2 Tahun CSG Mengudara:”Banyak Jalan Menuju Roma”

Untitled-2-Mosaic02-copy

(2 jempol menandai 2 tahun CSG)


Congratulations. Selamat. Tak terasa Catatan Si Ghamdan (WP Version) memasuki usia ke-2 pada 8 November 2009 (maaf laporannya telat hampir sebulan). Banyak sekali kisah yang dialami, baik yang sudah dipublish maupun yang belum. Sebenarnya banyak  kisah yang belum  dipublish., tetapi sayang karena sang penulis disibukkan dengan kegiatan sehari-hari. Tapi tak apalah.

Sebelum hari syukuran, lebih tepatnya 4 hari sebelumnya,  redaksi CSG baru saja melakukan tahlilan guna memperingati 40 hari meninggalnya kakek sang penulis. Rasanya juga tak enak ya jika setelah tahlilan beberapa hari kemudian hura-hura. Ini yang saya hindari pada peringatan syukuran tahun ini.  Malam syukuran CSG dengan sangat terpaksa dilakukan di sebuah rumah makan di dekat rumah kedua sang penulis sewaktu SMP (mumpung ada yang bayarin, gak apa). Sebenarnya dalam tulisan kali iini bukan untuk menceritakan enaknya masakan sunda yang kami makan, tetapi bagaimana menghayati makna dibalik angka 2 tahun yang sudah ditempuh selama ini.

2 tahun merupakan waktu yang tidak sebentar (bisa dibilang agak lama, kasarannya masih balita). Cikal bakal pemuatan CSG WP Version ialah tuntutan (saat itu, 2007) bagi sang penulis untuk menggunakan WP. Ya saya juga agak kaget karena biasanya untuk urusan tulis-menulis  yang saya pakai adalah blogger. Mengingat kelas saya sewaktu itu (Regghenamont [8G]) membuat weblog berbasiskan WP dan saya juga ditunjuk untuk mengisi artikel di sana, it’s fine. Nanum, lama kelamaan saya pun juga nyaman memakainya (sekalian untuk bahan referensi antara WP dan blogger). Mengapa saya memilih keduanya nanti akan dibahas selanjutnya.

Seiring berjalannya waktu, saya pun juga mulai mendalami apa arti blogging yang sebenarnya. Saya pun juga menghindari menulis berbau SARA. Karena saat ini ada UU ITE, saya juga berhati-hati dalam mencurahkan pikiran saya, bisa-bisa kita bisa didenda ratusan juta. Dan berbagai pengalaman yang unik juga turut menemani sang penulis seperti halnya ketika berada di Pustekkom, kemah di Banyuburu, atau mendapat ‘sesuatu’ dari perusahaan telekomunikasi milik negara tahun lalu (yang ini memang sengaja tidak saya tulis).

Tulisan yang Sering Dibaca

OK. Mungkin bagi Anda para pembaca, dalam blog ini apa sih yang menjadi jujugan atau tulisan dengan pembaca paling banyak. Atau, apa keyword yang sering diketik untuk menuju ke blog ini? Saya mulai dari 3 besar tulisan top:

Ditampilkan sebanyak 2165 kali. Tulisan ini merupakan refrensi kecil-kecilan mengenai hp Nokia 6120c yang (mungkin)   banyak orang yang punya. Alasannya karena fiturnya sudah lumayan lengkap, dan mendukung HSDPA.

Menempati posisi kedua dengan 794 kali. Sebenarnya tulisan ini mengenai refrensi, tetapi tulisan ini saya anggap sebagai pengalaman pertama ketika makan di rumah makan tersebut,  karena pada th. 2007 lah rumah makan ini dibuka dan langsung menjadi ramai (sehingga hampir tidak mendapatkan tempat, dan hanya D4-Datang-Duduk-Dlongap-Dlongop)

Sebuah tulisan yang saya rasa ini merupakan satire bahwa masih ada yang menggunakan mesin tik di jaman ICT ini. Saya saja kebingungan jika ada salah kata maka harus ditip-exlah kata tersebut. Tulisan ini mencapai 766 kali ditampilkan

Dan keyword yang diketik di mesin pencari untuk menemukan blog ini  pun juga merujuk ke 3 artikel top yang di atas.

Pengujian Kamera DSLR mewarnai Peringatan 2 Tahun

Dalam peringatan 2 tahun, sang penulis berkesempatan  mencoba meliput event ini dengan kamera DSLR Sony α200. Pertama kali saya mencoba DSLR, saya kaget tidak seperti kamera biasa. Lho, di layarnya kok nggak ada gambarnya, malah tulisan-tulisan yang mirip seperti properties. Oo….ngono tho (O, begitu ya..). Saya coba menjepret dengan mode auto, yang muncul hasilnya adalah gambar dengan blur yang hampir sangat. Duh, maklum belum biasa. Tangannya goyang-goyang. Malahan, jika kita mengaktifkan flash, foto tidak blur. Aneh, ya..

(Flash tidak diaktifkan, foto pun blur)

Saat malam syukuran, acara ini pun dicoba diliput dengan kamera ini dengan menggunakan blitz tentunya sembari menikmati masakan sunda yang sedep.

(Sedapnya santap malam saat peringatan 2 tahun CSG. Bawah: menghabiskan sisa-sisa es campur)

Sepertinya, jika kita tidak mengaktifkan blur, tangan Anda jangan sampai goyang. Saya berusaha sedemikian rupa  dan akhirnya berhasil dengan selamat.  Secara umum, kualitas gambarnya cukup oke (nggak tanya). Warna di foto dengan warnya aslinya ya juga hampir sesuai. Tapi sayang, setelah saya tanya harga berapa kamera ini, ternyata harganya sekitar 5 jeti. Termasuk lensanya saya juga kurang tahu

CSG Pindah???

Beberapa hari setelah peringatan 2 tahun CSG, seluruh tim redaksi digegerkan dengan adanya rencana pemindahan CSG ke Jakarta. Waduh. Durung kelar sekolahe kok dikon pindah, semrawut. Piye tho?, tutur salah seorang anggota tim redaksi. E-mail pun banyak bermunculan yang nadanya kurang lebih sama, JANGAN PINDAH KE JAKARTA. Teman-teman sang penulis  juga kaget setelah mendengar hal ini. Mereka meminta agar saya jangan pindah.

Doa-doa terus terucap agar sang penulis tidak jadi pindah. Amiiin. Kami, khususnya sang penulis mohon kepada pembaca setia agar mendoakan agar tidak jadi pindah ke Jakarta.

Akhir kata, Banyak Jalan Menuju Roma

Istilah ini menginspirasi saya bahwa jika kita mau berusaha, di situ banyak jalan tersedia. Setelah itu tawakal kepada Yang Maha Esa. Dalam peringatan 2 tahun CSG, saya juga menyadari bahwa setiap hari kita selalu berusaha untuk meraih yang terbaik, bukan untuk meraih kesempurnaan. Jika kita ingin mencapai kesempurnaan, itu akan menimbulkan frustasi. Saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dalam perjalanan 2 tahun CSG. Akhir kata, semoga peringatan 2 tahun ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi juga menjadi cambuk bagi masa mendatang. Juga, semoga CSG dapat memberikan ide, inspirasi, dsb. yang dapat membantu Anda dalam kehidupan sehari-hari. Tiada gading yang tak retak. Saya juga mohon maaf apabila ada tulisan yang menyinggung pihak tertentu.

Salam hangat dari Semarang

GBPUTRA