
Saya sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada R. Wibowo & Yahya N. yang sebagian fotonya telah dipublikasikan untuk kelas 8G dalam dokumentasi study tour.
Oke, saya langsung ttp (tu the poin). Foto dapat menjadi seb
uah media untuk mengenang masa-masa yang indah atau bisa juga untuk menjadi bukti yang autentik (sah). Dengan tujuan tersebut, saya meminta ke-2 teman saya untuk foto hasil kamdig mereka dapat saya share ke teman-teman yang lain melalui media internet atau blutut. Ukufan file yang saya terima dari 2 teman saya cukup besar (hingga mencapai 320 MB). Titik kesulitan ada pada memori kard. Apalagi, memori kardnya berjenis Memory Stick Pro Duo (yang menurut saya paling jarang dan hanya perangkat bermerek Sony yang menggunakannya). Peran card reader paling membantu saya. Rata-rata, kamera masa kini mempunyai ukuran file hingga puluhan MB (karena besarnya megapixel). Untuk i
tu, Adobe ImageReady menjadi solusinya. Untuk mengecilkan ukuran file (bisa untuk web), saya pilih kualitas gambar yang paling rendah. Tentu saja, file hasil kompresan tidak sebanding dengan file aslinya. Walaupun hasil kompresan, hal ini berguna bagi foto yang akan dimasukkan ke web atau ke hape yang memorinya kecil. Untuk web: proses memunculkan gambar lebih cepat.
Mungkin di setiap foto saya beri comment, tags, atau bahkan copyright. Foto-foto yang saya terima ini pun belum semua saya share karena keterbatasan kuota internet). Teman-teman juga bangga karena dokumentasinya cukup lengkap dibanding yang lain. Tentunya, foto orang tidur dan foto teman saya yang baru jadian di Desa Wisata tidak saya share. Saya menghormati privasi (juga permintaan dari orang ybs.)
THANKS TO ALL……………..
Artikel terkait: Mengompres Ukuran File Foto dengan Photoshop




