Menikmati Kawasan Simpang Lima dari Ketinggian

 

GBP1

(Sang penulis dengan latar belakang kawasan Simpang Lima Semarang dari ketinggian)

Mengawali tulisan ini, sang penulis mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

————-

Berlebaran di kampung halaman sungguh mengasyikkan karena semua sanak saudara berkumpul untuk silaturahmi. Setiap tahunnya, sang penulis berlebaran di rumah nenek sang penulis. Rumah nenek sang penulis bisa dikatakan menjadi basecamp bagi keluarga besar sang penulis untuk bersilaturahmi.

Sehari setelah lebaran, agenda sang penulis tentu saja kosong dikarenakan semua kegiatan silaturahmi sudah dilakukan pada hari pertama lebaran. Untuk mengisi waktu, sang penulis rencananya berkelilng kota untuk melihat keadaan. Kebetulan, sepupu sang penulis yang bernama Mas Satrio (Iok) juga mengajak sang penulis untuk mencari tempat nongkrong yang enak sembari  Mas Iok mengerjakan tugas kantornya yang menumpuk.

Target utama sang penulis dan Mas Iok adalah beberapa kafe yang cukup hits di Kota Semarang. Sayangnya, kebanyakan dari kafe tersebut masih tutup di hari kedua lebaran. Kalaupun buka, lokasinya jauh dari rumah nenek sang penulis.

Sang penulis menyarankan bagaimana jika nongkrongnya di kafe hotel, karena kafe hotel selalu buka. Mas Iok pun mengiyakan.

Sang penulis kemudian mencari info mengenai kafe di hotel di Kota Semarang. Pilhan sang penulis jatuh pada Hotel Louis Kienne Simpang Lima yang merupakan hotel yang memiliki sky pool di jantung Kota Semarang. Sungguh kebetulan karena di area kolam renang di hotel tersebut juga memiliki kafe yang bernama Sky Lounge. Setelah menelepon bagian resepsionis dan mengonfirmasi jika kafe tersebut buka, sang penulis bersama Mas Iok langsung meluncur ke Hotel Louis Kienne Simpang Lima.

Sky Lounge terletak di lantai paling atas di Hotel Louis Kienne Simpang Lima, yaitu lantai 23. Untuk masuk ke kafe ini tidak memerlukan kartu akses dan tidak memerlukan reservasi terlebih dahulu.

Begitu masuk ke dalam kafe, hanya sang penulis dan Mas Iok pengunjung kafe ini.

Pas banget memang pengennya cari suasana yang menenangkan. Apalagi ditambah dengan pemandangan Kawasan Simpang Lima dari ketinggian, bisa betah berlama-lama di kafe ini.

20160707_153628

20160707_145110

(Suasana di Sky Lounge Louis Kienne Simpang Lima Semarang)

Menu yang ditawarkan di kafe ini bisa dibilang tidak terlalu banyak tetapi sudah lebih dari cukup jika kita menikmati hidangan sembari berbincang, bersantai, atau hanya untuk sekedar mengerjakan tugas. Terdapat pilihan camilan ringan hingga menu utama seperti nasi goreng, mi godhog/rebus, sop buntut, steak ayam, dan menu khas Singapura seperti laksa dan char kway teow.

Catatan : Hotel Louis Kienne merupakan hotel yang dikelola oleh Ariva, perusahaan hotel dari Singapura. Maka jangan heran jika ada laksa dan char kway teow di menu kafenya.

20160707_153607

(Menu yang tersedia di Sky Lounge Louis Kienne Simpang Lima Semarang. Harga yang tertera di menu belum ditambah 10% PPN dan 11% Biaya Servis)

Bagi yang ingin mengerjakan tugas atau sekedar berselancar di dunia maya, Sky Lounge memiliki koneksi Wi-Fi yang cukup kencang.

Berhubung Sang penulis dan Mas Iok sudah makan siang di sebuah warung soto ayam di bilangan MH Thamrin, kami pun memesan Sandwich Ayam dengan minuman berupa Jus Jeruk dan Cokelat Panas.

