alt="200620094693" width="227" height="170" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094694.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-359" title="200620094694" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094694.jpg?w=227&#038;h=170" alt="200620094694" width="227" height="170" /></a></p>
<p align="center"><em>(Kegembiraan menyelimuti seluruh guru, murid, dan orang tua. Tampak: Ibu Etty [sebelah kiri berbaju ungu, melambaikan tangan] dan Pak Bani Haris [memegang mic])</em></p>
<p align="center"><em><br />
</em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p>Setelah puas meng-share nilai satu sama lain, saatnya para siswa melakukan sujud syukur di lapangan depan. “Hari ini kita berbangga hati karena kita mengembalikan kejayaan 2 tahun lalu.”. Sujud syukur dipimpin oleh Pak Bani Haris dan diikuti oleh seluruh murid dan guru. Hebatnya lagi, tidak ada acara corat-coret seragam dan aksi keliling kota dengan trek-trekan. Beda dari sekolah lain. Sebagai simbol kelulusan, para siswa mencopot baju seragamnya, dan secara simbolis pula seragam tersebut diberikan ke Pak Tomo. Akhirnya, penantian kami selama ini dengan penuh kerja keras tercapai juga. Alhamdulillah&#8230;.</p>
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094698.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-363" title="200620094698" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094698.jpg?w=242&#038;h=181" alt="200620094698" width="242" height="181" /></a></p>
<p align="center"><em>(Beberapa siswa yang ditunjuk secara simbolis mencopot seragam SMP-nya sebagai tanda kelulusan)</em></p>
<p align="center"><em><br />
</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Horison lantai 9 kalau Plasa Simpang Lima lantai 7</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/270620094708.jpg"><img class="size-medium wp-image-358 aligncenter" title="270620094708" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/270620094708.jpg?w=278&#038;h=208" alt="270620094708" width="278" height="208" /></a><br />
</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><em>(Suasana megah pada acara pelepasan siswa kelas IX &amp; Aksel II SMP 2 Semarang)</em></p>
<p>Seorang wakil dari Dinas Pendidikan Kota berkata,”<em>Hebat sekali, untuk sekelas SMP bisa menyelenggarakan pesta pelepasan semegah ini</em>.”. Para <em>audiens</em> memberikan <em>applause</em> yang meriah. Ya, tanggal 27 Juni, seminggu setelah pengumuman hasil UN, merupakan hari syukuran (pelepasan) siswa dan orang tua yang dilaksanakan di <strong><em>Hotel Horison lt. 9 atau Plasa Simpang Lima lt. 7 . </em></strong>Bertepatan dengan hari syukuran, tanggal 27 Juni sekaligus pengumuman PPD SMA RSBI tahap II yang bikin jantung <em>dag-dig-dug-serrr. </em>Sambil menunggu, para siswa, termasuk sang penulis; menikmati sajian acara yang disediakan. Kelasnya si penulis ini mebuka acara berupa pertunjukkan band. Ibu si penulis pun karena tidak betah duduk berlama-lama, jadi diputuskan untuk pulang lebih awal.</p>
<p align="center">
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002613.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-360" title="S5002613" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002613.jpg?w=264&#038;h=198" alt="S5002613" width="264" height="198" /></a></p>
<p align="center">(Sang penulis [tengah, berkacamata] berfoto bersama teman-teman)</p>
<p align="center">
<p align="center">
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002618.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-361" title="S5002618" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002618.jpg?w=237&#038;h=178" alt="S5002618" width="237" height="178" /></a></p>
<p align="center"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002620.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-362" title="S5002620" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002620.jpg?w=236&#038;h=176" alt="S5002620" width="236" height="176" /></a></p>
<p align="center">(Beberapa skrinsut saat sang penulis berfoto bersama)</p>
<p align="center">
<p>Berbagai macam acara pun disuguhkan satu per satu. Ada juga pertunjukan berupa drama musikal yang bertajuk “Opera Dunia”. Di sela-sela pertunjukkan, ada pembagian doorprize yang hadiahnya (sangat) menarik. Salah satu teman saya mendapatkan doorprize berupa sandal jepit swallow.</p>
<p>Selain hiburan, acara penyerahan secara simbolis orang tua ke siswa juga tak luput dari agenda acara. Setelah itu, ada acara yang ditunggu-tunggu. Yaitu pembagian hadiah bagi siswa berprestasi dan siswa yang mendapatkan nilai 10 pada UN dan US. Bagi yang mendapatkan nilai 10 mereka mendapat duit sebesar 100 ribu. Sayang, sang penulis tak ikut dalam kegembiraan ini. Tak apalah..</p>
<p>Pukul 12.00 saatnya makan siang. Tempatnya pun sudah dipersiapkan. Tetapi, tempat makan bagi para siswa kursinya hanya bisa dihitung dengan jari (seperti itulah prasmanan). Tetapi, mengingat sabda rasul yang menyatakan bahwa makan sambil berdiri hukumnya haram, maka area yang masih kosong digunakan sebagai lesehan. Pakai karpet kok. Setelah makan, saatnya doa bersama yang dipandu oleh Pak Hanung. Di saat doa, tak pelak ada siswa yang sedikit menitikkan air mata. Hik..hikk..Mungkin karena tidak dapat berkumpul lagi seperti saat SMP.</p>
<p>Acara pun selesai. Para siswa dan orang tua pun pulang dan mengucapkan terima kasih kepada guru-guru. Bagi yang belum pulang, ada yang memanfaatkan waktunya untuk berfoto bersama seperti sang penulis lakukan. Sebelum pulang, saya pamit ke guru-guru sekaligus mengucapkan terima kasih.</p>
<p>Akhir kata, tibalah saatnya kita mengucapkan adios, sayonara, sampai jumpa pada kesempatan yang berikutnya. Telah banyak kisah dan kenangan di SMP walaupun ada yang belum saya posting ke blog ini karena saking banyaknya dan harus diseleksi mana yang akan ditampilkan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membimbing sang penulis selama 3 tahun di SMP.</p>
<p>Terima kasih&#8230;</p>
<p align="center">
<p><strong><em><span style="text-decoration:underline;">*untuk chapter “Ujian Praktek Seni Rupa” sebagian dokumentasi oleh Adit ‘Gepeng’ Syarif</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="text-decoration:underline;">*chapter “Horison lantai 9 kalau Plasa Simpang Lima lantai 7” sebagian dokumentasi oleh Raditya Luthfi</span></em></strong></p>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:933px;width:1px;height:1px;"><!--[if !mso]&gt; &lt;!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0 false    false false false  IN X-NONE AR-SA                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:Arial; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:Arial; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:9pt;line-height:115%;">(Kelas IX-A saat showtime dalam pentas seni intern SMP 2 Semarang)</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:9pt;line-height:115%;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ujian Praktek Seni Musik (biasanya berupa drama musikal) di sekolah sang penulis ini melibatkan semua teman-teman satu kelas. Sudah menjadi tradisi tahunan, jika UP Seni Musik berupa pagelaran seni yang diisi oleh kelas IX &amp; aksel II. Panitia pensi (pentas seni)-nya pun anak-anak kelas IX &amp; Aksel II. Persiapan drama di kelas sang penulis cukup matang, 3 bulan lamanya latihan. Namun, ketika seminggu menjelang UN dan 2 hari sebelum Ujian Sekolah, latihan drama di-<em>postpone</em> dulu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dalam <em>chapter</em> kali ini, saya mencoba mengulas <em>behind the scene-</em>nya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Perumusan alur cerita dan naskah dialog dimulai pada bulan Maret, dimana pada bulan tersebut sering diadakan <em>try out</em> (uji coba) UN. Perumusan dilakukan oleh beberapa rekan sang penulis. Perumusan diwarnai pengajuan pendapat dan pemikiran yang sangat kritis. Baru pada seminggu kemudian naskah dan cerita sudah jadi, yang berjudul Tobatnya Si Tobil. Drama ini menceritakan seorang anak yang bernama Tobil (Agra) saat masa balita nurut sama orang tua namun saat beranjak dewasa si Tobil ini mulai menunjukkan kenakalannya, seperti bermain judi menjelang adzan maghrib. Setelah berjudi, Tobil pun minggat dari rumah dengan dalih mau beli pulsa. Mak Saidah (Nineteen) pun merasa tertipu bertahun-tahun lamanya. Selama di perantauan, Tobil menemui tokoh-tokoh aneh tapi memberikan motivasi bagi dirinya. Sebut saja team Bajak Laut, Jeng Kellin, Borok Obama (plesetan dari presiden AS), dsb.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:9pt;line-height:115%;">(Suasana perumusan naskah)</span></em></p>
