Sugeng Rawuh ing Kitha Srabi

Setelah dari Kota Pelajar, kini tibalah waktunya untuk menyambangi Kota Serabi, Surakarta. Orang biasa menyebutnya Solo. Tujuan pertama saya justru bukan di Kota Solo itu sendiri, melainkan agak ke Kab. Karanganyar. Karena kami ingin melihat air terjun Tawangmangu alias Grojogan Sewu. Ditempuh dengan mobil dari Yogyakarta selama 2 setengah jam. Kami tiba di sana sekitar pukul 4. Kami pun dapat disebut sebagai pengunjung terakhir. Pasalnya, setelah kami membekli karcis, gerbang masuk langsung ditutup. Batas waktunya setengah 5. Menuju ke air terjun saja harus mempersiapkan stamina yang kuat. Terdapat ratusan anak tangga di sana.

Setelah sampai di air terjun, kami serasa mandi. Cipratan airnya membuat kami basah kuyub. Kami pun juga berkesempatan untuk foto di depan air terjun. Segerrrrrrr.

Setelah puas meliat air terjun, tak afdol kalau kita tak membeli buah tangan. Kami membeli bunga edelweis (hurufnya bener nggak?) dan beberapa biji jeruk. Dijamin murah-rah. Pulangnya, Pak Madi mencoba untuk melewati jalur alternatif. Memang, jalan ini belum biasanya kami lewati. Ada juga mobil lain yang ikut mobil kami karena takut kesasar. Jalan ini bisa Anda lewati untuk berkunjung ke Astana Giribangun. Jalannya mulus, nyaris tak ada tikungan tajam. Kalau jalur reguler, Anda harus siap mata (banyak tikungannya). Jalur alternatif ini memberikan pemandangan sawah, gunung, pedesaan, dll. Tak diduga, jalan ini nembus langsung ke jalan raya Karanganyar-Solo. Cari makan, itu yang paling susah. Kalau di Solo, sebaiknya cari makan yang uenak (karena banyak rumah makan yang enak juga). Setelah santap malam di sebuah RM, kami beristirahat dulu di hotel di belakang SGM (Solo Grand Mall).

Paginya, kami langsung checkout dan langsung ke Karaton Surakarta Hadiningrat. Di sekeliling Karaton, ada jalan yang disebut warga sekitar sebagai supit urang (jalannya menyerupai capit udang). Di kanan kiri jalan ini menjulang tembok yang tinggi (seperti benteng). Karaton ini juga ada fasilitas wisatanya. HTM-nya pun sangat murah. NB: Bagi Anda pembawa kamera (entah itu kamera digital ataupun handycam) ada tarif kamera (seperti ijin). Syukurlah, daripada tak diperkenankan foto sama sekali.

Kami bersama seorang guide memasuki area museum keraton yang sangat indah. Begitu masuk ke kompleks keratonnya, semua dipenuhi dengan pohon rindang. Bagi pengguna sandal dilarang masuk ke kompleks keraton yang di bawah ini:

Kalau pake sandal, harap dilepas. Katanya, pasir yang ada di kompleks ini dipercaya berkhasiat mengobati asam urat. Wallahu’alam. Saya berkesempatan berfoto di depan patung.

Tak diduga, Karaton Surakarta Hadiningrat ini pernah “kemasukan” pegaruh Katholik. Sungguh di luar dugaan yang notabene penduduk Surakarta beragama Islam (maaf!). Ketika kami akan keluar dari kompleks ini, kami hampir menginjak sebidang tanah yang dipercaya masyarakat setempat akan mendatangkan keberuntungan. Ya, nggak apa. Selanjutnya, kami diajak berkeliling ke museumnya. Di sini, banyak barang pustaka milik Karaton yang masih terawat dengan apik. Ada silsilah raja-raja Hadiningrat. Serasa kembali ke masa raja-raja.

Setelah puas dengan keindahan keraton, kami langsung meluncur ke sebuah waterboom baru. Orang setempat menyebutnya Pandawa. HTM-nya sekitar puluhan ribu rupiah. Perlu diingat, Anda tak diperkenankan membawa makanan atau minuman ke waterboom ini karena di pintu masuk, barang bawaan akan diperiksa oleh petugas seperti ini:

Waterboom ini terbilang baru. Banyak sekali orang yang berduyun-duyun datang ke sini. Seperti namanya, waterboom ini (Pandawa) menampilkan patung-patung tokoh pewayangan.

Sekian dulu catatan liburan saya yang telat untuk diposting. Salam sejahtera semoga sehat selalu

2 pemikiran pada “Sugeng Rawuh ing Kitha Srabi

Leave a Reply | Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s