Sebuah Catatan dari Kantor Staf Presiden

094

(Sang penulis [kiri] saat berada di Istana Negara bersama rekan-rekan magangers LAPOR! Angkatan 7)

Pertengahan Mei 2015.

Suasana malam di Kuala Lumpur saat itu begitu syahdu.

Sejuk dan menenangkan.

Pertokoan sudah mulai banyak yang tutup.

Kuala Lumpur saat itu sejenak akan beristirahat.

Sepertinya berbanding terbalik dengan Jakarta yang seakan 24 jam non-stop ramai tanpa batas.

Saat itu sang penulis sedang berjalan menyusuri Petaling Street bersama dua orang saudara sang penulis, Puput dan Dhira. Akhirnya kami berlibur bersama kembali setelah beberapa bulan yang lalu menjelajah Lombok. Berhubung kali ini sang penulis berlibur bersama keluarga besar sang penulis, otomatis Puput dan Dhira ikut bersama.

Di tengah-tengah sang penulis asyik menjelajah Petaling Street, telepon seluler sang penulis berbunyi.

Ada email masuk? Wah, tumben, libur panjang ini ada email.

Langsung saja sang penulis mulai membuka inbox emailnya.

Melihat pengirim email tersebut, sang penulis mulai deg-degan.

Deg, apa ini…?

Ghamdan yang baik,

Selamat bergabung di Program Magang LAPOR! Angkatan VII !

Kami tunggu kehadirannya dalam sesi introduksi dan orientasi yang akan dimulai pada:

Hari/Tanggal : Senin, 18 Mei 2015

Waktu : 13.00 – selesai

Tempat : Gedung Eks UKP4 / Sebelah Wantimpres, Jalan Veteran III No. 2 Jakarta Pusat (Kantor Staf Presiden)

Dresscode : Batik (no jeans, no sandals)

Silakan menyimak informasi dasar tentang LAPOR! di website www.lapor.go.id, blog.lapor.go.id, atau https://www.youtube.com/user/LAPOR1708 dan siapkan pertanyaan/masukanmu untuk LAPOR! yang lebih baik.

Pastikan kamu membawa laptop, kartu identitas (KTP), dan semangat serta antusiasme yang tinggi untuk memajukan Indonesia!

Terima kasih atas perhatiannya dan sukses selalu!

Salam,

Pengelola LAPOR!

Kantor Staf Presiden

Wah apa? Aku besok Senin ke Istana?

Alhamdulillah…

Setelah mendapatkan kabar tersebut, langsung saja sang penulis bersama Puput dan Dhira mengemil bersama di sebuah kedai roti lapis yang berasal dari Negeri Paman Sam sambil membahas apa yang sang penulis lakukan pada saat magang nanti.

Kembali ke hotel,  ternyata kabar membahagiakan ini langsung tersebar ke seluruh anggota keluarga. Suasana liburan di negeri jiran yang tinggal beberapa hari lagi semakin lebih meriah.


Mungkin pembaca masih heran atau mungkin memiliki pertanyaan yang sangat mendasar….

Bagaimana bisa mendapatkan kesempatan magang di linkungan ring 1 di republik ini?

Terdengar cukup mustahil tapi memang di Kantor Staf Presiden (KSP), melalui salah satu programnya yaitu LAPOR!, sering membuka magang yang ditujukan bagi mahasiswa atau fresh graduate untuk semua jurusan / bidang studi.

Kabar mengenai program magang tersebut biasanya disebar melalui website dan sosial media resmi LAPOR!

Sejak kapan sang penulis terjun dalam program magang LAPOR! ?

Pada bulan Mei hingga Agustus 2015, sang penulis terjun di program magang LAPOR! Angkatan 7.

Kenapa program magang LAPOR! ada angkatannya?

Karena program magang LAPOR! sudah berlangsung cukup lama. Salah seorang kakak kelas sang penulis semasa SMA juga pernah terlibat dalam program magang ini. Sang penulis juga sekilas mengetahui apa itu LAPOR! berkat postingan kakak kelas sang penulis tersebut di jejaring media sosial.

Apa saja posisi yang biasanya ditawarkan di program magang LAPOR! ?