<p><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Agar semua teman-teman terlibat (tentunya agar adil), dibentuklah kepanitiaan tingkat kelas yang mengurusi drama musikal ini. Pembentukan panitia juga melibatkan satu kelas, dan pendapat para rekan-rekan dapat teraspirasi semua. Dalam menentukan lagu apa yang akan dipakai, tim kreatif rembugan terlebih dahulu. Untuk tim band, nantinya dapat mengaransemen lagu sendiri</span></p>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/319/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/319/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/319/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=319&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/07/16/catatan-akhir-di-smp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/img_15813.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_1581</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/img_1622.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_1622</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/snapshot20090709172422.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">snapshot20090709172422</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/210320094458.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">210320094458</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/210320094459.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">210320094459</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So4AGkUHm7I/AAAAAAAAAW4/G6gm7ljOtQQ/s320/090420094518.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://4.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So3-dTc_TvI/AAAAAAAAAWw/l54ayZP82AU/s320/060520094585.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/So4Afl9-LmI/AAAAAAAAAXA/5EhYPlofW1Q/s320/PHTO0103.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/phto01071.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PHTO0107</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/snapshot20090822195143.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">snapshot20090822195143</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0014.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0014</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0020.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0020</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0023.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0023</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094693.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">200620094693</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094694.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">200620094694</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/200620094698.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">200620094698</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/270620094708.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">270620094708</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002613.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">S5002613</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002618.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">S5002618</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/s5002620.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">S5002620</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nyontreng di Redaksi CSG</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/07/08/nyontreng-di-redaksi-csg/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/07/08/nyontreng-di-redaksi-csg/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 06:54:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=311</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 8 Juli pukul 12.40, seorang panitia pemungutan suara (PPS), saksi dan hansip datang ke redaksi Catatan Si Ghamdan (CSG). Ada ada ini? Saya disuruh nyontreng apa saya ada sesuatu yang harus diselesaikan? Ooooo&#8230;.ternyata ada salah satu dari kerabat saya didatangi petugas untuk nyontreng dalam pilpres kali ini. Barang bawaannya cukup sederhana, beberapa berkas, surat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=311&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tanggal 8 Juli pukul 12.40, seorang panitia pemungutan suara (PPS), saksi dan hansip datang ke redaksi Catatan Si Ghamdan (CSG). Ada ada ini? Saya disuruh nyontreng apa saya ada sesuatu yang harus diselesaikan? Ooooo&#8230;.ternyata ada salah satu dari kerabat saya didatangi petugas untuk nyontreng dalam pilpres kali ini. Barang bawaannya cukup sederhana, beberapa berkas, surat suara, dan sepidol.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-medium wp-image-313 aligncenter" title="PIC_0041-1" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0041-1.jpg?w=300&#038;h=185" alt="PIC_0041-1" width="300" height="185" /></p>
<p style="text-align:center;">(<em>Pemilu tetap rahasia, maka dari itu sang penulis meng-crop wajah sang pemilih dan mensensor surat suara)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;">Tidak kurang dari satu menit, kerabat saya sudah selesai mencontreng. Cukup satu kali contreng pada surat suara. Mungkin memilihnya cepat karena sudah sangat tahu kandidatnya. Saat itu juga, kerabat saya langsung melipat dan menyerahkan surat suara ke PPS disaksikan saksi-saksi. Selesailah sudah mencontreng yang kurang satu menit tapi dampaknya untuk lima tahun mendatang. Kita lihat saja.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-314 aligncenter" title="PIC_0042-(2)" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0042-2.jpg?w=240&#038;h=205" alt="PIC_0042-(2)" width="240" height="205" /><em>(Dalam keadaan sudah tertutup dan tencontreng, surat suara langsung diserahkan ke PPS)</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;"><span style="text-decoration:underline;">*<strong><em>identitas dijamin rahasia, tetap mendukung asas pemilu LUBERJUDIL</em></strong> <strong><em>(Langsung Umum Bebas Rahasia Jujur &amp; Adil)</em></strong></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/311/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=311&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/07/08/nyontreng-di-redaksi-csg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0041-1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0041-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/07/pic_0042-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">PIC_0042-(2)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Facebook oh Facebook</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2009/04/05/facebook-oh-facebook/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2009/04/05/facebook-oh-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2009 02:45:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[
Di awal tahun 2009 ini, saya dikejutkan dengan fenomena Facebook (fb). Tiba-tiba mak jegagik, teman-teman di kelas atau bahkan di sekolah saya sudah mempunyai akun fb. Dalam artikel kali ini saya coba mengulas tentang social networking ini yang siapa tahu akan menjatuhkan friendster.
Facebook pada awalnya (menurut buku yang pernah saya baca) di Indonesia digunakan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=287&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-299" title="150320094448" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/03/150320094448.jpg?w=281&#038;h=211" alt="150320094448" width="281" height="211" /></p>
<p>Di awal tahun 2009 ini, saya dikejutkan dengan fenomena Facebook (fb). Tiba-tiba mak jegagik, teman-teman di kelas atau bahkan di sekolah saya sudah mempunyai akun fb. Dalam artikel kali ini saya coba mengulas tentang social networking ini yang siapa tahu akan menjatuhkan friendster.</p>
<p>Facebook pada awalnya (menurut buku yang pernah saya baca) di Indonesia digunakan oleh para pelajar yang menuntut ilmu di negeri Paman Sam atau ekspatriat yang menetap di sini. Beberapa tahun kemudian, fb kini digandrungi para remaja di Tanah Air. Ya. Saat saya berkunjung ke Jakarta beberapa waktu lalu, saya banyak melihat orang dengan lap di atasnya membuka fb. Kita bisa menyebutnya dampak globalisasi.</p>