20160707_145105

(Hidangan yang dipesan sang penulis dan Mas Iok sesaat setelah disajikan)

Soal rasa, sandwich ayamnya sungguh enak. Rotinya dipanggang terlebih dahulu, isian yang ada di dalam sandwich seperti telur dan berbagai macam sayuran memang pas untuk mengganjal perut dan mantap di lidah. Kentang goreng yang juga disajikan bersamaan dengan sandwich sangat gurih. Salad yang menjadi pendamping sandwich pun juga mantap karena diberi taburan keju.

Sembari menikmati hidangan dan bersantai, sang penulis bersama Mas Iok mencoba untuk mengelilingi area kolam renang. Area kolam renang pun masih kosong melompong. Maklum, matahari masih sangat terik.

(Beberapa foto yang diambil dari beberapa sudut di area kolam renang Louis Kienne Simpang Lima. Klik salah satu foto untuk memperbesar)

gbp2

(Sang penulis menikmati pemandangan Kawasan Simpang Lima dari ketinggian)

20160707_153937

(Kawasan Simpang Lima Semarang dari ketinggian)

20160707_172943

(Jalan Ahmad Yani dan sekitarnya)

20160707_173003

(Kawasan Anggrek, Seroja, dan sekitarnya)

Menjelang senja, seperti yang sudah diduga, sudah mulai banyak orang untuk berenang sambil menikmati pemandangan Kawasan Simpang Lima dari ketinggian. Suasana sore hari memang suasana yang pas untuk bersantai. Terlebih, tidak semua hotel di Semarang memiliki fasilitas sky pool maupun sky lounge, sehingga berenang dan bersantai di Louis Kienne Simpang Lima merupakan hal yang sangat tepat karena langsung menikmati suasana dari pusat kota.

20160707_172739

(Suasana kolam renang Hotel Louis Kienne Simpang Lima pada sore hari)

Menikmati senja dari ketinggian sambil menikmati pemandangan pusat kota sungguh merupakan hal yang sangat menenangkan hati, bisa juga sambil untuk mengusir stress dan lelah.

20160707_173044

(Mas Iok menikmati senja sambil menikmati pemandangan Kawasan Simpang Lima)

20160707_175208 20160707_175544

(Simpang Lima pada saat senja. Kehidupan malam hari di Semarang mulai menggeliat)

Kini, saatnya giliran malam untuk beraksi. Suasana di kolam renang masih ramai dengan orang-orang yang berenang sembari menikmati pemandangan. Mas Iok pun sudah hampir menyelesaikan tugas kantornya.

20160707_180140

(Suasana di kolam renang Hotel Louis Kienne Simpang Lima pada malam hari)

20160707_180229 20160707_180242

(Beberapa sudut di Sky Lounge Louis Kienne Simpang Lima pada malam hari)

20160707_180255

(Mas Iok yang hampir menyelesaikan tugas kantornya. Kami pun juga memesan minuman kembali karena minuman kami sebelumnya sudah habis.)

Sekitar pukul 18.30 WIB, Mas Iok pun sudah menyelesaikan tugas kantornya dan saat itu juga kami beranjak dari Sky Lounge untuk mencari makan malam di sekitaran Simpang Lima.

Pembayaran di Sky Lounge dapat menggunakan BCA,  VISA, atau MasterCard.

Akhir kata, Sky Lounge di Louis Kienne Simpang Lima Semarang menurut sang penulis sangat pas untuk dijadikan tempat nongkrong atau tempat mengerjakan tugas untuk waktu yang lama karena suasana di Sky Lounge sangat mendukung.

Sepi, pemandangan menarik, internetnya kencang,  harga yang cukup pas untuk ukuran kafe di ketinggian, dan rasa hidangan yang menggoda lidah adalah faktor mengapa Sky Lounge di Louis Kienne bisa direkomendasikan pada kerabat.

JAM BUKA SKY LOUNGE : 07:00-22:00

INFO : Artikel ini dibuat dari pemikiran sang penulis sendiri, tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Semua pesanan dibayar dengan menggunakan kantong sendiri.