Anjangsana #4 di Rumah Si Ghamdan

(Semangat rekan-rekan sang penulis saat photo session dalam Anjangsana ke-4)

15 April 2011, sang penulis kembali menggelar anjangsana. Anjangsana ini sudah yang ke-4 kali sejak anjangsana #FruitFamily digelar pertama kalinya pada Juni 2010. Anjangsana kali ini digelar dalam rangka syukuran kesuksesan sang penulis dan Irham dalam Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2011. Namun, si Irham tidak dapat mengikuti anjangsana ini dikarenakan dia masih sakit.

Anjangsana ini sebenarnya dimulai pada pukul 14.00 WIB, namun karena pada saat itu jam pulang sekolah lebih awal karena untuk persiapan kelas XII menghadapi UN, maka banyak yang memilih untuk datang lebih awal ke rumah sang penulis. Bahkan, si Ricko, Verdy, dan Yaris memilih shalat jumat di belakang rumah sang penulis sedangkan rekan-rekan putri seperti Nova, Kumala Audi, Yani, dkk. ‘menjaga rumah ’sambil menonton film.

Menu yang disajikan dalam anjangsana kali ini sangat sederhana, nasi goreng dan gorengan berupa tempe mendoan dan tahu isi. Semuanya home made.

————

(bermain kartu [atas] dan membuka CSG Photo Story [bawah] adalah hal yang dilakukan rekan-rekan sang penulis sembari menunggu tamu yang lain hadir)

Setelah sang penulis dan rekan-rekan putra shalat jumat, sang penulis dan yang lainnya menunggu tamu yang lain untuk hadir dalam anjangsana sembari membuka internet dan menonton TV. Tampak beberapa hadir seperti Yasinia, Reza ‘Bun’, Mahardika  ‘Slim’, dkk. Tak lama berselang, si Titak pun hadir. Ia sengaja menggunakan seragam sekolah agar sama seperti yang lain. Yang sangat mengejutkan, si Titak baru pertama kali menghadiri anjangsana. Wow.

Hingga 13.30, belum banyak rekan-rekan yang hadir. Masih 16 dari 32 anak yang hadir. Perut sudah mulai memberontak. Si Verdy pun sampai mengambil gorengan walau belum dipersilakan.

Sampai akhirnya pada pukul 13.45, sang penulis mempersilahkan kepada tamu anjangsana untuk makan terlebih dahulu dan berpesan agar menyisakan makanan untuk tamu yang belum datang.

(snapshot saat sesi makan berlangsung)

Begitu rekan-rekan yang lain selesai makan, beberapa rekan seperti Riska, Gatya, Bayu, Sangaji, Windha, dan Lisa baru saja hadir.

Tak lama berselang, hujan pun datang.

Datang dengan sangat deras.

Banyak diantara kami berlari untuk menyelamatkan

Menyelamatkan sepatu yang sudah terkena serangan hujan

Saat itu pula, si Camelia pulang dijemput oleh sang pacar.

Si Yaris menjemput si Tia di sekolah dan dibawanya ke anjangsana ini.

———–

Setelah sibuk menyelamatkan sepatu, kini saatnya para tamu untuk menonton film horor Alone yang berasal dari Thailand. Cukup menegangkan. Penayangan film hanya sampai pukul 15.00 karena pada saat itu diadakan KUIS. Sesi kuis merupakan sesi baru yang ada di anjangsana. Soal-soal yang ada di dalam kuis ini seluruhnya seputar #FruitFamily. Si Sangaji menjadi MC dalam kuis ini, sedangkan si Ricko menjadi juri.

Sistematikanya adalah para peserta diperkenankan menjawab pertanyaan setelah klu terpampang di LCD monitor dan sang MC selesai membacakan pertanyaan. Peserta yang sudah salah menjawab tidak dapat menjawab pertanyaan itu lagi.

Si Aji menyeletuk: “Ini ceritanya kuisnya buang-buang duitnya si Ghamdan”.

Terdapat 10 pertanyaan pada babak 1 dan 3 pertanyaan pada babak 2.

Saat Sangaji membaca klu soal mengenai anjangsana, si Safira mengangkat tangannya lebih dulu. Padahal, pertanyaannya belum dibacakan oleh sang MC. Suasana kuis menjadi lebih panas dan tegang sampai berakhirnya kuis.

(Suasana kuis dalam anjangsana yang penuh ketegangan)


(Antusiasme rekan-rekan sang penulis saat menjawab pertanyaan)


(Bun dan Nabila saling membantu dalam menjawab soal mengenai liburan ke Bali)

Pemenang ditentukan berdasarkan para peserta menjawab soal pada suatu pertanyaan. Babak pertama dan kedua memang bobot soalnya sama, namun hadiah yang diberikan pada pemenang sangat berbeda. Pemenang babak pertama memperoleh snack dan pemenang babak kedua memperoleh es krim Walls Magnum. Tentu saja, pemenang babak pertama sangat iri karena hadiahnya hanya berupa snack. Namun, pada akhirnya snack tersebut dibagikan ke seluruh rekan #FruitFamily

“Snacknya pun dibagikan ke seluruh rekan-rekan. Ini salah satu cara (kuis) agar #FruitFamily lebih kompak lagi.”

Kuis pun berakhir, para tamu anjangsana melakukan photo session. Photo session pada anjangsana ini lebih meriah dari anjangsana sebelumnya. Walau dibawah rintik-rintik hujan, hal itu tak menghalangi untuk melakukan photo session.

(Diambil dengan menggunakan continuous timer)

Setelah melakukan photo session, para tamu anjangsana menonton hasil jepretan di layar LCD. Namun, para tamu anjangsana selain ingin melihat hasil jepretan juga ingin melihat progress  dari film dokumentasi saat liburan ke Bali yang bertajuk Eat Pray Sleep. Walau masih dalam bentuk file Adobe Premirer, rekan-rekan sang penulis terhibur dan senang saat menyaksikan film walau masih belum selesai betul.

(Sneak peek Eat Pray Sleep melalui layar LCD)

Dengan selesainya sneak peek film dokumentasi sekaligus mengakhiri anjangsana yang ke-5 tepat pada pukul 17.00.

“Masih sangat disayangkan pada anjangsana ini masih banyak yang belum hadir, 6 jumlahnya. Tapi itu tak menyurutkan semangat dalam anjangsana.”

Leave a Reply | Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s