<p>Para pengguna fs beralih ke fb mungkin disebabkan karena pepaknya fitur fb dan keamanannya yang lebih baik dari fs. Fitur-fiturnya sih menarik, diantaranya:</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-300 aligncenter" title="scrshot-1" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-1.jpg?w=287&#038;h=212" alt="scrshot-1" width="287" height="212" /></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Tag Photo)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-301" title="scrshot-3" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-3.jpg?w=223&#038;h=169" alt="scrshot-3" width="223" height="169" /></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Wall/microblogging)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><em><img class="alignnone size-full wp-image-304" title="scrshot-4" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-41.jpg?w=263&#038;h=263" alt="scrshot-4" width="263" height="263" /><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Chatting di dalam web)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-302 aligncenter" title="scrshot-2" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-2.jpg?w=199&#038;h=144" alt="scrshot-2" width="199" height="144" /></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Melihat orang yang online)</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><br />
</em></p>
<p>Bahkan kita pun tidak ketahuan melihat profile si teman walaupun kita sudah log in.</p>
<p>Sayang, profile di fb tidak dapat diubah-ubah themenya. Sebenarnya ada caranya. Tapi lain kali ya&#8230;</p>
<p>Lucunya, biodata di facebook bisa kita isi tahun lahirnyanya di bawah 17 tahun (mis. tahun lahir 1994). Lebih baik kalau saya sarankan jika membuat akun fb, gunakanlah nama asli agar teman-teman Anda tahu. Tidak seperti fs pastinya memakai nama samaran yang namanya nggak jelas.</p>
<p>Melihat antusiasme masyarakat yang menggunakan fb setiap saat, rasanya tak mungkin fb akan jatuh dengan sendirinya. Hanya waktu yang menentukan ^_^</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/287/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=287&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2009/04/05/facebook-oh-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/03/150320094448.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">150320094448</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">scrshot-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">scrshot-3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-41.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">scrshot-4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2009/04/scrshot-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">scrshot-2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alamat: Rumah Sakit</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/23/alamat-rumah-sakit/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/23/alamat-rumah-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 12:46:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Pengenalan tertib berlalulintas hendaknya diberikan sejak dini. Tapi, apa yang terjadi bila anak kecil diabaikan dalam berlalulintas, lebih tepatnya dalam berboncengan di motor. Anak kecil duduk tidak normal seperti halnya pengguna sepeda motor pada umumnya. Mungkin, anak kecil ini tidak tahu bila mungkin resikonya sangat fatal. Kemungkinan lain, anak ini terpaksa duduk seperti ini karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=280&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pengenalan tertib berlalulintas hendaknya diberikan sejak dini. Tapi, apa yang terjadi bila anak kecil diabaikan dalam berlalulintas, lebih tepatnya dalam berboncengan di motor. Anak kecil duduk tidak normal seperti halnya pengguna sepeda motor pada umumnya. Mungkin, anak kecil ini tidak tahu bila mungkin resikonya sangat fatal. Kemungkinan lain, anak ini terpaksa duduk seperti ini karena sedang tidak mood dengan adiknya. Apalagi, anak kecil ini tidak menggunakan helm.</p>
<p align="center"><a href="http://3.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SVDdHiCiaDI/AAAAAAAAAVM/qp7VNIWl9cQ/s1600-h/240820082781.jpg"><img src="http://3.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SVDdHiCiaDI/AAAAAAAAAVM/qp7VNIWl9cQ/s320/240820082781.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p align="center"><em>(Anak kecil yang berani menantang maut di jalanan)</em></p>
<p align="center">
<p>Bahaya yang menimpa anak ini bukan hanya mampir di rumah sakit, tetapi hati orang tuanya akan teriris-iris berkali-kali seperti di iklan undian sebuah bank swasta. Seyogyanya para orang tua mengingatkan anaknya untuk mengerti bahayanya tidak tertib berlalulintas. Anda ingin seperti anak kecil ini? Alamatnya hanya di rumah sakit.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=280&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/23/alamat-rumah-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SVDdHiCiaDI/AAAAAAAAAVM/qp7VNIWl9cQ/s320/240820082781.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mengorbankan Estetika</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/23/mengorbankan-estetika/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/23/mengorbankan-estetika/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 11:18:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=276</guid>
		<description><![CDATA[Pemilu semakin dekat. Para kandidat mulai mengkampanyekan dirinya dengan mengumbar berbagai proker (program kerja). Selain mengumbar, para kandidat juga menyebarkan poster, pamflet, dsb. agar masyarakat mau memilihnya. Tetapi, apa yang Anda lakukan bila salah seorang yang tak dikenal tiba-tiba memasang poster tersebut di depan rumah Anda tanpa permisi dan poster tersebut dipasang dengan lem yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=276&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pemilu semakin dekat. Para kandidat mulai mengkampanyekan dirinya dengan mengumbar berbagai proker (program kerja). Selain mengumbar, para kandidat juga menyebarkan poster, pamflet, dsb. agar masyarakat mau memilihnya. Tetapi, apa yang Anda lakukan bila salah seorang yang tak dikenal tiba-tiba memasang poster tersebut di depan rumah Anda tanpa permisi dan poster tersebut dipasang dengan lem yang sangat kuat? Inilah yang terjadi di rumah si penulis.  Poster yang berisi program kerja memurahkan sembako ini tiba-tiba terpasang , tidak tahu siapa yang memasang.</p>
<p align="center"><img class="size-full wp-image-277 aligncenter" title="pamflet" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/12/161220083924.jpg?w=265&#038;h=198" alt="pamflet" width="265" height="198" /><em>(Poster kampanye yang mengorbankan estetika)</em></p>
<p>Sang penulis ingin poster tersebut terlepas dari tembok. Sayang, poster ini pada akhirnya membekas ketika dilepas.</p>
<p align="center"><img class="alignnone size-full wp-image-278" title="pamflet-2" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/12/161220083925.jpg?w=259&#038;h=194" alt="pamflet-2" width="259" height="194" /></p>
<p align="center"><em>(Tembok pun kini menjadi kotor)</em></p>
<p>Hendaknya tulisan ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar suatu saat jika kita berkampanye tidak mengorbankan estetika rumah orang dan tidak merugikan siapapun. Wahai pemasang poster, kamu jangan mau uangnya saja untuk mengotori rumahku ini. Awas jika terulang lagi&#8230;.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/276/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=276&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/23/mengorbankan-estetika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/12/161220083924.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pamflet</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/12/161220083925.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pamflet-2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>J-U-J-U-R di TBRS</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/20/j-u-j-u-r-di-tbrs/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/20/j-u-j-u-r-di-tbrs/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2008 13:39:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/20/267/</guid>
