Taman Safari yang ‘Sepi’

safariWah, tampaknya saya ke Taman Safari di waktu yang tepat ya. Soalnya, saya ke Taman Safari yang ada di Bogor saat hari kerja (tepatnya hari Rabu kemarin). Untuk tiket masuknya saja hampir sama seperti saya ke Kidzania (membuat kejang). Untungnya, dapet diskon. Setelah masuk, saya melihat banyak sekali jenis satwa yang “dikomersilkan” di sini. Ada zebra, gajah, harimau, singa, badak angop, dkk. Ada juga orang yang memberi makan ke si satwa. Tentu saja, setelah makanannya habis, si satwa mengejar si pemberi makan. Saya juga mengabadikan satwa-satwa di sini dengan barang bernama kamera. Huff. Saat saya masuk ke area satwa “ganas”, jendela dan pintu mobil langsung dikunci. Harimau dan singanya sedang tidur. Langsung saya ambil fotonya. Ada juga beruang (tentunya yang bukan dari kutub). Beruangnya sedang mandi. Setelah selesai safari mobil, saya dan keluarga langsung makan di restoran safari yang bernama Rain Forest (selanjutnya saya sebut Restoran Safari).

Kalau Anda ingin ke Taman Safari bersama keluarga, sebaiknya Anda harus membawa bekal sendiri (kalau bisa bawa rantang dan rice cooker). Pasalnya, di restoran tersebut, harga makanannya sangat menguras kantong Anda cukup dalam. Kalau nasi timbel di sini 9000, di restoran safari bisa 2x lipat. Yo mesti, pasar kan jauh dari Taman Safari. Soal rasa, hmmm, nggak kalah sama restoran yang di kuthane dhewe. Restoran Safari paling banyak dikunjungi sama orang Arab dan sebangsa Bule. Setelah kenyang, saya coba naik gajah bersama adik sepupu saya. Dan adik sepupu saya mencoba memberi makan si Gajah.

Selanjutnya saya masuk ke Istana Setan. Yah, cukup untuk mendebarkan jatung. Lalu, saya dan keluarga mencoba naik Kereta Gantung. Agak serem juga (kalo jatuh wah gawat). Kita bisa melihat area hiburan di Taman Safari dari atas. Kereta gantungnya aja sudah kuno (bahkan ada kursi yang rusak). Saya coba memotret beberapa bagian dari Taman Safari. Alhamdulillah, kereta gantung “mendarat” dengan sempurna. Selesailah saya berwisata ke Taman Safari yang HTM-nya aja membuat saya kejang.

Satu pemikiran pada “Taman Safari yang ‘Sepi’

Leave a Reply | Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s