Idul Adha, bukan sekedar Nyumbang Sapi

penyembelihanYup, it’s December 20th. Aidil Adha Day. Masjid di belakang rumahku sudah banyak orang. Why. Because lot of people want to see the penyembelihan process. Sapinya adal 5 dan kambingnya ada 2. Lho, kambingnya kok sedikit. Kata orang, kalau daging kambing itu alot kalau dikunyah. Ooo…Eyangku datang langsung ke masjidnya untuk melihat apakah sapi yang disumbangnya sudah disembelih atau belum. Wah, namanya gengsi dong. Setelah disembelih, ibunya panitia mau tanya. Kalau pendonor dapat extra. Ekstra opo? Maksudnya feed-back (balasan gitu lho). Eyang saya pinginnya bagian iga. Malah jadinya nyumbang pake pamrih. Memang, Idul Adha identik dengan penyembelihan sapi atau kambing (di Indonesia). Tapi, dagingnya itu harusnya untuk yang membutuhkan. Yang tadi saya ceritakan itu namanya “pingin” (jangan ditiru ya). Harusnya ikhlas. Perbuatan baik hendaknya dilupakan jangan diingat-ingat.

Leave a Reply | Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s