		<description><![CDATA[
(Wuryono Prakoso, wakil dari KPK, sedang memberikan materi)
Selasa pagi, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) seketika disulap menjadi lautan para siswa putih biru. Ya, murid Espero (SMPN 2 Semarang) selama sehari &#8220;pindah&#8221; ke TBRS untuk menghadiri acara yang bertajuk Pengenalan Anti Korupsi Sejak Dini yang diselerenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi. Sang penulis bersama teman-teman yang lain sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=267&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SUzzShBgsfI/AAAAAAAAAUc/H1nD2LPbEVM/s1600-h/kpk-di-tbrs.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:320px;height:240px;margin:0 auto 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SUzzShBgsfI/AAAAAAAAAUc/H1nD2LPbEVM/s320/kpk-di-tbrs.jpg" border="0" alt="smp 2 semarang" /></a></p>
<p style="font-style:italic;" align="center"><span style="font-size:xx-small;">(Wuryono Prakoso, wakil dari KPK, sedang memberikan materi)</span></p>
<p>Selasa pagi, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) seketika disulap menjadi lautan para siswa putih biru. Ya, murid Espero (SMPN 2 Semarang) selama sehari &#8220;pindah&#8221; ke TBRS untuk menghadiri acara yang bertajuk Pengenalan Anti Korupsi Sejak Dini yang diselerenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi. Sang penulis bersama teman-teman yang lain sudah stanby sejak pukul 08.00, namun acara baru dimulai pukul 08.30. Para guru pun sudah bersiap dengan membawa absensi. Para siswa duduk di tempat yang sudah ditentukan. Kelas 9A mendapatkan kursi VIP, alias paling depan. Banyak pers datang ke tempat ini.</p>
<p align="center"><a href="http://3.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SUzzS6E5UVI/AAAAAAAAAUk/9yWsPh7Fwl8/s1600-h/kpk_di_tbrs_4.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:320px;height:240px;margin:0 auto 10px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SUzzS6E5UVI/AAAAAAAAAUk/9yWsPh7Fwl8/s320/kpk_di_tbrs_4.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p align="center"><span style="font-size:xx-small;"><em>(Penyerahan kenang-kenangan oleh Drs. Soetomo, Kepala Sekolah SMPN 2 Semarang)</em></span></p>
<p align="center"><span style="font-size:xx-small;"><em><br />
</em></span></p>
<p>Acara pembuka adalah sambutan oleh Kepala Sekolah. Beliau mengingatkan untuk menjaga ketertiban selama acara ini berlangsung. Setelah itu, wakil dari KPK, Wuryono Prakoso, mendapatkan suvenir dari sekolah. &#8220;Walaupun saya hanya mendapatkan cinderamata seperti ini (wayang kulit dan plakat), saya tetap harus melapor ke KPK.&#8221;. Wah, ternyata menjadi orang KPK selalu diawasi. Sebelum acara inti yaitu pemberian materi, tim Paskibra mengibarkan spanduk sepanjang 15 meter yang berisi tanda tangan dukungan para siswa.</p>
<p align="center"><a href="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SUzzTC5aaNI/AAAAAAAAAUs/0noFMr3WFvk/s1600-h/kpk_di_tbrs.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:320px;height:240px;margin:0 auto 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SUzzTC5aaNI/AAAAAAAAAUs/0noFMr3WFvk/s320/kpk_di_tbrs.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p align="center"><span style="font-size:xx-small;"><em>(Spanduk berisi tanda tangan dukungan anti korupsi. Foto by PPL Unnes)</em></span></p>
<p>Di sela pengibaran spanduk, dua wakil sekolah membacakan ikrar antikorupsi yang diikuti oleh seluruh murid. <em>&#8220;IKRAR JANJI SISWA. Kami Siswa siswi SMPN 2 Semarang berikrar janji sebagai pelajar calon pemimpin yang antikorupsi. Kami berjanji sebagai pelajar untuk selalu menjunjung tinggi dalam setiap sikap dan perilaku sehari-hari, berpegang teguh pada nilai-nilai: Jujur, disiplin, tanggung-jawab, sederhana, kerja-keras, mandiri, adil, berani, peduli. Sehingga menjadi suri tauladan dalam menciptakan masyarakat antikorups (dibacakan dalam dwibahasa).&#8221;</em>. Kurang lebih seperti itu. Tentu saja, spanduk tersebut diserahkan ke KPK, untuk kenang-kenangan juga.</p>
<p>Saatnya pemberian materi. Pak Wuryono Prakoso terlebih dahulu memutar video tentang korupsi. Tak pelak, video tersebut mengundang tawa seluruh hadirin.</p>
<p>&#8220;Kenapa kamu nggak pakai seragam?&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku nggak mau pake seragam hasil korupsi bapak. Kayak gini aja (bertelanjang dada) udah adem. Gerah pake seragam hasil korupsi.&#8221;</p>
<p>(sang bapak seketika terkena serangan jantung)</p>
<p>Itulah sekilas cuplikan video yang pada intinya membahas tentang korupsi.</p>
<p align="center"><a href="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SUz0Ow5307I/AAAAAAAAAU0/p5AXwcl12BQ/s1600-h/kpk_di_tbrs_1.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SUz0Ow5307I/AAAAAAAAAU0/p5AXwcl12BQ/s320/kpk_di_tbrs_1.jpg" border="0" alt="" width="287" height="215" /></a></p>
<p style="font-style:italic;" align="center"><span style="font-size:xx-small;">(Penayangan video)</span></p>
<p>Menurut Pak Wuryono, kini korupsi tak hanya identik dengan korupsi materi, melainkan juga korupsi watu. Kini jika kita melihat dengan mata kepalang, sebagian penduduk Indonesia melakukannya. Bahkan, korupsi di kalangan pelajar pun ternyata juga tak sedikit. Misalnya menyontek. &#8220;Itu sudah termasuk perilaku korupsi!,&#8221;. Maka dari itu, tak ada salahnya kita mendapat pelajaran mengenai anti korupsi. Namun, pemahaman seperti ini bisa juga dilakukan di pelajaran Matematika, PKn, dsb.</p>
<p>Jam menunjukkan pukul 11.15. Sesi tanya jawab dimulai. Sebagian besar hadirin yang bertanya pada intinya membahas mengapa koruptor tak dihukum mati. &#8220;Sebenarnya, itu sudah diusulkan.&#8221; Oke, kita tunggu saja. Ada juga yang bertanya :</p>
<p>&#8220;Apakah ada anggota KPK yang korupsi?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya, ada. Saat ini 2 orang sedang kami proses.&#8221;.  Namanya juga manusia&#8230;</p>
<p>&#8220;Apakah mobil dinas (plat merah) bila dipakai untuk keperluan keluarga termasuk korupsi?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya jelas&#8230;.Itu kan memakai uang rakyat.&#8221;</p>
<p align="center"><strong><br />
</strong></p>
<p align="center"><strong>Ingat, korupsi adalah cara kita untuk ke neraka.</strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/267/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=267&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2008/12/20/j-u-j-u-r-di-tbrs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SUzzShBgsfI/AAAAAAAAAUc/H1nD2LPbEVM/s320/kpk-di-tbrs.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">smp 2 semarang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://3.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SUzzS6E5UVI/AAAAAAAAAUk/9yWsPh7Fwl8/s320/kpk_di_tbrs_4.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SUzzTC5aaNI/AAAAAAAAAUs/0noFMr3WFvk/s320/kpk_di_tbrs.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://1.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SUz0Ow5307I/AAAAAAAAAU0/p5AXwcl12BQ/s320/kpk_di_tbrs_1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Berjihad di Batavia</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2008/10/31/berjihad-di-batavia/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2008/10/31/berjihad-di-batavia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 06:57:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[kihajar]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[(Sang Penulis [sebelah kanan orang berbaju hitam] berfoto bersama dengan 50 peserta yang lain di Pustekkom)

Gedung Pewayangan Kautaman Taman Mini Indonesia Indah menjadi saksi bisu kehebohan Grand Final KiHAJAR Award 2008. Sang Penulis terlibat langsung di dalamnya (maksudnya jadi peserta). KiHAJAR Award merupakan acara yang diselerenggarakan TVE (Televisi Edukasi)  di bawah naungan Pustekkom dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=207&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/10/kihajar-award-2008.jpg"><img class="size-full wp-image-273 aligncenter" title="kihajar award 2008" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/10/kihajar-award-2008.jpg?w=433&#038;h=242" alt="kihajar award 2008" width="433" height="242" /></a><em>(Sang Penulis [sebelah kanan orang berbaju hitam] berfoto bersama dengan 50 peserta yang lain di Pustekkom)</em></p>