Saat  magang LAPOR! Angkatan 7, dari ratusan pendaftar yang melamar magang, hanya 11 yang diterima, dengan rincian 7 orang untuk posisi Participation Analyst (PA), 2 orang untuk posisi Communication Specialist (CS), 1 orang untuk posisi Design Specialist (DS), dan 1 untuk posisi orang Programming Specialist (PS).

(untuk program magang LAPOR! saat ini, ada posisi baru yaitu Public Policy Specialist).

Persebaran asal kampusnya pun beragam. Dalam program magang LAPOR! Angkatan 7, peserta magang ada yang berasal dari universitas di Depok, Jatinangor, Bulaksumur, Cikarang, dan Alam Sutera.

tim-magang-lapor-angkatan-7

(Susunan tim magang LAPOR! Angkatan 7)

Alhamdulillah sang penulis dapat mengisi posisi PS dalam program magang LAPOR! Angkatan 7.

Apakah program magang LAPOR! ini bersifat rutin?

Kalau boleh sang penulis katakan, selama di KSP tidak ada aral melintang, program magang ini bersifat rutin setiap 3 bulan. Untuk LAPOR!, biasanya periode magangnya di kisaran Mei – Agustus, Agustus – November, November – Februari, Februari – Mei.

Kalau mau update terkait program magang, pantengin aja twitter resminya lapor : @LAPOR1708 atau di http://blog.lapor.go.id yang berisi rilis kegiatan LAPOR!


Sekarang, sang penulis ingin menjelaskan apa itu LAPOR! sebenarnya.

LAPOR! merupakan singkatan dari Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat. Program ini dibawah Kedeputian 1 Kantor Staf Presiden.

LAPOR! pertama kali diluncurkan pada akhir tahun 2011 saat di bawah naungan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) yang dipimpin oleh Kuntoro Mangkusubroto di era pemerintahan SBY.

Layanan ini merupakan tempat masyarakat untuk melapor, mengadu, berkeluh kesah, mengkritik, atau memberikan saran terhadap pelayanan publik seperti kesehatan, transportasi, pendidikan, administrasi kependudukan, perizinan (STNK, SIM, Izin Mendirikan Bangunan, dan lainnya), Lingkungan Hidup, Pariwisata, Pembangunan Daerah, Dana Desa, Infrastruktur, Hak Ketenagakerjaan, Komunikasi dan Informasi, dan Perbankan.

Patut dicatat, laporan terkait hukum, lingkup legislatif, korupsi, dan/atau masalah kriminal, LAPOR! belum mengelola sehingga pembaca sebaiknya melaporkan langsung ke instansi yang bersangkutan. Namun, khusus untuk layanan penegakan hukum oleh Kepolisian dan Kejaksaan (termasuk dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi), pembaca dapat memantau penanganannya dengan bertanya melalui LAPOR!. Keluhan mengenai pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Kepolisian dan Kejaksaan juga dapat disampaikan melalui LAPOR!.

Secara garis besar, setelah laporan dari masyarakat masuk melalui kanal pelaporan yang tersedia, maka LAPOR! akan melakukan verifikasi terhadap isi laporan tersebut paling lambat 3 hari kerja. Jika sudah diverifikasi, maka laporan masyarakat akan diteruskan ke pihak yang terkait dan jawaban dari permasalahan tersebut akan dijawab dan diberikan solusinya oleh pihak yang bersangkutan. Sebagai pelapor, masyarakat dapat memberikan tanggapan dari jawaban yang diberikan oleh pihak terkait

sistem-kerja-lapor

(Alur Kerja LAPOR, diambil dari laman lapor.go.id)

c1t9p_iusaaixzg

(Cara laporan agar lebih cepat diverifikasi, diambil dari kanal sosial media LAPOR!)

c2wkdbeukaektqx

(Permasalahan yang dapat dilaporkan melalui LAPOR! , diambil dari kanal sosial media LAPOR!)

Kita juga dapat melihat tingkat ketuntasan laporan kementerian/lembaga, BUMN, maupun pemda melalui laman LAPOR!