<p><em></em></p>
<p>Gedung Pewayangan Kautaman Taman Mini Indonesia Indah menjadi saksi bisu kehebohan Grand Final KiHAJAR Award 2008. Sang Penulis terlibat langsung di dalamnya (maksudnya jadi peserta). KiHAJAR Award merupakan acara yang diselerenggarakan TVE (Televisi Edukasi)  di bawah naungan Pustekkom dan Depdiknas (tapi disiarkan ulang di tvOne). Acara ini adalah lomba yang paling heboh menurut saya. <strong>Mayoritas orang tidak mengetahui adanya kuis ini</strong>. Saat mendengar nama kuis ini, bayangan kita mungkin tertuju pada tokoh pejuang pendidikan nasional, Ki Hajar Dewantara. Tetapi,<strong> KiHAJAR merupakan sebuah akronim (singkatan) dari Kita Harus Belajar</strong>. Acara ini menguji kemampuan siswa/i   SMP / MTs / sederajat yang berada di seluruh Nusantara (semoga tidak ada &#8220;main-main&#8221;-nya) dalam 4 mata pelajaran yang di-UN-kan (Bhs. Indonesia, Matematika, Bhs. Inggris, IPA). Para siswa mengikuti seleksi harian yang soalnya ditayangkan di TV (seperti kuis SMS) untuk mengambil 420 siswa dari ±20.000 siswa SMP / MTs yang kemudian dijaring di tingkat provinsi. Di tingkat provinsi, hanya 50 besar se-nasional yang diambil (itu pun tidak melihat asal provinsi). Jawa Tengah pun kebagian 5 tiket untuk ke ibukota (termasuk saya).</p>
<p><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/kihajar.jpg"><img class="size-full wp-image-213 aligncenter" title="kihajar" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/kihajar.jpg?w=220&#038;h=169" alt="" width="220" height="169" /></a></p>
<p>Dari Jawa Tengah ada Nicco Della, Misbachul Muiz, Wisnu Murti, Natasha Sutedja, dan termasuk si penulis. Natasha, peserta asal Pekalongan, merupakan peserta termuda se-Indonesia mengingat ia masih duduk di kelas 7. Kakaknya pun pernah memenangkan kompetisi ini tahun lalu. Sedangkan Nicco, anak yang bersekolah di SMPN 8 Semarang, merupakan teman SD saya. Suatu kebetulan yang teramat sangat.</p>
<p><strong>Sejak dari tingkat provinsi</strong></p>
<p><strong>18 Oktober 2008</strong> &#8211; Surat berkop Depdiknas | Pustekkom datang ke sekolah. Bu Etty menerima surat tersebut. Di dalam surat tersebut, sudah ada daftar pesertanya. Kebetulan, dari sekolahku ada 3 orang. 3 orang tersebut yaitu Via, Ajeng, dan si penulis. Ruang guru pun heboh. Setelah berdiskusi dengan Bu Etty, maka diputuskan untuk berangkat ke tempat karantina besok harinya. SLB Negeri Semarang dipilih untuk tempat karantina, sedangkan tempat seleksinya bertempat di TVKU (Televisi Kampus Universitas Dian Nuswantoro [UDINUS]). Bersama Bu Etty, Pak Jack, dan 2 orang teman saya, Ajeng dan Via, langsung bergegas ke tempat karantina. Saat di SLB, banyak peserta yang sudah datang, bahkan ada peserta yang sudah datang pukul 8 pagi. Panitia baru datang pukul 14.15. Kami langsung regristasi terlebih dahulu (biar dapet kamar enak).</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/181020083563.jpg"><img class="size-full wp-image-215 aligncenter" title="181020083563" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/181020083563.jpg?w=289&#038;h=216" alt="" width="289" height="216" /></a><em>(Proses regristrasi di SLB Negeri Semarang)</em></p>
<p>Malamnya, panitia menggelar <em>technical meeting</em>. Sayang, jadwal yang kurang on time inilah yang membuat para peserta agak bingung sedikit. Tapi, tak apalah. Para peserta mendapatkan tas laptop yang berisi kaos, pernak-pernik TVE, dsb. Di sela-sela <em>technical meeting</em>, ada hiburan dari SLB Negeri yang membuat kami <em>trenyuh</em>. Kharisma, anak autis, ini sangat menyentuh hati para penontonnya. Bagaimana tidak? Ia sanggup menghafal &gt;600 lagu. Keunikan lainnya adalah dapat mengingat berbagai peristiwa lengkap dengan tanggalnya. Si penulis pun haru. Waktu tak terasa menyentuh pukul 22.00. Saatnya istirahat, tapi tidak untuk si penulis. Saya pun belajar sedikit-sedikit. Karena minum kopi seteguk, saya seperti tidak ngantuk.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/181020083577.jpg"><img class="size-full wp-image-216 aligncenter" title="181020083577" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/181020083577.jpg?w=286&#038;h=214" alt="" width="286" height="214" /></a><em>(dari ki-ka: Via, Ajeng, si penulis)</em></p>
<p><strong>19 Oktober 2008</strong> &#8211; Para peserta telah berkumpul di lapangan untuk diberi pengarahan. Bus dari UDINUS pun sudah <em>ready</em>. Bagi para pendamping yang tidak kebagian tempat duduk, terpaksa nunut (ikut) ke mobil peserta yang lain. Bus ini pun melewati rumah saya. Jadi, orang tua yang ada di rumah melambaikan tangan bila bus lewat. Suatu kebetulan lagi. Para peserta tiba di Aula TVKU pukul 08.00, tapi acara seleksi dimulai pukul 10.30. Soalnya pun masih <em>basic (kebanyakan soal-soal kelas 7 SMP)</em>. Setelah acara seleksi, para peserta diajak tour keliling TVKU. Penulis pun berkesempatan untuk mencoba menjadi <em>news reader</em> <a href="http://ghamdan.wordpress.com/2008/01/09/kidzania-nonton-bioskop-2x/">(seperti saat di KidZania)</a>.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/19102008.jpg"><img class="size-full wp-image-217 aligncenter" title="19102008" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/19102008.jpg?w=224&#038;h=299" alt="" width="224" height="299" /></a><em>(penulis menjajal menjadi news reader)</em></p>
<p>Tapi, waktu sudah menunjukkan pukul 13.30. Inilah saatnya yang paling ditunggu. Semua orang yang ada di aula sudah pasrah. Pengumuman diumumkan secara live. Satu per satu nama dipanggil.  4 orang yang sudah saya ceritakan sebelumnya sangat girang sekali. Bahkan, Nicco pun sujud syukur (sama seperti si penulis). Bu Etty pun hampir copot jantungnya. &#8220;Mbok rakketan siji wae sing melu ning Jakarta (Coba kalau satu saja yang ikut ke Jakarta)&#8221;.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, aku lolos, Ya Allah.&#8221;. Lolos ke Jakarta bukan berarti berleha-leha. Besoknya, saya langsung di-drill sekolah.</p>
<p><strong>Back to Desa Wisata</strong></p>
<p><strong>25 Oktober 2008</strong> &#8211; Setelah di-drill dari Senin-Sabtu, saya mulai mengepak bekal untuk berjihad ke Batavia. Saat penerimaan hasbel mid (hasil belajar pertengahan semester), saya langsung berpamitan ke semua guru, termasuk Pak Tomo (kepala sekolah) dan teman-teman di kelas 9A. Teman-teman saya itu kadang nyeleneh.</p>
<p>&#8220;Ghamdan katanya mau pergi ke Jakarta, ya?&#8221;</p>
<p>&#8220;Iya.&#8221;</p>
<p><span style="text-decoration:line-through;">&#8220;Yes, Alhamdulillah! Kalau bisa seterusnya atau selamanya.&#8221;</span></p>
<p>&#8220;&#8230;..&#8221;</p>
<p>Saya mencoba mengontak koordinator lomba, ternyata penginapannya di Desa Wisata <a href="http://ghamdan.wordpress.com/2008/04/16/unforgettable-memories/">(seperti di Unforgettable Memories)</a>. Minggu pagi, ibuku dan Bu Etty sudah bersiap-siap. Pak Sigit (driver) langsung menancapkan gas ke airport. Karena kondisi badan yang agak kurang fit, maka diputuskan untuk naik burung besi. Awan mendung tidak kuhiraukan. Masih mending dapat snack selama penerbangan.  55 menit kemudian, aku langsung menjejakkan kaki di tanah Batavia. Gemuruh mesin jet agak membuat saya <em>pangling (lupa)</em> aku ini ada di mana. Biasanya kalau saya di Jakarta tujuan saya hanyalah liburan. Tapi kali ini <em>it&#8217;s different. </em>Mencari taksi yang betul-betul aman di Ibukota menjadi tantangan tersendiri. Naik taksi <em>&#8220;burung biru&#8221;</em> itu pilihan yang sudah dianggap paling tepat.</p>
<p><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/271020083680.jpg"><img class="size-full wp-image-222 aligncenter" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/271020083680.jpg?w=293&#038;h=219" alt="desa wisata" width="293" height="219" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Desa Wisata, TMII. Spanduk penyambutan peserta [bewarna biru, atas])</em></p>
<p class="MsoNormal">Keluar dari Bandara Soekarno-Hatta, biayanya bisa digunakan untuk pergi dari Semarang ke Ungaran. Menuju Desa Wisata, tempat kejadian Unforgettable Memories, hanya butuh waktu 1 jam (itupun kalau tidak macet). Adzan magrib di sini agak lambat dari di Semarang. Saya agak berharap semoga baraknya yang ber-AC. Tapi, dugaan itu salah. Justru yang seperti di piknik. Satu kamar berisi 20 orang. Mumpung regristasi belum dibuka, saya tidu dulu di Desa Wisata Hotel (bangunan baru di dekat barak), bangunan baru nan mewah.</p>