Saat ini, LAPOR! telah terhubung di Kementerian, Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, Lembaga Negara, BUMN, Pemerintah Daerah yang terdiri atas 19 Pemerintah Provinsi (Aceh, Bali, Bengkulu, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara), 4 Pemerintah Kota (Ambon, Bandung, Kediri, dan Semarang) dan 7 Pemerintah Kabupaten (Bojonegoro, Cianjur, Gorontalo, Indragiri Hulu, Serdang Bedagai, Parigi Moutong, dan Polewali Mandar). (data per Oktober 2016)

Jika laporan merupakan kewenangan instansi swasta dan/atau pemerintah daerah yang belum terhubung, pembaca dapat menyampaikan laporan tersebut ke bagian layanan informasi dan pengaduan dari instansi yang bersangkutan.

Cara untuk melapor cukup mudah, cukup kunjungi website LAPOR!, SMS ke 1708, atau tweet dengan hashtag #LAPOR!


Pada saat magang, Kepala Staf Kepresidenan masih dijabat oleh Luhut Binsar Pandjaitan. Saat ini, beliau menjabat sebagai Menko Maritim.

Deputi 1 KSP adalah Darmawan Prasodjo, yang dulunya anggota DPR.

Hari pertama magang, seperti yang tertera di email, penulis beserta rekan-rekan yang lain mendapatkan pemaparan secara umum terkait LAPOR! baru setelah itu akan berkumpul sesuai dengan divisinya masing-masing.

Pada saat berdiskusi dengan para kakak-kakak KSP yang memanage bagian IT, sang penulis diberikan jobdesk dalam magang yang dapat dipilih sang penulis.

Selama magang, penulis melakukan review dan evaluasi terkait system LAPOR! saat ini dan yang pasti tidak jauh-jauh dengan ngoding.

Selain itu, selama program magang  penulis juga diajak secara langsung untuk mengikuti rapat maupun paparan dari kementerian / lembaga terkait isu yang ada.

023 059 091-2 061

(Suasana pagi hari di Stasiun Tanah Abang. Pemandangan yang menajubkan ini merupakan makanan setiap hari sang penulis saat berangkat menuju KSP.)

640

(Sang penulis [tak terlihat] bersama kakak-kakak KSP berbincang mengenai perjalanan mudik. Kami juga berdiskusi mengenai Tol Cipali yang baru pertama kali digunakan saat  Lebaran 2015. Note : ada kue sisa lebaran di meja)

2513

(Sang penulis [tak terlihat] bersama kakak-kakak KSP saat menerima kunjungan dari salah satu produsen operating system ternama).

068

(Selain berkutat dengan pemrograman, sang penulis juga berkesempatan untuk mengikuti pemaparan dari berbagai kementerian/lembaga. Foto diambil saat sang penulis di Bina Graha)

1008

(Posisi KSP sebagai Lembaga Kepresidenan, mendukung tugas dan fungsi Presiden dan Wakil Presiden bersama dengan Bappenas, Setkab, Setneg, dan BPKP.)

1154

(Tidak hanya ilmu mengenai IT saja yang didapat, sang penulis juga mendapatkan banyak ilmu baru, khususnya yang berkaitan langsung dalam pemerintahan.)

947

(Sang penulis bersama beberapa rekan magangers LAPOR! Angkatan 7 menghadiri acara di @america. Bung Gibran [kemeja putih polos] menjadi salah satu narasumber dalam acara tersebut)

2016

(Sang penulis bersama rekan-rekan magangers LAPOR! Angkatan 7 saat melakukan sosialisasi LAPOR! dalam sebuah acara di DPR/MPR)

1182

(Bersama rekan-rekan magangers LAPOR! Angkatan 7 saat menerima kunjungan dari @IDStudentJob)

img_0396

(Sang penulis bersama beberapa rekan magangers LAPOR! Angkatan 7, Bung Gibran [kaos putih samping sang penulis], dan Bung Ferdy [kaos biru] berfoto bersama di Bundaran HI setelah melakukan sosialisasi LAPOR! pada saat kegiatan car free day)

(Video kegiatan sosialisasi LAPOR! pada saat car free day yang dilakukan oleh magangers LAPOR! Angkatan 7)

IMG_0379.jpg

(Memfoto selebaran dan pin LAPOR! dengan latar belakang Patung Selamat Datang Bundaran HI)

169

(Sang penulis melakukan magang di LAPOR! bersamaan dengan bulan Ramadhan. Tentu saja, acara bukber tidak boleh terlewatkan. Foto berikut saat sang penulis dan beberapa rekan magangers LAPOR! menghadiri puasa bersama dengan seluruh jajaran KSP Kedeputian 1 di bilangan Kuningan. Bukber ini dihadiri oleh Deputi 1 KSP Darmawan Prasodjo [tengah berpeci].)

2807

(Sang penulis menghadiri buka puasa bersama magangers LAPOR! seluruh angkatan di bilangan Jakarta Pusat)

2524

([dari ki-ka] : Sang penulis bersama Bung Gibran, Bung Heru, Mbak Miranti, dan Bung Ferdy sedang berdiskusi di sebuah rumah makan di sebuah mal di dekat Bundaran HI)

img_0394

(Bersantai sejenak di atap sambil menikmati suasana sore hari)

905

(Bersama rekan-rekan magangers dan para pengelola LAPOR! dalam acara pesta rakyat, semacam potluck dengan membawa makanan khas dari daerah asal setelah libur lebaran)

095

(Biasanya spot ini menjadi tempat berkumpulnya wartawan saat meliput tokoh-tokoh besar)

077 081

(Sang penulis saat berada di dalam Bina Graha)

920

(Sang penulis dengan latar belakang Istana Negara. Catatan: Istana Negara mengadap ke Jalan Veteran, sedangkan Istana Merdeka menghadap ke Monas.)


Rasanya kalau ada mahasiswa yang demo menuntut pemerintah, cobain deh magang di sini, malah bisa memberikan kontribusi nyata kan.

Sang penulis sering mendapat pertanyaan dari rekan-rekan sang penulis apakah program magang LAPOR! mendapat hak keuangan. Magang di LAPOR! meski tidak dibayar namun pengalaman yang didapat justru tidak dapat terbayarkan oleh uang sekalipun.

Mengabdi kepada ibu pertiwi merupakan suatu kehormatan bagi sang penulis. Hal ini menjadi motivasi bagi sang penulis untuk terus berkarya sesuai dengan passion dan bermanfaat bagi sesama.

Di tengah isu politik yang berkembang saat ini, sudah seharusnya kita turut andil dalam pembangunan, membantu pemerintah, sesuai dengan kapasitas masing-masing, agar nantinya negara kita, Indonesia, dapat sejajar dan lebih baik dengan negara maju di belahan dunia lain. Jangan sampai kita termakan oleh berita hoax yang tidak ada faedahnya sama sekali. Negara lain sudah berinovasi masa kita masih meributkan berita yang isinya provokatif dan negatif

Negara kita sangat  majemuk. Bhinneka Tunggal Ika.

Setiap kali sang penulis melihat laporan yang masuk di LAPOR!, penulis kemudian semakin sadar bahwa Indonesia sangat luas. Permasalahan yang muncul sangat beragam. Pemerintah dengan segala upaya mewujudkan semua sila yang ada di dalam Pancasila, khususnya sila ke-5. Kita sebagai masyarakat juga dituntut untuk aktif memberikan umpan balik kepada pemerintah sebagai bagian dari sinergi pembangunan.

Meskipun slogan ‘Kerja, Kerja, Kerja’ yang digaungkan oleh Presiden Jokowi sebenarnya ditujukan bagi aparatur negara, kita sebagai masyarakat juga tetap ikut andil untuk memberikan kontribusi sesuai dengan bidang masing-masing, mengawasi dan mengevaluasi jalannya program pemerintahan,  serta memberikan masukan kepada pemerintah dengan lugas dan santun, bukan dengan marah-marah bahkan memfitnah.

Akhir kata, marilah kita berkontribusi secara aktif dalam pembangunan dengan mengawasi dan memberikan masukan kepada pemerintah melalui LAPOR! Dengan melapor di LAPOR!, suara kita dapat didengarkan secara langsung oleh pihak terkait. Bagi rekan-rekan mahasiswa, jangan lewatkan kesempatan emas untuk berkontribusi secara nyata dalam program magang LAPOR!.

Salam

@gbputra