<p class="MsoNormal">Makan malamnya, ya pesan di hotel. Mahal sedikit sih, tapi lumayan untuk mengisi perut yang keroncongan.</p>
<p class="MsoNormal">
<p><strong>27 Oktober 2008</strong> &#8211; Saat sarapan, saya sudah melihat beberapa peserta yang sudah  tiba di Desa Wisata. Sepertinya rombongan dari Jogya. Peserta dari Jogya pun terbanyak se-Indonesia, 11 orang, Wow. Panitia pun sudah datang. Saatnya regristrasi. Wah, saya <em>ndaftar</em> paling awal. Hi&#8230;hi&#8230;hi&#8230;Para peserta dibagikan <em>ID Card</em>. Setelah itu saya menuju ke barak tempat karantina para peserta. Di barak, kami bertemu dengan orang tuanya Nicco dan Pak Ahmad Zaenuri, pendamping untuk Jawa Tengah. Sambil menunggu peserta yang lain, kami pun berbincang-bincang.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/271020083683.jpg"><img class="size-full wp-image-225" title="271020083683" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/271020083683.jpg?w=151&#038;h=202" alt="barak f1" width="151" height="202" /></a></dt>
</dl>
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/281020083694.jpg"><img class="size-full wp-image-226" title="281020083694" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/281020083694.jpg?w=156&#038;h=207" alt="barak di desa wisata" width="156" height="207" /></a></dt>
</dl>
</div>
<p style="text-align:center;"><em>(Atas: Kamar Barak tempat si penulis dikarantina. Bawah: Barak di Desa Wisata yang rindang)</em></p>
<p>Jadwal acara pun tertempel di jendela. Trus, bajunya? Ya udah, pakai tas <em>kresek</em> (tas yang buat belanjaan itu lhoo). Mandinya ya di kamar hotel, ada air panasnya. Peserta sudah cukup komplit. Panitia membagikan kaos bertuliskan KiHAJAR. Saya mulai berkenalan dengan peserta yang lain. Sekalian minta <em>fs-</em>nya. Kemudian panitia pun menyuruh para peserta untuk di-shooting per provinsi. Para peserta diminta untuk menyampaikan nama, asal provinsi dan sekolah, tujuan ikut KiHAJAR, dan harapannya bila menang.</p>
<p>Saya pun berbicara dengan bahasa yang cepat tapi bermakna<strong>:</strong><em><strong>&#8220;</strong><strong>Harapan saya tidak muluk-muluk. Kalau menang ya Alhamdulillah, kalau nggak ya tidak apa-apa. Kalau menang, uangnya saya tabung.&#8221;</strong> </em>Pikiran praktis..tis&#8230;tis&#8230;ala Ghamdan.</p>
<p>Pukul 18.00. Acara pertama dimulai, yaitu acara ramah tamah (maksudnya acara kenalan). Wah, di-shooting lagi. Sama seperti yang tadi siang, tapi kali ini di hadapan seluruh peserta. Kini, penyampaiannya dengan slogan. <em>&#8220;<strong>Buktikan bahwa saya harus bisa, kalau orang lain bisa kenapa saya nggak?&#8221;.</strong> </em>Slogan yang menyentuh<em> banget. </em>Setelah acara selesai, para peserta diajak saling bersalaman (seperti acara halal bi halal). Saya yang mendapat giliran pertama. Suatu kehormatan bagi saya. Sebelum tidur, kamar di barak disemprot dengan obat nyamuk. Saya pun memakai lotion anti nyamuk. Kusempatkan minum kopi, pelajaran pun masuk ke otak. Karena tak ada jam, hp <em>lowbatt</em>, setelah belajar langsung tidur.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/kamar-barak1.jpg"><img class="size-full wp-image-228 aligncenter" title="kamar-barak1" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/kamar-barak1.jpg?w=315&#038;h=237" alt="" width="315" height="237" /></a><em>(nyamuk Batavia pun tak dapat dikalahkan di sini)</em></p>
<p><em></em></p>
<p><em></em></p>
<p>Tapi, <em>lotion</em> antinyamuk dan semprot antinyamuk rupanya tak manjur bagi nyamuk Batavia. Maka, saya tak dapat tidur dengan nyenyak. Bahkan, badan saya sampai <em>bentol-bentol</em> akibat serangan nyamuk Batavia.</p>
<p><strong>Status Quo Berubah</strong></p>
<p><strong>28 Oktober 2008 </strong>- Ini merupakan hari penentuan <em>status quo</em> bagi semua orang yang terlibat dalam acara ini. Persiapan saya pun sudah cukup matang. Seperti biasa, para peserta mengenakan kaos yang telah dibagikan panitia semalam sebelumnya dan bawahannya mengenakan celana SMP. Maka, pukul 07.30 WIB semua peserta dan pendamping meluncur menuju Pustekkom di bilangan Ciputat dengan menggunakan dua bus.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pic_0208.jpg"><img class="size-full wp-image-234 aligncenter" title="kihajar 2008_1" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pic_0208.jpg?w=237&#038;h=177" alt="kihajar 2008_1" width="237" height="177" /></a></p>
<p style="text-align:center;">(Busnya pun ditempeli spanduk)</p>
<p>Perjalanan ditempuh dalam waktu 1 jam melalui jalan tol. Begitu masuk ke Pustekkom, lebih tepatnya ke gedung utama (Grha Tama), para peserta disambut oleh Lilik Ghani, Kepala Pustekkom, dan para jajarannya.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/ghamdan.jpg"><img class="size-full wp-image-235 aligncenter" title="ghamdan" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/ghamdan.jpg?w=237&#038;h=204" alt="ghamdan" width="237" height="204" /></a></p>
<p style="text-align:center;">(Si penulis [kedua dari kiri] di Pustekkom)</p>
<p>Kemudian, ini saat yang paling ditunggu bagi semua orang. Para peserta dan pendamping naik ke lantai 4. Selanjutnya, para peserta memasuki ruang aula untuk mengikuti seleksi terakhir sebelum menuju ke grand final pada malam harinya. Soalnya terbilang mudah, kebanyakan basic kelas 7 dan 8. Untuk Matematika, pelajaran kelas 9 yang muncul hanyalah BSRL (Bangun Ruang Sisi Lengkung) dan Barisan Bilangan, sisanya <em>basic</em> kelas 7 dan 8.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/seleksi-nasional.jpg"><img class="size-full wp-image-236 aligncenter" title="seleksi-nasional" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/seleksi-nasional.jpg?w=247&#038;h=185" alt="seleksi-nasional" width="247" height="185" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em> (Di sinilah seleksi dilangsungkan)</em></p>
<p>60 pilihan ganda (4 mata pelajaran di-UN-kan dibagi rata [satu pelajaran 15 soal]) dan 5 uraian dikerjakan dalam waktu ±1,5 jam. Soal ditayangkan dengan LCD Projector. Tentu saja, pengerjaan satu soalnya dibatasi. Akhirnya, waktu telah habis. Saya pun menghampiri kawan-kawan se-Jateng. Natasha, Nicco, Wisnu, dan Misbachul hanya geleng-geleng kepala. Mereka sepertinya tak bisa mengerjakan. Tapi, saya tetap optimis. Setelah acara seleksi selesai, para peserta dan pendamping berkumpul di pintu masuk aula. Seperti di TVKU, para peserta diajak tour keliling Pustekkom.</p>
<p>Perjalanan dimulai dari R. Perpustakaan. Yang namanya perpustakaan Pustekkom pasti sarat dengan buku pelajaran, alat peraga, perlengkapan ICT, dan berbagai barang yang berbau pelajaran. Sayang, para peserta tak dapat memanfaatkan fasilitas di perpustakaan karena keterbatasan waktu. Selanjutnya, para peserta masuk ke gedung Grha Media yang terletak di sebelah Grha Tama.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pustekkom_1.jpg"><img class="size-full wp-image-237 aligncenter" title="pustekkom_1" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pustekkom_1.jpg?w=214&#038;h=162" alt="pustekkom_1" width="214" height="162" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Para peserta menuju Grha Media)</em></p>
<p>Mengapa disebut Grha Media? Karena di seluruh ruangan di gedung ini &#8220;markasnya&#8221; berbagai divisi media, seperti divisi multimedia, audio, televisi, dll. Para peserta mengawali perjalanan di Grha Media di studio Radio Edukasi. Suasana di studio radio sangat sejuk dan asri.</p>
<p>Penyiar:&#8221;Selamat siang, para peserta&#8230;&#8221;</p>
<p>Peserta:&#8221;Selamat siang&#8230;..&#8221;</p>
<p>(komputer menunjukkan grafik suara sangat tinggi)</p>
<p>Penyiar:&#8221;Bagaimana kesan-kesan selama di Jakarta?&#8221;</p>
<p>Peserta:&#8221; Kamar mandinya banjiirrr.&#8221;</p>
<p>??????</p>
<p>(Seluruh orang tertawa terbahak-bahak)</p>
<p><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/radio-edukasi-2.jpg"><img class="size-full wp-image-241 aligncenter" title="radio edukasi " src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/radio-edukasi-2.jpg?w=316&#038;h=238" alt="radio edukasi " width="316" height="238" /></a><em>(Peserta ditanyakan berbagai pertanyaan di studio Radio Edukasi)</em></p>
<p>Di luar studio, terdapat piranti audio jadul. <em>&#8220;Kalau di daerah, mungkin ini masih terpakai dan awet,&#8221;</em>tutur salah seorang pendamping yang tak diketahui namanya. Koridor di luar studio lebih mirip &#8220;museum audio&#8221;. Setelah puas dengan kehebohan di dalam studio, saatnya para peserta menuju dapur <em><a href="http://www.e-dukasi.net">e-dukasi.net</a></em>. Sekilas informasi, <em><a href="http://www.e-dukasi.net">e-dukasi.net</a></em> merupakan portal pendidikan yang dikelola oleh Pustekkom. Para pegawai di &#8220;dapur&#8221; ini mempresentasikan keunggulan <em>e-dukasi.net</em> dengan sangat <em>gamblang.</em> &#8220;Kita kembangkan bagaimana suatu materi dapat divisualisasikan secara enak,&#8221;tutur salah seorang pegawai. Memang, di dalam <em>e-dukasi.net</em>, semua materi divisualisasikan dengan <em>flash.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/e-dukasinet.jpg"><img class="size-full wp-image-242 aligncenter" title="e-dukasi.net" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/e-dukasinet.jpg?w=257&#038;h=193" alt="e-dukasi.net" width="257" height="193" /></a>(Seorang pegawai Pustekkom sedang mempresentasikan keunggulan e-dukasi.net)</em></p>
<p><em></em></p>
<p>Studio Televisi Edukasi merupakan tujuan terakhir di Pustekkom. Para peserta diajak masuk ke dalam maater control. Di sini, para peserta agak berjubel, agak sempit memang. <em>Brrrrr, atis buanget, koyo kulkas (Brrrr, dingin sekali, seperti kulkas). </em>Ya iya lah, yang namanya master control itu pasti dingin (untuk menjaga suhu peralatan), sama seperti ATM, agar tak panas. Para peserta juga dijelaskan mengenai peralatan yang ada di master control.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pic_0204.jpg"><img class="size-full wp-image-245 aligncenter" title="master control tve 1" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pic_0204.jpg?w=306&#038;h=230" alt="master control tve 1" width="306" height="230" /></a><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pic_0205.jpg"><img class="size-full wp-image-246 aligncenter" title="vcr tve" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pic_0205.jpg?w=306&#038;h=230" alt="vcr tve" width="306" height="230" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Atas: Operator menjelaskan fungsi peralatan yang ada di master control. Bawah: Peralatan VTR)</em></p>
<p>Jika dilihat dari berbagai fungsi peralatan di master control, memang memerlukan SDM yang handal untuk menjalankan semua peralatan ini. Kemudian, para peserta diajak masuk ke salah satu studio yang berada di TVE. Backroundnya hijau. <em>Chroma keys</em> diterapkan di sini. Background yang hijau dapat diganti tampilannya dengan sentuhan komputer.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pic_0207.jpg"><img class="size-full wp-image-250 aligncenter" title="studio tve" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pic_0207.jpg?w=276&#038;h=208" alt="studio tve" width="276" height="208" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Backroundnya hijau, standar studio canggih)</em></p>
<p>Kini tibalah saatnya untuk angkat kaki dari Pustekkom. Para peserta meluncur ke Gedung Pewayangan Kautaman untuk mengikuti gladi bersih. Sepanjang perjalanan, panitia membagikan makan siang berupa masakan Jepang yang sudah pasti mereknya banyak diketahui khalayak umum. Karena tak bisa menggunakan sumpit, Sukhufi, peserta dari Jawa Timur, mengambil <em>secuil</em> gabus yang dipakai untuk bungkus makanan dan dibentuk layaknya sendok. Ia menjadi sorotan selama makan siang. Kreativitas anak bangsa.</p>
<p><strong>S</strong>esampainya di Gedung Pewayangan Kautaman, para peserta langsung menempati kursi penonton. &#8220;Nanti malam, kursi yang kalian duduki sama dengan kursi yang kalian duduki sekarang,&#8221;perintah sang koordinator. Wuih, si penulis dapat berkah lagi. Si penulis duduk tepat di depan panggung bagian tengah. Kursi si penulis nantinya menjadi jalur lewatnya tokoh-tokoh penting di negeri ini untuk menuju ke panggung. Para peserta juga dipersilahkan naik ke panggung untuk mencoba bel. Siapa tahu, ada yang terpilih untuk naik ke panggung nanti malam.</p>
<p>Hujan deras mengguyur Batavia. Bus pun datangnya telat. Istirahat dulu, biar nggak capek. Ironis, sesampainya di penginapan, para peserta, pendamping, (termasuk)cpanitia terpaksa hujan-hujanan untuk menuju kamar masing-masing. Pulang kampung masuk angin. Si penulis terpaksa rehat di kamar hotel tempat ibu si penulis dan Bu Etty tidur.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/keakraban-para-peserta.jpg"><img class="size-full wp-image-262 aligncenter" title="keakraban para peserta" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/keakraban-para-peserta.jpg?w=270&#038;h=360" alt="keakraban para peserta" width="270" height="360" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Keakraban para peserta sangat terasa di tempat penginapan)</em></p>
<p>Jam di handphone menunjukkan pukul 17.30. Si penulis dan peserta yang lain harap-harap cemas. <em>Status quo</em> pada saat ini mulai gonjang-ganjing (fluktuatif). Gedung  yang berada di belakang Masjid At-Tien ini sudah mulai penuh. Acara ini sekaligus acara penobatan e-Learning Award 2008. Satu setengah jam kemudian, MC membukakan acara. &#8220;Dalam rangka 80 hari Sumpah Pemuda, kita buka KiHAJAR Award dan e-Learning Award,&#8221;tutur si MC. Ha? 80 hari? Si penulis tertawa dalam hati. Kemudian, Mendiknas, Menristek, Kepala Pustekkom, serta jajarannya memasuki ruang grand final.</p>
<p><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/lilik-ghani.jpg"><img class="size-full wp-image-252 aligncenter" title="lilik ghani" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/lilik-ghani.jpg?w=287&#038;h=214" alt="lilik ghani" width="287" height="214" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Kepala Pustekkom, Lilik Ghani, menyampaikan laporan pelaksanaan KiHAJAR dan e-Learning Award)</em></p>
<p><em></em></p>
<p><em></em></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/bambang-sudibyo.jpg"><img class="size-full wp-image-255 aligncenter" title="bambang sudibyo" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/bambang-sudibyo.jpg?w=291&#038;h=218" alt="bambang sudibyo" width="291" height="218" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Mendiknas Bambang Sudibyo menyampaikan sambutan)</em></p>
<p>MC-nya pun ganti. MC Nadia (nama belakangnya lupa) dan Panji kini memandu acara. Saat pengumuman 9 besar, si penulis dan peserta yang tak dipanggil namanya hanya bisa D4 (Datang, Duduk, Dlongap-Dlongop [ melamun]). Perjalanan sang penulis hanya sampai di sini<em>. Jawa Tengah ora ono blas sing songo besar</em> (Jawa Tengah tidak ada sama sekali yang masuk ke sembilan besar) .Saat grand final dilangsungkan, sindrom D4 muncul lagi. Soalnya yang keluar sangat basic (lebih tepatnya seperti soal kelas 4 SD).</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/suasana-grand-final.jpg"><img class="size-full wp-image-256 aligncenter" title="suasana grand final kihajar award 2008" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/suasana-grand-final.jpg?w=314&#038;h=236" alt="suasana grand final kihajar award 2008" width="314" height="236" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Suasana Grand Final KiHAJAR Award 2008. Penuh ketegangan)</em></p>
<p>Saat off air, sang MC mencoba menghibur para hadirin dengan humor yang lumayan kocak. Si penulis ditunjuk oleh MC untuk menuju ke panggung.</p>
<p>MC: &#8220;Dik, asalnya dari mana?&#8221;</p>
<p>Si Penulis:&#8221;Dari Semarang.&#8221;</p>
<p>MC: &#8220;Mau tahu nggak, saya itu asli Semarang, sekolah saya dulu sama seperti kamu.&#8221;</p>
<p>Si Penulis: &#8220;MOSO&#8217;? (Masa&#8217;?) (dengan intonasi yang amat sangat ditekan)&#8221;</p>
<p>(Spontan, para hadirin tertawa terbahak-bahak&#8230;)</p>
<p>MC: &#8220;Yang dari Semarang siapa aja?&#8221;</p>
<p>Si Penulis: &#8220;Aku dan Nicco&#8221;</p>
<p>MC: &#8220;Ooooo&#8230;., kakakku&#8230;&#8221;</p>
<p>(Lagi-lagi penonton tertawa)</p>
<p>Humor yang kocak ini diberhentikan sesaat setelah sutradara berteriak &#8220;STANDBY!&#8221;. Acara pun dilanjutkan. Ketika sampai di babak terakhir, menurut saya, peserta agak geleng-geleng kepala. Juri Bhs. Inggris membacakan bacaan singkat. <em>Wuih, Inggrise medhok buanget. Aku malah bingung. (Wah, Inggrisnya kental sekali. Aku malah bingung).</em></p>
<p>Tak apalah.<em> </em>Sang penulis bersama  40 peserta yang belum punya kesempatan untuk naik panggung tidak menyesal walaupun tidak mendapat hadiah utama berupa fulus 70 juta dan satu set PC impor dari Amrik.  Kita sudah <em>do the best. </em>Qanaah (menerima apa adanya) itu wajib.</p>
<p>Alhamdulillah, ada angin mamiri bagi yang tak masuk 9 besar. Menurut Kepala Pustekkom, atas desakan masyarakat, KiHAJAR 2009 rencananya akan diadakan dari tingkat SD s/d SMA. Para hadirin yang ada di Gedung Pewayangan Kautaman gembira bukan main. Saya pun berteriak : &#8220;Horee, Alhamdulillah.&#8221;. Setelah acara grand final, grup band Samsons menghibur para penonton. Lumayan, hiburan gratis.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/hiburan.jpg"><img class="size-full wp-image-259 aligncenter" title="hiburan" src="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/hiburan.jpg?w=311&#038;h=234" alt="hiburan" width="311" height="234" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><em>(Vokalis Grup Band Samsons, Bams, menghibur para hadirin)</em></p>
<p>Setelah acara selesai, semua peserta diajak foto bersama oleh panitia. Ironis, panitia tak mau membagikan (bahkan) mengupload foto hasil jepretan tersebut ke para peserta. Peserta hanya mendapatkan kenang-kenangan berupa dua buah kaos saja.</p>
<p><strong>29 Oktober 2008</strong> &#8211; Salam perpisahan pun terpaksa kulontarkan ke semua teman baruku.  Saatnya untuk pamit. Tapi, aku tetap bisa keep contact di internet. Terima kasih. Aku meninggalkan Desa Wisata untuk kedua kalinya dengan rasa haru. Semoga KiHAJAR berikutnya dapat lebih baik lagi. Ini menjadi pengalaman bagi siapapun yang terlibat di dalam KiHAJAR tahun ini.</p>
<p>&#8230;.</p>
<p>Batavia, lihatlah. Insya Allah aku akan kembali dalam kesempatan yang lain&#8230;.   <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/207/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=207&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2008/10/31/berjihad-di-batavia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/10/kihajar-award-2008.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kihajar award 2008</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/kihajar.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kihajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/181020083563.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">181020083563</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/181020083577.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">181020083577</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/19102008.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">19102008</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/271020083680.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">desa wisata</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/271020083683.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">271020083683</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/281020083694.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">281020083694</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/kamar-barak1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kamar-barak1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pic_0208.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kihajar 2008_1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/ghamdan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/seleksi-nasional.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">seleksi-nasional</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pustekkom_1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pustekkom_1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/radio-edukasi-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">radio edukasi </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/e-dukasinet.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">e-dukasi.net</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pic_0204.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">master control tve 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pic_0205.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">vcr tve</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/pic_0207.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">studio tve</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/keakraban-para-peserta.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">keakraban para peserta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/lilik-ghani.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lilik ghani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/bambang-sudibyo.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bambang sudibyo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/suasana-grand-final.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">suasana grand final kihajar award 2008</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ghamdan.files.wordpress.com/2008/11/hiburan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hiburan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Open Door</title>
		<link>http://ghamdan.wordpress.com/2008/10/05/open-door/</link>
		<comments>http://ghamdan.wordpress.com/2008/10/05/open-door/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 02:16:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ghamdan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ghamdan.wordpress.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[ (Penulis [kiri atas] bersama keluarga besar)
Gema takbir berkumandang di mana-mana. Berbagai persiapan pun dilakukan semua orang untuk menyambut hari yang fitri ini. Termasuk silaturahmi. Silaturahmi, kegiatan bertemu dengan sanak saudara untuk meminta maaf sudah menjadi tradisi di mana-mana. Maka, tak ada salahnya kami menggelar Open Door (bukan Open House). Open Door selain artinya menerima [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=205&subd=ghamdan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;"><a href="http://2.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SOgf7bUKqFI/AAAAAAAAATM/E8VyZftRTS4/s1600-h/lebaran-2008.jpg"><img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;width:288px;height:217px;margin:0 auto 10px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SOgf7bUKqFI/AAAAAAAAATM/E8VyZftRTS4/s320/lebaran-2008.jpg" border="0" alt="" /></a><span style="font-size:78%;"> (Penulis [kiri atas] bersama keluarga besar)</p>
<p></span>Gema takbir berkumandang di mana-mana. Berbagai persiapan pun dilakukan semua orang untuk menyambut hari yang fitri ini. Termasuk silaturahmi. Silaturahmi, kegiatan bertemu dengan sanak saudara untuk meminta maaf sudah menjadi tradisi di mana-mana. Maka, tak ada salahnya kami menggelar Open Door <span style="font-style:italic;">(bukan Open House)</span>. Open Door selain artinya menerima tamu dengan pintu yang lebar, kita tentunya juga membuka pintu maaf yang sebesar-besarnya. Tamu-tamu yang datang pun bukan hanya dari kalangan tetangga, tetapi juga dari saudara-saudara yang sangat jarang ditemui. Pembagian angpao saat silaturahmi pun biasanya dilakukan hanya untuk kalangan tetangga saja.</p>
<p><span style="font-style:italic;">Nulisnya disambung beberapa jam lagi&#8230;.</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ghamdan.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ghamdan.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ghamdan.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ghamdan.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ghamdan.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ghamdan.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ghamdan.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ghamdan.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ghamdan.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ghamdan.wordpress.com/205/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ghamdan.wordpress.com&blog=2081088&post=205&subd=ghamdan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ghamdan.wordpress.com/2008/10/05/open-door/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7f485d81d36e4e042cbd3ae6bb031ef9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ghamdan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2.bp.blogspot.com/_FEGr9I5u648/SOgf7bUKqFI/AAAAAAAAATM/E8VyZftRTS4/s320/lebaran-2008.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>